Pentingnya Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   14 Agustus 2020
Pentingnya Peran Orangtua dalam Pendidikan AnakPentingnya Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

Halodoc, Jakarta - Tak hanya memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, orangtua juga punya peran penting dalam pendidikan anak. Sebelum masuk ke sekolah formal, orangtua berperan dalam mengajarkan cara berbahasa, berkomunikasi, hingga menghitung sederhana. Lalu, ketika anak sudah masuk usia Sekolah Dasar (SD), peran orangtua tentu lebih banyak lagi.

Mengutip laman Global Partnership for Education, peran dan keterlibatan orangtua adalah kunci sukses bagi pendidikan anak. Ketika orangtua terlibat, anak-anak jadi bisa lebih menaruh perhatian pada pekerjaan sekolah mereka, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Dalam jangka panjang, hal ini tentu dapat memberi manfaat bagi kehidupan anak kelak. 

Baca juga: Jangan Asal, Ketahui Ini Tips Memilih Sekolah untuk Anak

Seperti Apa Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak Seharusnya?

Peran orangtua dalam pendidikan anak sebenarnya akan berkembang seiring bertambahnya usia anak. Misalnya, ketika masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, anak biasanya lebih bisa belajar sendiri tanpa didampingi, seperti ketika SD. Namun, sikap orangtua terhadap pendidikan dapat menginspirasi dan memberdayakan anak-anak saat mereka menempuh pendidikannya. 

Jadi, penting bagi orangtua untuk terlibat secara aktif dalam pendidikan anak-anaknya. Namun, bukan berarti memonopoli dan mengatur semua hal tanpa mempertimbangkan pendapat anak, ya. Peran orangtua dalam pendidikan anak maksudnya adalah bagaimana orangtua mendukung dan memastikan anaknya menerima dan menjalani pendidikan yang berkualitas. 

Orangtua perlu membuat anak menyadari bahwa belajar adalah hal yang penting, menyenangkan, dan harus dilakukan. Di usia prasekolah anak lebih bergantung pada orangtua, sehingga ia akan mendengarkan dan menerima arahan orangtuanya dalam segala hal yang ia lakukan. Maka, orangtua perlu mengarahkan anak pada hal-hal yang baik. Termasuk menanamkan pentingnya menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Baca juga: Ini Trik yang Perlu Dilakukan Supaya Anak Enggak Takut ke Sekolah

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan orangtua dalam mendukung pendidikan anak?

1.Memastikan Anak Sehat dan Siap Menerima Pelajaran

Untuk bisa menerima banyaknya materi yang diajarkan di sekolah, kondisi tubuh anak harus prima. Siapa yang dapat memastikannya? Tentu saja, orangtua. Pastikan anak cukup tidur di malam hari, makan makanan bergizi, termasuk membekalinya makan dan minum yang cukup untuk di sekolah. 

Jika kesehatan anak optimal, pembelajaran yang dijalaninya di sekolah tentu akan jadi lebih lancar. Kalau anak tampak kurang sehat, jangan disepelekan. Segera download aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter lewat chat, sebagai pertolongan pertama. 

2.Jalin Komunikasi dengan Anak

Orangtua tentu tidak bisa tahu apa yang terjadi pada anak di sekolah. Jadi, ketika ia pulang, jangan lupa untuk mengajaknya ngobrol santai. Tanyakan apa saja yang terjadi di sekolah tadi, apakah ada hal buruk yang terjadi, atau apakah ada sesuatu yang menyenangkan.

Jalinlah komunikasi yang baik dengan anak, sehingga mereka terbiasa bercerita apa saja dan merasa nyaman bergantung pada orangtuanya.

Baca juga: 5 Cara Agar Anak Suka Berhitung dan Matematika

3.Lakukan Kontak Rutin dengan Guru

Selain mendengarkan dari sisi anak, cobalah lakukan kontak rutin dengan guru, untuk menanyakan perkembangan anak di sekolah. Apakah ada masalah yang mungkin tidak kamu ketahui, atau seperti apa kemampuan anak ketika menyerap materi yang disampaikan guru. 

Jika orangtua menjalin komunikasi yang baik dengan guru, hal ini juga bermanfaat dalam mencari tahu perubahan atau jadwal acara yang ada di sekolah. Sebab, ada kalanya anak lupa memberitahu jadwal ujian, rapat wali murid, atau acara penting lainnya.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua, dalam mendukung pendidikan anak di sekolah. Terpenting adalah, jangan terlalu mengintimidasi anak soal prestasi akademiknya. Sebab, setiap anak punya minat dan bakat yang berbeda. Temukanlah minat dan bakat anak, bukan memaksakan keinginan orangtua pada anak. 

Referensi:
Kiwi Family Media. Diakses pada 2020. The role of parents in education.
Global Partnership for Education. Diakses pada 2020. Parents involvement in their children’s education: A key to success.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan