Ad Placeholder Image

Penyebab Pusing Saat Puasa dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Cara Mengatasi Pusing Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Segar Sepanjang Hari Dengan Mudah

Penyebab Pusing Saat Puasa dan Cara Mengatasinya dengan TepatPenyebab Pusing Saat Puasa dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

DAFTAR ISI


Pusing saat puasa merupakan keluhan yang cukup sering terjadi. Kondisi ini dapat terasa seperti kepala berkunang-kunang, melayang, atau sulit berkonsentrasi, terutama menjelang waktu berbuka.

Penyebabnya dapat berupa kurang minum, kadar gula darah menurun, tekanan darah rendah, kurang tidur, atau perubahan pola konsumsi kafein. Pusing juga bisa menandakan kondisi lain, sehingga tidak selalu tepat diatasi dengan obat pereda nyeri.

Untuk membantu mencegahnya, cukupi cairan sejak berbuka hingga sahur, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan hindari berdiri terlalu cepat. Jika pusing disertai sakit kepala, obat pereda nyeri tertentu dapat dipertimbangkan sesuai aturan pakai.

Berikut beberapa pilihan produk yang dapat digunakan untuk keluhan sakit kepala ringan saat puasa. Obat tidak mengatasi penyebab pusing, jadi konsultasikan penggunaannya apabila keluhan berulang atau memiliki penyakit tertentu.

Rekomendasi Obat untuk Pusing saat Puasa

1. Panadol Extra 10 Kaplet

Mengandung paracetamol dan kafein yang membantu meredakan sakit kepala ringan sampai sedang. Dosis umum dewasa adalah 1–2 kaplet tiap 4–6 jam, dengan maksimal 8 kaplet dalam 24 jam. Jangan digunakan bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol; kafein dapat mengganggu tidur atau menyebabkan berdebar pada sebagian orang.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Opistan 500 mg 10 Kaplet

Opistan mengandung asam mefenamat, yaitu obat antiinflamasi nonsteroid untuk nyeri, termasuk sakit kepala tertentu. Obat ini umumnya diminum setelah makan sesuai resep atau anjuran dokter. Hindari jika memiliki riwayat tukak lambung, gangguan ginjal, alergi obat antiinflamasi, atau sedang hamil tanpa konsultasi medis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Opistan 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Perhatikan pemicu pusing saat puasa
  1. Minum air secara bertahap antara berbuka dan sahur, bukan sekaligus.
  2. Jangan melewatkan sahur dan pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks serta protein.
  3. Beristirahat dan bangun perlahan agar tidak mudah berkunang-kunang.

3. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet

Ibuprofen membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Dosis umum dewasa perlu mengikuti etiket atau anjuran tenaga kesehatan dan sebaiknya diminum setelah makan, misalnya saat berbuka. Hindari bila memiliki maag berat, penyakit ginjal, alergi NSAID, sedang mengonsumsi pengencer darah, atau berada pada trimester ketiga kehamilan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengatasi Pusing saat Puasa

Berbaringlah di tempat sejuk, longgarkan pakaian, dan hindari aktivitas berat. Setelah berbuka, konsumsi air dan makanan secara perlahan. Jangan menyetir jika pusing, lemas, atau penglihatan terganggu.

Studi Terkait

World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy Diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
U.S. National Library of Medicine, PubMed. Diakses pada 2026. Fasting and Headache.
WebMD. Diakses pada 2026. Headache Causes and Treatment.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Pangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter Halodoc jika pusing sangat berat, berulang, menyebabkan pingsan, atau disertai kelemahan pada satu sisi tubuh, bicara pelo, nyeri dada, sesak, demam tinggi, dan muntah terus-menerus. Konsultasi juga diperlukan bila memiliki diabetes, tekanan darah rendah, atau sedang mengonsumsi obat rutin.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Obat disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA melalui Pharmacy Delivery Halodoc.
  • ✅ Jaminan asli: Produk tersegel, memiliki nomor batch dan tanggal kedaluwarsa, serta terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu menilai penyebab pusing, meninjau obat yang sedang dikonsumsi, dan menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

FAQ

Apakah pusing saat puasa selalu berarti kurang darah?

Tidak selalu. Pusing dapat disebabkan dehidrasi, kurang tidur, kadar gula menurun, tekanan darah rendah, atau kondisi lain.

Bolehkah minum obat saat puasa?

Ikuti aturan agama dan anjuran dokter mengenai waktu minum obat. Obat pereda nyeri tertentu sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung.

Kapan pusing saat puasa perlu diperiksa?

Periksakan diri jika pusing berulang, makin berat, mengganggu aktivitas, atau disertai pingsan, muntah, gangguan bicara, dan kelemahan anggota tubuh.

Bagaimana mencegah pusing saat puasa?

Cukupi cairan, jangan melewatkan sahur, pilih makanan bergizi, tidur cukup, dan batasi aktivitas berat pada siang hari.