• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Hifema Bisa Sebabkan Glaukoma

Penyebab Hifema Bisa Sebabkan Glaukoma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Penting untuk menjaga seluruh bagian tubuh untuk tetap sehat dengan menghindari segala macam risiko yang ada. Walau begitu, terkadang mungkin saja tubuh mengalami benturan yang bisa menimbulkan cedera. Hal yang fatal apabila benturan tersebut mengenai beberapa anggota tubuh, termasuk juga mata. Banyak gangguan yang dapat terjadi saat mata mengalami cedera, salah satunya adalah hifema.

Hifema terjadi akibat cedera atau trauma yang menyebabkan bagian dalam mata mengalami robek dan mengakibatkan perdarahan. Saat hal ini terjadi, kamu mungkin mengalami rasa nyeri pada mata hingga lebih sensitif terhadap cahaya. Namun, apakah benar seseorang yang mengidap hifema berisiko untuk mengalami glaukoma? Untuk lebih jelasnya, kamu dapat membaca ulasan di bawah ini!

Baca juga: Menyerang Mata, Hifema Bisa Bikin Pandangan Kabur

Hifema Mampu Sebabkan Glaukoma

Hifema adalah istilah medis ketika seseorang mengalami perdarahan pada ruang anterior mata, yaitu suatu ruang antara kornea dan iris. Umumnya, hifema terjadi akibat cedera yang disebabkan mata terkena pukulan, walaupun beberapa penyakit juga dapat meningkatkan risiko dari penyakit tersebut. Darah yang terkumpul pada mata tidak selalu dapat dilihat dengan mata telanjang dan terjadi rasa sakit.

Seseorang yang mengidap hifema dapat mengalami gangguan pada penglihatannya. Walau begitu, cara pengobatan yang dipilih tergantung dari tingkat keparahan dari perdarahan pada mata yang terjadi. Hal yang paling penting adalah mencegah terjadinya komplikasi pada mata.

Lalu, benarkah jika hifema yang terjadi dapat menimbulkan glaukoma? Dalam beberapa kasus, perdarahan yang disebabkan oleh hifema dapat membeku, sehingga menimbulkan sumbatan yang dapat merusak struktur di pinggiran ruang anterior yang berguna untuk mengontrol aliran normal aqueous humor pada mata. Hal ini dapat meningkatkan tekanan pada mata yang akhirnya pengidapnya mengalami glaukoma. Segera atasi komplikasi tersebut agar tidak terjadi kehilangan penglihatan permanen.

Pada kasus lainnya, perdarahan ulang dapat terjadi di dalam mata setelah cedera mata awal. Hal tersebut mampu menyebabkan terjadinya hifema traumatis. Perdarahan baru tersebut yang umumnya terjadi dalam beberapa hari setelah cedera terjadi, umumnya mampu menimbulkan gangguan yang lebih parah dan lebih berbahaya dibandingkan kejadian awal. Saat kamu mengalami cedera pada mata, cobalah untuk memeriksa kembali rentang beberapa hari dari kejadian.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan hifema yang dapat menyebabkan glaukoma, dokter di Halodoc dapat menjawab semua pertanyaan kamu. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan.

Baca juga: Mata Berdarah? Ini Penyebab Terjadinya Perdarahan Subkonjungtiva

Cara Diagnosis Hifema untuk Cegah Glaukoma

Penting bagi dokter mata untuk menentukan penyebab dari gangguan pada mata tersebut. Jika benar terjadi trauma, perlu diketahui detail dari kejadian tersebut untuk menentukan terlebih dahulu apakah benar cedera yang terjadi pada bola mata terbuka. Hal tersebut dapat mengartikan jika sesuatu telah menembus atau melukai lapisan luar mata secara serius dan butuh penanganan yang lebih intens.

Jika hal tersebut bukan luka tembus, dokter akan mengambil riwayat medis dan memeriksa apakah gangguan yang terjadi disebabkan oleh hifema atau gangguan lainnya seperti uveitis, konjungtivitis, hingga perdarahan subkonjungtival. Jika dipastikan apabila gangguan yang terjadi adalah hifema, dokter akan menguji ketajaman visual, mengukur tekanan intraokular, hingga opthalmoscope.

Pada beberapa kasus tersebut, pemindaian dengan tomografi terkomputerisasi (CT) mungkin diperlukan untuk memeriksa struktur mata internal secara keseluruhan. Selain itu, pengujian untuk penyakit sel sabit atau kondisi lainnya yang dapat meningkatkan terjadinya komplikasi dari hifema juga perlu dilakukan. Hal tersebut guna mencegah terjadinya komplikasi yang dapat menimbulkan kebutaan.

Baca juga: 7 Penyakit Tak Biasa Pada Mata

Itulah pembahasan mengenai hifema yang dapat menimbulkan gangguan glaukoma. Penting untuk segera mendapatkan pemeriksaan terkait kesehatan mata jika kamu benar-benar mengalami cedera pada bagian penglihatan. Pasti semua orang tidak ingin mengalami kebutaan permanen bukan?

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. What Is Hyphema (Blood in the Eye)?
All About Vision. Diakses pada 2020. Hyphema.