• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Serangan Flu Sering Terjadi pada Musim Hujan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Serangan Flu Sering Terjadi pada Musim Hujan

Penyebab Serangan Flu Sering Terjadi pada Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 November 2021
Penyebab Serangan Flu Sering Terjadi pada Musim HujanPenyebab Serangan Flu Sering Terjadi pada Musim Hujan

“Influenza atau penyakit flu dipicu oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan manusia. Umumnya, penyakit ini berlangsung dalam waktu 7-10 hari, dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa penanganan atau perawatan khusus. Serangan flu biasanya terjadi saat musim penghujan tiba. Lantas, apa yang menjadi penyebab flu saat musim hujan?”

Halodoc, Jakarta – Cuaca menjadi salah satu kondisi yang memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan musim hujan di Indonesia tahun 2021-2022 terjadi pada kisaran bulan Oktober dan November. Nah, saat memasuki musim penghujan, masalah kesehatan lebih mudah menyerang. Salah satu penyakit yang umum dialami saat musim hujan tiba adalah flu. 

Baca juga: Lilin Aromaterapi Bisa Redakan Flu pada Bayi, Benarkah?

Penyebab Flu Sering Dialami saat Musim Hujan

Flu menjadi salah satu penyakit yang umum dialami oleh semua orang, terutama bagi pengidap rinitis alergi dan alergi cuaca dingin. Flu adalah penyakit yang ditularkan melalui udara. Musim hujan sendiri dapat memicu berbagai infeksi yang ditularkan oleh patogen kecil melalui udara. Selain flu, beberapa penyakit yang rentan menyerang saat musim hujan, yaitu pilek, batuk, dan sakit tenggorokan.

Pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, mereka tidak akan terpengaruh terhadap infeksi virus ini. Namun, pada orang tua dan anak-anak, mereka lebih rentan mengalaminya akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah atau sedang berkembang.

Saat musim hujan, terjadi fluktuasi suhu udara yang ekstrem. Kondisi tersebut ditandai dengan perubahan suhu panas saat matahari terik, kemudian menjadi dingin saat hujan turun.

Nah, fluktuasi suhu akibat curah hujan yang tinggi, serta kelembapan udara memiliki pengaruh tinggi pada tingkat penyebaran penyakit menular, termasuk infeksi virus flu. Gejalanya biasanya datang secara tiba-tiba, dan muncul 1-2 hari setelah seseorang terpapar virus.

Gejala tersebut meliputi:

  • Demam lebih dari 40 derajat Celcius.
  • Menggigil.
  • Nyeri otot.
  • Merasa sangat lelah.
  • Sakit kepala.
  • Mata berair dan panas.
  • Batuk dan bersin.
  • Sakit tenggorokan.
  • Hidung tersumbat.
  • Sakit perut.
  • Batuk-batuk hingga 6 minggu.

Kebanyakan kasus flu dialami dalam kasus yang ringan, sehingga penyakit dapat sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan khusus dari dokter. Namun, jika sejumlah gejala tersebut tidak kunjung hilang dalam waktu hampir 1 minggu, diskusikan hal tersebut dengan dokter umum di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan langkah perawatan yang tepat.

Baca juga: Ini 7 Cara Mengatasi Gejala Awal Flu

Persiapan yang Dilakukan untuk Menghadapi Flu 

Hidung tersumbat bukan hanya mengganggu aktivitas harian yang dilakukan. Bahkan, sekadar membuka mata pun rasanya pusing dan hanya ingin tidur saja. Jika flu ditandai dengan pilek dan bersin-bersin, bisa jadi pemicunya adalah alergi. Jika flu disertai dengan hidung mampet, kamu bisa mengatasinya menggunakan nasal spray atau teknik mencuci hidung.

Namun, jika langkah tersebut tidak dapat mengatasinya, kamu bisa mendiskusikan langkah tepat untuk mengatasi flu dengan dokter umum di aplikasi Halodoc.

Keluhan yang kamu alami ini dapat dijamin dengan bergabung bersama Garda Healthtech. Jangan khawatir dengan biayanya, karena #SehatmuTerlindungi hanya dengan membayar premi mulai dari Rp 500.000,- per tahun. 

Baca juga: Ketahui Perbedaan Gejala Anosmia COVID-19 dengan Flu Biasa

Yuk, segera daftar! Caranya sangat mudah. Kamu hanya perlu download Halodoc terlebih dulu. Kemudian, ikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Halodoc dan klik Perlindungan Kesehatan di menu Penunjang Kesehatan. 
  2. Jelajahi pilihan paket.
  3. Pilih keanggotaan yang sesuai dengan kebutuhan.
  4. Pelajari detail paket dan klik lanjutkan.
  5. Lengkapi data diri dan lanjutkan ke pembayaran.

Garda Healthtech menjamin biaya konsultasi kesehatan dan menebus rekomendasi obat baik secara online maupun kunjungan langsung ke rumah sakit. Proses keanggotaannya mudah dan cepat. 

Kamu dapat langsung menggunakan jaminan untuk konsultasi dengan dokter dan menebus rekomendasi obat. Kamu tidak perlu repot keluar rumah untuk berobat, karena kesehatan dapat diakses dengan mudah lewat smartphone di genggaman tangan.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
BMKG. Diakses pada 2021. Prakiraan Musim Hujan Tahun 2021/2022 di Indonesia.
Metropolis The Pathology Specialist. Diakses pada 2021. Common Monsoon Diseases and Tips for Prevention.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Influenza (flu).
CDC. Diakses pada 2021. Key Facts About Influenza (Flu).