Ad Placeholder Image

Pegal di Betis Bukan Kelelahan, Ini Penyebabnya

10 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Pegal betis bisa disebabkan kram otot sampai asam urat.

Pegal di Betis Bukan Kelelahan, Ini PenyebabnyaPegal di Betis Bukan Kelelahan, Ini Penyebabnya

DAFTAR ISI


Rasa pegal di betis sering kali dianggap sekadar akibat kelelahan fisik setelah beraktivitas seharian. Namun, jika keluhan ini muncul berulang atau tak kunjung membaik, bisa jadi ada kondisi medis tertentu yang memicunya.

Memahami penyebab pasti pegal betis sangat penting agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Penyebab Pegal di Betis yang Perlu Diwaspadai

Pegal di betis tidak selalu disebabkan oleh penumpukan asam laktat akibat olahraga. Salah satu kondisi medis yang sering menimbulkan nyeri betis adalah Penyakit Arteri Perifer (PAD) atau klaudikasio intermiten, di mana penyempitan pembuluh darah membuat otot betis kekurangan pasokan oksigen saat bergerak.

Selain masalah arteri, gangguan pada pembuluh darah balik seperti varises dan Trombosis Vena Dalam (DVT) juga menjadi penyebab umum betis terasa tegang, berat, dan pegal. Faktor lain meliputi ketidakseimbangan elektrolit (kalsium, magnesium, kalium) serta iritasi saraf skiatika yang menjalar dari punggung bawah hingga kaki. Jika kamu merasa keluhan tidak kunjung mereda, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Rekomendasi Obat dan Salep Pegal Betis

Untuk membantu meredakan rasa pegal, nyeri otot, dan kekakuan pada betis, berikut beberapa rekomendasi obat dan produk kesehatan yang bisa kamu gunakan:

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone HCl merupakan obat pelemas otot (muscle relaxant) yang bekerja merelaksasi otot skeletal serta memperlancar sirkulasi darah lokal. Obat ini efektif meredakan rasa pegal, tegang, dan nyeri akibat spasme otot pada area betis. Dosis penggunaan secara umum adalah 3 kali sehari 1 tablet sesudah makan. Merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Myobat mengandung Eperisone HCl 50 mg yang bekerja mengurangi refleks spasme otot dan ketegangan pada betis. Obat ini direkomendasikan untuk mengatasi keluhan nyeri otot atau ketegangan yang mengganggu kenyamanan beraktivitas. Dosis umum adalah 1 tablet 3 kali sehari setelah makan sesuai petunjuk dokter. Tergolong obat keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo mengandung bahan aktif Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor yang memberikan efek hangat meresap langsung ke sumber pegal. Patch ini membantu meredakan nyeri otot ringan hingga sedang pada betis secara praktis. Tempelkan patch pada area betis yang pegal 2-3 kali sehari. Tergolong obat bebas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel mengandung Diclofenac Diethylamine, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) topikal yang meresap ke dalam jaringan otot untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan pegal linu pada otot betis. Oleskan secara perlahan pada otot betis yang sakit 3-4 kali sehari. Tergolong obat bebas terbatas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan aman dan praktis.

Cara Sederhana Mengatasi Pegal di Betis

Selain menggunakan obat-obatan, kamu bisa menerapkan beberapa langkah penanganan mandiri di rumah berikut ini:

  • Peregangan Otot: Lakukan peregangan perlahan pada otot betis dengan menarik jari-jari kaki ke arah tubuh saat posisi kaki lurus.
  • Kompres Hangat/Dingin: Gunakan kompres hangat untuk merelaksasi otot tegang, atau kompres dingin jika pegal disertai pembengkakan ringan.
  • Elevasi Kaki: Tinggikan posisi kaki saat berbaring menggunakan bantal agar sirkulasi darah vena kembali lancar ke jantung.
  • Kecukupan Cairan dan Elektrolit: Konsumsi air putih secara teratur dan perbanyak makanan kaya kalium serta magnesium seperti pisang dan kacang-kacangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika pegal di betis tidak kunjung membaik dalam 2–3 hari, terasa semakin parah, atau disertai pembengkakan hebat dan kemerahan, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam atau Dokter Spesialis Orthopedi di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • Dokter berlisensi: Konsultasi dilakukan langsung dengan dokter berpengalaman yang memiliki STR dan SIP resmi.
  • Akses 24/7: Dokter siap merespons kapan saja dan di mana saja tanpa kamu perlu keluar rumah.
  • Resep obat digital: Jika diperlukan secara medis, dokter akan memberikan resep obat resmi yang bisa langsung dipesan lewat aplikasi.

Referensi

Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Calf Pain: Causes, Symptoms, and Treatment.
WebMD. Diakses pada 2026. What Causes Muscle Cramps and Calf Pain?
PubMed / National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Peripheral Artery Disease and Lower Extremity Muscle Pain.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Kenali Gangguan Pembuluh Darah dan Nyeri Otot Tungkai Bawah.

FAQ

1. Apakah pegal di betis bisa menandakan kondisi yang berbahaya?

Pegal di betis bisa menandakan kondisi berbahaya seperti Trombosis Vena Dalam (DVT) jika disertai bengkak, warna kemerahan, dan rasa hangat saat disentuh. Bila gejala tersebut muncul tiba-tiba, segera lakukan pemeriksaan medis.

2. Apa perbedaan pegal biasa akibat kelelahan dengan pegal karena gangguan medis?

Pegal biasa akibat kelelahan otot umumnya membaik setelah diistirahatkan selama 1-2 hari. Sementara pegal akibat masalah pembuluh darah atau saraf cenderung bertahan lama, sering kambuh saat berjalan, dan disertai gejala fisik lain.

3. Bolehkah memijat betis yang pegal?

Memijat lembut betis aman jika keluhan murni akibat kelelahan otot biasa. Namun, hindari pemijatan keras jika betis tampak bengkak atau memerah untuk mencegah risiko lepasnya gumpalan darah jika ada gangguan DVT.