Ad Placeholder Image

Pendarahan pada Vitreous Mata Kenali Gejala dan Penanganannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Penyebab dan Gejala Vitreous Hemorrhage pada Mata yang Harus Diwaspadai Segera

Pendarahan pada Vitreous Mata Kenali Gejala dan PenanganannyaPendarahan pada Vitreous Mata Kenali Gejala dan Penanganannya

DAFTAR ISI


Pendarahan pada vitreous mata, atau vitreous hemorrhage, terjadi ketika pembuluh darah di bagian dalam mata bocor dan mengisi ruang vitreous—gel bening yang mengisi bola mata. Kondisi ini sering menjadi tanda adanya masalah serius di belakang mata, seperti retinopati diabetik, robekan retina, atau pecahnya pembuluh darah akibat cedera. Gejalanya bisa berupa penglihatan buram, floaters (bintik hitam mengambang), atau bahkan kehilangan penglihatan mendadak. Meski tampak seperti masalah ringan, vitreous hemorrhage tidak boleh diabaikan karena bisa mengancam penglihatan permanen jika tidak ditangani tepat.

Pengobatan medis utama untuk kondisi ini berfokus pada mengatasi penyebab dasarnya, bukan hanya menghilangkan gejala. Dokter mungkin menyarankan observasi, laser, atau operasi, tergantung tingkat keparahan. Namun, dalam fase pemulihan atau pencegahan infeksi sekunder, dokter kadang meresepkan obat tetes mata atau salep untuk menjaga kelembapan mata, mencegah peradangan, atau melindungi dari infeksi bakteri.

Di bawah ini adalah rekomendasi produk yang dapat membantu dalam proses pemulihan dan menjaga kesehatan mata secara pendukung, setelah konsultasi dengan dokter.

Rekomendasi Produk

1. Cendo Hyalub Minidose 0.6 ml

Kandungan aktifnya adalah asam hialuronat, yang berfungsi sebagai pelumas alami mata. Produk ini membantu menjaga kelembapan mata pasca pendarahan, mengurangi iritasi, dan mendukung pemulihan jaringan. Dosis umum: 1–2 tetes per mata, 3–4 kali sehari. Termasuk obat non-resep yang aman digunakan sebagai pelengkap perawatan, namun tidak untuk menggantikan pengobatan medis utama.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Hyalub Minidose 0.6 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Penting Saat Pemulihan
  1. Jangan menggosok mata, karena bisa memperparah perdarahan atau menyebabkan robekan retina baru.
  2. Hindari aktivitas berat, angkat beban, atau posisi kepala di bawah lutut dalam 1–2 minggu pertama.
  3. Pertahankan kontrol gula darah secara ketat jika Anda penderita diabetes.
  4. Pakai kacamata pelindung saat beraktivitas luar ruangan.

2. Cendo Xitrol Eye Drop 5 ml

Chloramphenicol sebagai kandungan aktifnya, membunuh berbagai jenis bakteri penyebab infeksi mata. Digunakan untuk mencegah komplikasi infeksi sekunder saat mata dalam kondisi rentan pasca perdarahan. Dosis: 1–2 tetes setiap 6 jam, sesuai anjuran dokter. Termasuk obat yang memerlukan pengawasan medis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Xitrol Eye Drop 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

3. Cendo Genta 0.3% Eye Drops 5 ml

Memiliki kandungan gentamicin, antibiotik spektrum luas yang efektif melawan infeksi bakteri gram negatif dan positif. Cocok digunakan jika ada risiko infeksi pasca trauma atau operasi mata. Dosis: 1 tetes setiap 8–12 jam. Jangan digunakan tanpa resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Genta 0.3% Eye Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Cendo Fenicol 1% Salep Mata 3.5 g

Kandungan chloramphenicol dalam bentuk salep membantu perlindungan jangka panjang terhadap infeksi, terutama saat tidur. Digunakan 1–2 kali sehari pada sudut mata bawah. Cocok untuk pasien yang membutuhkan terapi jangka panjang dengan efek bertahan lama.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Fenicol 1% Salep Mata 3.5 g di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter mata jika Anda mengalami penglihatan kabur mendadak, munculnya bintik hitam berlebihan, atau sensitif terhadap cahaya. Jangan menunggu gejala memburuk. Vitreous hemorrhage bisa menjadi tanda kondisi darurat seperti robekan retina atau glaukoma neovaskular, yang memerlukan tindakan cepat untuk mempertahankan penglihatan.

Studi Terkait

British Journal of Ophthalmology. Diakses pada 2026. “Management of Vitreous Hemorrhage in Diabetic Retinopathy: A 5-Year Prospective Study”.

JAMA Ophthalmology. Diakses pada 2026. “Efficacy of Early Vitrectomy vs. Observation in Nonresolving Vitreous Hemorrhage”.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis mata secara online, tanpa perlu datang ke rumah sakit. Gunakan layanan Chat Dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosis awal, rekomendasi tindakan, dan pencegahan komplikasi lebih lanjut. Layanan tersedia 24 jam, dengan dokter berlisensi resmi dan bisa langsung meresepkan obat online jika diperlukan.

    FAQ

    1. Apakah vitreous hemorrhage bisa sembuh sendiri? Beberapa kasus ringan bisa menyerap sendiri dalam beberapa minggu, namun sebagian besar membutuhkan evaluasi medis untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mencegah kehilangan penglihatan permanen.
    2. Bisakah saya menggunakan tetes mata biasa saat mengalami vitreous hemorrhage? Tidak disarankan. Tetes mata umum tidak menangani penyebab utama, dan bisa menutupi gejala. Konsultasi dokter diperlukan sebelum menggunakan produk apa pun.
    3. Apakah diabetes meningkatkan risiko vitreous hemorrhage? Ya, pasien diabetes berisiko tinggi karena retinopati diabetik dapat melemahkan pembuluh darah retina, sehingga mudah bocor.
    4. Apakah operasi selalu diperlukan? Tidak. Operasi vitrektomi biasanya dilakukan jika perdarahan tidak menyerap dalam 3–6 minggu atau ada komplikasi lain seperti robekan retina.

    Referensi

    British Journal of Ophthalmology. Diakses pada 2026. “Management of Vitreous Hemorrhage in Diabetic Retinopathy: A 5-Year Prospective Study”.
    JAMA Ophthalmology. Diakses pada 2026. “Efficacy of Early Vitrectomy vs. Observation in Nonresolving Vitreous Hemorrhage”.
    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Global guidelines for diabetic retinopathy screening and management”.
    Badan POM Indonesia. Diakses pada 2026. “Registrasi Obat Mata: Chloramphenicol dan Gentamicin”.