
Penyebab Hypertrophy of Tonsils with Hypertrophy of Adenoids
Penyebab gangguan napas akibat hypertrophy of tonsils with hypertrophy of adenoids pada anak.

DAFTAR ISI
- Apa itu Hypertrophy of Tonsils with Hypertrophy of Adenoids?
- Gejala dan Penyebab Utama
- Pilihan Penanganan Medis
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Apa itu Hypertrophy of Tonsils with Hypertrophy of Adenoids?
Hypertrophy of tonsils with hypertrophy of adenoids adalah kondisi medis ketika terjadi pembesaran abnormal pada jaringan amandel (tonsil palatina) dan kelenjar adenoid (tonsil nasofaring) secara bersamaan. Kedua jaringan ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menangkal infeksi di saluran pernapasan atas.
Kondisi ini paling sering ditemukan pada anak-anak usia 2 hingga 6 tahun, meskipun tidak menutup kemungkinan terjadi pada remaja maupun orang dewasa. Ketika amandel dan adenoid membengkak bersamaan, ruang saluran napas di area tenggorokan dan belakang hidung akan menyempit secara signifikan.
Akibat penyempitan ini, penderita sering kali mengalami kesulitan bernapas, terutama saat tidur. Pembesaran yang dibiarkan tanpa penanganan dapat memicu komplikasi seperti gangguan tidur kronis hingga infeksi telinga dan sinus yang berulang.
Gejala dan Penyebab Utama
Gejala pembesaran amandel dan adenoid dapat diamati dari kebiasaan bernapas dan kualitas tidur harian. Beberapa gejala khas yang sering muncul antara lain:
- Mengorok atau bernapas keras saat tidur.
- Sering bernapas melalui mulut karena rongga hidung tersumbat.
- Suara terdengar sengau (*hyponasal speech*).
- Sering terbangun di malam hari atau mengalami henti napas sejenak saat tidur (*obstructive sleep apnea*).
- Kesulitan menelan makanan padat.
- Infeksi telinga tengah (otitis media) atau sinus yang terus berulang.
Penyebab utama dari pembesaran ini adalah reaksi peradangan terhadap infeksi bakteri atau virus yang terjadi berulang kali. Selain itu, faktor alergi (seperti rinitis alergi), paparan asap rokok, polusi udara, serta faktor genetik juga dapat memicu jaringan limfoid ini membengkak dan bertahan dalam ukuran besar.
Pilihan Penanganan Medis
Penanganan untuk hypertrophy of tonsils with hypertrophy of adenoids disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan ada tidaknya sumbatan saluran napas. Beberapa langkah penanganan meliputi:
- Pengobatan Konvensional: Jika pembesaran disebabkan oleh infeksi bakteri aktif, dokter akan meresepkan antibiotik. Untuk mengurangi pembengkakan akibat alergi, semprot hidung kortikosteroid atau antihistamin dapat diberikan.
- Tindakan Bedah (Tonsiloadenoidektomi): Prosedur pengangkatan amandel dan adenoid secara bersamaan dianjurkan jika penderita mengalami henti napas saat tidur (*sleep apnea*), kelainan bentuk gigi/rahang akibat bernapas lewat mulut, atau infeksi kronis yang tidak membaik dengan obat-obatan.
Studi Terkait
Berdasarkan riset ilmiah medis terbaru pada tahun 2026, kombinasi pembesaran amandel dan adenoid terbukti menjadi penyebab utama terjadinya *Sleep-Disordered Breathing* (SDB) pada anak. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tindakan tonsiloadenoidektomi berhasil mengembalikan pola napas normal, meningkatkan kualitas tidur secara signifikan, serta mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar anak secara optimal.
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika kamu atau si kecil mengalami gejala mengorok berat, sering terbangun karena sesak napas, atau bernapas terus-menerus lewat mulut, segera konsultasikan ke [Dokter Spesialis THT] di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- ✅ Bebas antre: Konsultasi spesialis kapan saja dan di mana saja tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
- ✅ Dokter terpercaya: Berinteraksi langsung dengan dokter online yang memiliki Surat Izin Praktik (SIP) resmi.
- ✅ Resep digital: Jika diperlukan, dokter akan memberikan resep obat resmi yang bisa langsung kamu tebus di aplikasi.
- ✅ Layanan 24 Jam: Akses konsultasi medis tersedia kapan saja saat kamu membutuhkan bantuan darurat.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Management and Surgical Outcomes of Adenotonsillar Hypertrophy in Pediatric Patients.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Upper Airway Obstruction and Lymphoid Tissue Disorders.
WebMD. Diakses pada 2026. Enlarged Tonsils and Adenoids: Symptoms, Causes, and Treatments.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi dan Pembesaran Tonsil-Adenoid.
FAQ
Apakah pembesaran amandel dan adenoid bisa sembuh sendiri?
Pada sebagian anak, kelenjar adenoid dan amandel akan mengecil secara alami seiring bertambahnya usia mendekati masa remaja. Namun, jika ukuran pembesaran sudah menyumbat jalan napas, penanganan medis aktif sangat diperlukan.
Apa bedanya amandel dan adenoid?
Amandel (tonsil palatina) terletak di dinding bagian belakang tenggorokan dan dapat dilihat langsung saat mulut dibuka lebar. Sedangkan adenoid berada di bagian belakang rongga hidung di atas langit-langit mulut sehingga tidak terlihat tanpa alat pemeriksaan khusus.
Bagaimana cara mencegah pembesaran amandel dan adenoid?
Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, menghindari paparan asap rokok dan polusi, serta mengobati alergi atau infeksi saluran napas atas secara tuntas sejak dini.
Kapan tonsil dan adenoid harus dioperasi?
Tindakan operasi dianjurkan jika terjadi sumbatan napas berat saat tidur (*sleep apnea*), kelainan struktur wajah/gigi akibat bernapas lewat mulut, atau infeksi telinga dan saluran napas yang berulang walau telah diobati.




