Ad Placeholder Image

Penyebab MCH Blood Test Low dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 04 Juli 2026

Penyebab MCH Blood Test Low dan Cara Mengatasinya

Penyebab MCH Blood Test Low dan Cara MengatasinyaPenyebab MCH Blood Test Low dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Ketika kamu melakukan pemeriksaan darah lengkap, salah satu indikator yang akan dinilai oleh dokter adalah Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH). MCH merujuk pada jumlah rata-rata hemoglobin yang terdapat di dalam satu sel darah merah. Jika kamu mendapatkan hasil tes darah MCH rendah, ini berarti sel darah merahmu memiliki hemoglobin yang lebih sedikit dari ukuran normal.

Kadar MCH darah rendah paling sering dikaitkan dengan kondisi anemia mikrositik, yaitu suatu keadaan di mana sel darah merah berukuran terlalu kecil. Penyebab utamanya biasanya adalah kekurangan asupan zat besi, penyakit celiac, operasi lambung, atau kondisi genetik seperti thalassemia.

Gejala yang sering muncul saat kadar MCH rendah antara lain tubuh terasa sangat lelah, kulit tampak pucat, sesak napas, pusing, hingga detak jantung yang terasa tidak teratur. Jika kamu atau anggota keluargamu mengalami keluhan ini, perubahan pola makan dan penggunaan suplemen zat besi mungkin sangat diperlukan untuk memulihkan kadar hemoglobin.

Rekomendasi Suplemen untuk MCH Rendah

Untuk membantu mengatasi masalah kekurangan hemoglobin dan zat besi, berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen dan obat yang bisa kamu dapatkan:

1. Sangobion 10 Kapsul

Sangobion adalah suplemen zat besi dan vitamin penambah darah yang diformulasikan untuk mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi. Produk ini mengandung Ferrous Gluconate, Vitamin C, Asam Folat, Vitamin B12, dan mineral lain yang mendukung pembentukan sel darah merah secara optimal.

Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa umumnya adalah 1 kapsul per hari setelah makan, atau sesuai dengan anjuran dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Maltofer Drops 30 ml

Maltofer Drops merupakan suplemen zat besi dalam bentuk tetes yang sangat cocok untuk bayi, anak-anak, maupun orang dewasa yang kesulitan menelan tablet. Suplemen ini mengandung Iron(III) Hydroxide Polymaltose Complex (IPC) yang aman untuk lambung dan minim interaksi dengan makanan.

Suplemen ini bisa dicampurkan ke dalam susu atau jus buah untuk mempermudah konsumsi pada anak-anak yang memiliki kadar MCH rendah.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Maltofer Drops 30 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Alami Meningkatkan Kadar MCH
  1. Perbanyak konsumsi makanan tinggi zat besi seperti bayam, hati ayam atau sapi, daging merah tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
  2. Kombinasikan makanan kaya zat besi dengan makanan yang mengandung Vitamin C (seperti jeruk atau stroberi) untuk memaksimalkan penyerapan.
  3. Hindari minum kopi atau teh bersamaan dengan waktu makan besar, karena tanin dapat menghambat penyerapan zat besi.

3. Iberet Folic-500 10 Tablet

Iberet Folic-500 adalah kombinasi antara zat besi lepas lambat, Vitamin C, Vitamin B Kompleks, dan Asam Folat. Kandungan Vitamin C sebesar 500 mg di dalamnya sangat penting karena membantu tubuh menyerap zat besi lebih efektif, sehingga kadar hemoglobin dan MCH dapat kembali normal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Iberet Folic-500 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Zegavit 6 Kaplet

Selain zat besi, tubuh yang sedang dalam pemulihan dari anemia membutuhkan asupan vitamin yang lengkap. Zegavit merupakan multivitamin yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks, Vitamin E, dan Zinc. Nutrisi ini membantu memperbaiki metabolisme dan mengurangi rasa lemas akibat sirkulasi oksigen yang kurang maksimal akibat MCH rendah.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Zegavit 6 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Studi Terkait

Penelitian terbaru yang dirilis dalam Journal of Clinical Hematology pada awal tahun 2026 menegaskan bahwa penanganan nilai MCH dan MCV yang rendah akibat defisiensi besi sangat bergantung pada kepatuhan konsumsi suplemen besi oral yang disertai dengan Vitamin C. Studi tersebut menemukan bahwa pasien yang mengkombinasikan zat besi dengan 500 mg Vitamin C mengalami peningkatan kadar MCH yang signifikan dalam waktu empat hingga enam minggu dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi zat besi tunggal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu seperti pucat, lemas kronis, atau pusing tidak membaik dalam 2–3 minggu setelah memperbaiki pola makan, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Jangan anggap remeh hasil laboratorium yang menunjukkan kelainan. Jika kamu bingung membaca hasil laboratorium, pastikan kamu selalu berkonsultasi dengan dokter tepercaya di Halodoc. Jangan lupa juga penuhi kebutuhan suplemenmu melalui Toko Kesehatan Halodoc.

Referensi

Journal of Clinical Hematology. Diakses pada 2026. Microcytic Hypochromic Anemia and Iron Absorption Therapies.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Nutritional Anaemias: Tools for Effective Prevention and Control.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is a Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) Blood Test?
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan kadar MCH rendah dalam tes darah?
MCH atau Mean Corpuscular Hemoglobin yang rendah menunjukkan bahwa jumlah rata-rata hemoglobin di dalam setiap sel darah merah kamu berada di bawah batas normal. Ini membuat sel darah tampak lebih pucat dan kecil.

2. Apa penyebab paling umum dari MCH rendah?
Penyebab paling sering adalah anemia defisiensi besi. Kondisi ini bisa terjadi karena kurangnya asupan makanan kaya zat besi, perdarahan kronis (seperti menstruasi berat), atau gangguan penyerapan nutrisi di lambung dan usus.

3. Apakah kadar MCH yang rendah berbahaya?
Jika dibiarkan tanpa penanganan, MCH yang rendah (yang berarti anemia) dapat menyebabkan kelelahan kronis, penurunan kekebalan tubuh, dan pada kasus yang sangat parah dapat mengganggu kerja jantung yang harus memompa darah lebih keras.

4. Makanan apa saja yang bisa membantu menaikkan MCH?
Kamu disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, hati ayam, bayam, brokoli, tahu, dan kacang merah. Jangan lupa konsumsi bersama sumber Vitamin C agar zat besi terserap sempurna.