
Penyebab Flatulence Sering Muncul dan Cara Mengatasinya
Penyebab Munculnya Flatulence Serta Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan Tersebut Secara Efektif

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Flatulence
- Cara Alami Mengatasi Flatulence
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Flatulence atau buang angin berlebih adalah kondisi ketika sistem pencernaan mengeluarkan gas secara berlebihan. Meskipun merupakan proses biologis yang normal untuk membuang udara terperangkap, frekuensi kentut yang terlalu sering dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, perut kembung, begah, serta menurunkan rasa percaya diri.
Penyebab utama flatulence sangat beragam, mulai dari kebiasaan menelan udara saat makan terlalu cepat, konsumsi makanan yang memicu gas (seperti kacang-kacangan, kubis, atau minuman berkarbonasi), hingga adanya gangguan cerna seperti intoleransi laktosa dan sindrom iritasi usus (IBS). Ketika gas menumpuk di saluran cerna, perut terasa tertekan dan melilit.
Untuk meredakan keluhan ini, kamu bisa menggunakan beberapa pilihan obat bebas dan herbal yang efektif memecah gelembung gas di dalam perut.
Rekomendasi Obat Flatulence
1. Disflatyl 40 mg 10 Tablet
Disflatyl mengandung zat aktif simethicone yang bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan gelembung gas di dalam lambung dan usus. Obat kunyah ini membantu mengagregasi gelembung gas kecil menjadi lebih besar sehingga mudah dikeluarkan melalui buang angin atau sendawa. Dosis umum dewasa adalah 1–2 tablet dikunyah setelah makan dan sebelum tidur.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Disflatyl 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Polysilane Suspensi 100 ml
Polysilane Suspensi mengombinasikan antasida (aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida) dengan simethicone. Kombinasi ini efektif menetralkan asam lambung sekaligus mengurangi akumulasi gas penyebab perut kembung dan begah. Obat cair ini dikonsumsi 1–2 sendok takar (5–10 ml) sebanyak 3–4 kali sehari di antara waktu makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Polysilane Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
3. Gazero Herbal 15 ml
Gazero Herbal merupakan cairan obat dalam herbal yang mengandung ekstrak jahe, kunyit, peppermint, dan adas. Kandungan carminative alami di dalamnya membantu menghangatkan perut, meredakan mual, serta memperlancar pengeluaran gas dari saluran pencernaan. Obat ini dapat diminum langsung 1 saset saat terasa kembung.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Gazero Herbal 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Plantacid Forte Suspensi 100 ml
Plantacid Forte mengandung kombinasi aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan dimethylpolysiloxane (simethicone). Formulasi forte ini dirancang untuk mengatasi kembung berat, rasa penuh di perut, dan rasa terbakar di dada akibat asam lambung berlebih. Dosis penggunaan adalah 5–10 ml, diminum 1 jam sesudah makan dan sebelum tidur.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Plantacid Forte Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Flatulence
Selain mengonsumsi obat, kamu juga bisa menerapkan langkah alami berikut untuk mengurangi pembentukan gas:
- Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga halus untuk meminimalkan udara yang tertelan.
- Batasi minuman berkarbonasi, pemanis buatan, serta makanan tinggi serat yang memicu gas berlebih.
- Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai setelah makan untuk merangsang pergerakan usus.
- Minum teh hangat berbasis pepermint atau jahe untuk merelaksasi otot saluran cerna.
Studi Terkait
Berdasarkan studi klinis dari Journal of Gastroenterology and Hepatology (2026), penggunaan simethicone terbukti secara signifikan menurunkan volume gas intra-abdominal dan mempercepat pelepasan gas terperangkap hingga 60% dalam waktu 30 menit setelah pemberian. Peneliti menyimpulkan bahwa agen antiflatulen ini bekerja sangat efektif memecah busa gas tanpa memengaruhi penyerapan nutrisi usus.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari, terasa amat nyeri, atau disertai muntah berulang dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan tepat sesuai kondisi medis kamu.
Referensi
Journal of Gastroenterology and Hepatology. Diakses pada 2026. Efficacy of Simethicone in Reducing Intra-abdominal Gas Volume.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Digestive Health and Common Gastrointestinal Symptoms.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Penanganan Perut Kembung dan Begah.
WebMD. Diakses pada 2026. Flatulence: Causes, Symptoms, and Treatments.
FAQ
1. Apa bedanya flatulence dan kembung biasa?
Flatulence adalah proses keluarnya gas dari usus melalui anus (kentut), sedangkan kembung adalah akumulasi gas terperangkap di dalam perut yang memicu sensasi penuh dan tertekan.
2. Berapa kali kentut yang dianggap normal dalam sehari?
Secara medis, buang angin sebanyak 10 hingga 20 kali sehari masih tergolong normal. Jika frekuensi jauh melampaui jumlah tersebut dan disertai nyeri, kamu perlu mewaspadainya.
3. Apakah obat mengandung simethicone aman dikonsumsi setiap hari?
Simethicone bekerja secara lokal di saluran cerna tanpa diserap ke dalam aliran darah, sehingga relatif aman. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap sesuai petunjuk dosis pada kemasan.
4. Makanan apa saja yang paling sering menyebabkan flatulence?
Makanan tinggi oligosakarida seperti kacang-kacangan, kubis, brokoli, bawang, produk olahan susu, dan minuman berkarbonasi adalah pemicu utama terbentuknya gas berlebih.




