Ad Placeholder Image

Pentingnya Melakukan Skrining Jantung Sejak Dini Secara Rutin

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 September 2026

Pentingnya Skrining Jantung Rutin untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Sejak Dini

Pentingnya Melakukan Skrining Jantung Sejak Dini Secara RutinPentingnya Melakukan Skrining Jantung Sejak Dini Secara Rutin

DAFTAR ISI


Skrining jantung adalah pemeriksaan untuk menilai kesehatan jantung dan pembuluh darah sebelum muncul keluhan yang mengganggu. Pemeriksaan ini penting karena beberapa faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, sering tidak menimbulkan gejala.

Dengan skrining secara berkala, risiko penyakit jantung dapat dikenali lebih awal sehingga perubahan gaya hidup atau penanganan medis bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Berikut informasi penting mengenai pemeriksaan ini.

Pentingnya Skrining Jantung

Skrining jantung dapat meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar kolesterol dan gula darah, penilaian indeks massa tubuh, serta wawancara mengenai riwayat kesehatan dan gaya hidup. Dokter dapat menyarankan elektrokardiogram, ekokardiografi, atau pemeriksaan lain bila ditemukan faktor risiko atau keluhan tertentu.

Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung, diabetes, obesitas, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, atau tekanan darah dan kolesterol tinggi mungkin memerlukan pemantauan lebih rutin. Jadwal serta jenis pemeriksaan sebaiknya ditentukan berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan hasil evaluasi dokter.

Skrining bukan berarti seseorang pasti mengalami penyakit jantung. Hasil pemeriksaan perlu dibaca secara menyeluruh oleh tenaga kesehatan agar tidak terjadi diagnosis atau penggunaan obat secara mandiri.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan kebutuhan skrining kepada dokter, terutama bila memiliki faktor risiko penyakit jantung atau belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan dalam waktu lama. Untuk keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, pingsan, atau nyeri yang menjalar ke lengan dan rahang, cari pertolongan medis segera.

Konsultasi ke dokter umum Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan sesuai kondisi kesehatan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu mendapatkan penjelasan mengenai faktor risiko, jenis pemeriksaan yang sesuai, serta langkah berikutnya berdasarkan hasil skrining. Dokter juga dapat membantu menentukan apakah keluhan membutuhkan pemeriksaan langsung atau penanganan segera.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Cardiovascular Disease Risk Assessment and Screening.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Pengawasan Obat.
WebMD. Diakses pada 2026. Heart Disease: Risk Factors and Prevention.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kardiovaskular.

FAQ

Apakah skrining jantung perlu dilakukan meski tidak ada gejala?

Perlu dipertimbangkan, terutama bila memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, merokok, atau riwayat keluarga. Dokter akan menentukan pemeriksaan yang sesuai.

Seberapa sering skrining jantung dilakukan?

Frekuensinya bergantung pada usia, kondisi kesehatan, hasil pemeriksaan, dan faktor risiko. Ikuti jadwal yang diberikan dokter.

Apakah pemeriksaan kolesterol termasuk skrining jantung?

Ya, pemeriksaan kolesterol dapat membantu menilai salah satu faktor risiko penyakit jantung. Hasilnya tetap perlu dinilai bersama tekanan darah, gula darah, dan riwayat kesehatan.

Apakah hasil skrining jantung yang normal berarti pasti sehat?

Hasil normal merupakan kabar baik, tetapi tidak menghilangkan risiko di masa mendatang. Tetap pertahankan pola makan seimbang, aktif bergerak, tidak merokok, dan lakukan pemeriksaan sesuai anjuran.