Ad Placeholder Image

Penyebab dan Cara Tepat Menangani Febrile Seizure pada Anak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Pahami Penanganan Tepat Saat Anak Mengalami Febrile Seizure Agar Orang Tua Tetap Tenang

Penyebab dan Cara Tepat Menangani Febrile Seizure pada AnakPenyebab dan Cara Tepat Menangani Febrile Seizure pada Anak

DAFTAR ISI


Febrile seizure atau kejang demam adalah kondisi ketika anak mengalami kejang akibat lonjakan suhu tubuh yang mendadak, biasanya di atas 38 derajat Celsius. Kondisi ini umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak berusia antara 6 bulan hingga 5 tahun. Bagi banyak orang tua, melihat anak mengalami kejang bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan.

Meskipun terlihat mengkhawatirkan, sebagian besar kasus kejang demam tergolong tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kerusakan otak permanen. Kejang ini biasanya berlangsung singkat, yaitu kurang dari beberapa menit, dan berhenti dengan sendirinya tanpa penanganan medis yang kompleks.

Penyebab utama dari febrile seizure adalah respons otak anak yang masih berkembang terhadap peningkatan suhu tubuh secara drastis, biasanya akibat infeksi bakteri atau virus seperti flu dan infeksi telinga. Untuk mencegah komplikasi dan penanganan yang salah, penting bagi orang tua untuk mengetahui langkah pertolongan pertama yang tepat saat kondisi ini terjadi.

Penyebab dan Faktor Risiko Febrile Seizure

Kejang demam dipicu oleh kenaikan suhu tubuh anak yang terjadi secara cepat, bukan sekadar seberapa tinggi suhu tersebut berlangsung. Ada beberapa faktor utama yang dapat meningkatkan risiko anak mengalami febrile seizure, antara lain:

  • Infeksi Virus atau Bakteri: Infeksi saluran pernapasan atas, roseola, atau infeksi telinga merupakan pemicu demam yang paling sering memicu kejang.
  • Faktor Genetik: Anak yang memiliki anggota keluarga inti (orang tua atau saudara kandung) dengan riwayat kejang demam memiliki risiko lebih tinggi.
  • Usia Anak: Sistem saraf pusat anak berusia di bawah 5 tahun masih sangat sensitif terhadap perubahan suhu tubuh secara mendadak.

Cara Tepat Menangani Febrile Seizure pada Anak

Saat anak mengalami kejang demam, hal terpenting yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah tetap tenang dan tidak panik. Langkah pertolongan pertama berikut dapat membantu menjaga keamanan Si Kecil:

  1. Baringkan Anak di Tempat Aman: Letakkan anak di permukaan yang datar dan lunak seperti lantai bermalas kasur, jauh dari benda keras atau tajam.
  2. Posisikan Miring: Miringkan tubuh anak ke salah satu sisi untuk mencegah tersedak jika anak muntah atau mengeluarkan air liur.
  3. Jangan Memasukkan Benda Apa Pun ke Mulut: Hindari memasukkan sendok, kain, atau jari ke dalam mulut anak karena dapat menyumbat jalan napas atau melukai gigi dan gusi.
  4. Jangan Menahan Gerakan Kejang: Biarkan kejang berlangsung tanpa menahan atau memegang tubuh anak secara paksa.
  5. Catat Durasi Kejang: Amati dan hitung berapa lama kejang berlangsung untuk diinfokan kepada dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, anak tampak kesusahan bernapas, atau timbul kejang berulang dalam waktu 24 jam, segera cari bantuan medis darurat. Untuk evaluasi dan tindak lanjut kondisi kesehatan anak pascademam, kamu bisa langsung melakukan konsultasi dokter di Halodoc.

Studi Terkait

Berdasarkan riset medis terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2026, pemahaman orang tua mengenai pertolongan pertama pada febrile seizure secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan keluarga dan mengurangi risiko trauma fisik pada anak selama kejang. Studi tersebut juga menekankan bahwa pemberian obat pereda demam tidak selalu dapat mencegah timbulnya kejang demam, namun tetap direkomendasikan untuk menjaga rasa nyaman dan kenyamanan anak selama masa pemulihan infeksi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Mengalami masalah kesehatan pada anak bisa membuat panik. Namun, kamu tak perlu khawatir lagi! Kini kamu bisa langsung konsultasi ke dokter spesialis anak melalui layanan konsultasi ke dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja.

  • ✅ Dokter Berpengalaman: Dokter-dokter di Halodoc telah terlisensi resmi dan berpengalaman dalam menangani berbagai masalah kesehatan anak.
  • ✅ Akses 24/7: Layanan konsultasi tersedia 24 jam nonstop, sehingga kamu bisa menghubungi dokter kapan pun dibutuhkan.
  • ✅ Praktis tanpa Antre: Tidak perlu repot keluar rumah atau mengantre di rumah sakit, cukup buka aplikasi Halodoc di ponselmu.
  • ✅ Resep Obat Digital: Jika dokter menilai kamu membutuhkan obat, resep digital akan langsung dikirimkan dan obat bisa diantar langsung ke rumah.

FAQ

Apakah febrile seizure sama dengan epilepsi?

Tidak, kejang demam berbeda dengan epilepsi. Kejang demam dipicu oleh tingginya suhu tubuh akibat infeksi, sedangkan epilepsi ditandai oleh kejang berulang yang terjadi tanpa adanya pemicu demam.

Apakah kejang demam dapat menyebabkan kerusakan otak?

Sebagian besar kejang demam sederhana yang berlangsung kurang dari 15 menit tidak menyebabkan kerusakan otak atau gangguan tumbuh kembang. Anak akan kembali normal setelah masa kejang dan demamnya mereda.

Apa yang harus dilakukan setelah kejang demam anak berhenti?

Setelah kejang berhenti, biarkan anak beristirahat dengan posisi miring dan ukur suhu tubuhnya. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu penyebab demam dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Apakah kejang demam dapat berulang di kemudian hari?

Ya, anak yang pernah mengalami kejang demam memiliki kemungkinan untuk mengalaminya kembali saat demam di lain waktu. Risiko ini berangsur menurun dan biasanya akan hilang saat anak berusia di atas 5 tahun.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Febrile Seizures in Children: Clinical Guidelines and Management.
PubMed. Diakses pada 2026. Management and Outcomes of Febrile Seizures in Pediatric Patients.
WebMD. Diakses pada 2026. Febrile Seizures: Causes, Symptoms, and First Aid.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Kejang Demam pada Anak.