Advertisement

Penting, Ketahui 10 Gejala Kanker Serviks Tahap Awal

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   03 Januari 2023

“Kanker serviks adalah pertumbuhan sel abnormal di leher rahim. Gejala awalnya ditandai dengan perdarahan abnormal, nyeri setelah berhubungan intim, nyeri saat buang air kecil, dan keputihan berbau busuk.”

Penting, Ketahui 10 Gejala Kanker Serviks Tahap AwalPenting, Ketahui 10 Gejala Kanker Serviks Tahap Awal

Halodoc, Jakarta – Kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV) yang dapat menular melalui hubungan seksual. Salah satu gejala awal kanker serviks adalah perdarahan abnormal yang terjadi di luar siklus menstruasi. Kondisi ini juga menjadi pertanda jika sel kanker sudah bermetastasis ke vagina, usus, atau kandung kemih.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan guna mencegah penyebaran sel kanker. Di antaranya melakukan vaksin HPV, melakukan pemeriksaan rutin, praktik seks yang aman, dan menerapkan pola hidup sehat.

Waspadai, Ini Gejala Awal Kanker Serviks

Di tahap awal kemunculannya, kanker serviks sering kali tidak menimbulkan keluhan atau gejala. Tandanya baru akan terlihat ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut dan sudah menyebar ke organ atau jaringan di sekitarnya.

Adapun gejala yang perlu diwaspadai, yakni:

  1. Perdarahan dari vagina di luar siklus menstruasi.
  2. Perdarahan setelah berhubungan seks.
  3. Perdarahan setelah  melakukan pemeriksaan panggul.
  4. Perdarahan setelah memasuki masa menopause.
  5. Keputihan bertekstur encer, berwarna kecokelatan, bercampur darah, dan berbau busuk.
  6. Nyeri panggul atau punggung yang tak kunjung mereda.
  7. Sakit pada vagina ketika buang air kecil.
  8. Sakit pada vagina setelah berhubungan seks.
  9. Terdapat darah pada urine.
  10. Peningkatan frekuensi buang air kecil.

Kanker serviks adalah penyakit yang muncul ketika sel sehat di dalam serviks mengalami mutasi genetik pada deoxyribose nucleic acid (DNA). Seiring waktu, mutasi sel-sel tumbuh dan berkembang biak secara abnormal di luar kendali.

Perkembangan sel tersebut kemudian terakumulasi dan membentuk sebuah massa yang disebut dengan tumor. Lambat laun, sel abnormal menyerang jaringan terdekat dan bermetastasis ke organ lain dalam tubuh serta menimbulkan gejala.

Jenis kanker serviks terbagi menjadi dua, yaitu:

  1. Karsinoma sel skuamosa. Jenis kanker ini dimulai pada sel tipis dan rata (sel skuamosa), yang melapisi bagian luar serviks dan menonjol ke dalam vagina. Sebagian besar kanker serviks adalah karsinoma sel skuamosa.
  2. Adenokarsinoma. Jenis kanker ini dimulai pada sel kelenjar berbentuk kolom yang melapisi saluran serviks.

Langkah Tepat untuk Mencegah Kanker Serviks

Ada beberapa upaya yang dapat mengurangi potensi terbentuknya sel kanker, antara laini:

  • Melakukan vaksin HPV. Selain dapat mengurangi risiko kanker serviks, vaksin HPV dapat mencegah kanker terkait dengan human papillomavirus. Di antaranya kanker leher rahim, tenggorokan, dan anus.
  • Rutin melakukan pap smear. Prosedur ini dapat mendeteksi prakanker serviks dan mencegah perkembangan sel abnormal. Langkah ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang aktif berhubungan seksual.
  • Terapkan seks yang aman. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan infeksi menular seksual. Di antaranya menggunakan kondom dan setia pada satu pasangan saja.
  • Berhenti merokok. Kandungan di dalam rokok bersifat karsinogenik, yaitu zat yang meningkatkan risiko kanker.
  • Mengonsumsi suplemen. Langkah ini dapat membantu menjaga sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh.

Untuk mendapatkan suplemen yang dibutuhkan, silakan download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya. Dapatkan juga informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya lewat aplikasi Halodoc.

Referensi:
National Cancer Institute. Diakses pada 2023. Cervical Cancer Symptoms.
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Cervical cancer.
National Health Service UK. Diakses pada 2023. Cervical cancer.