Ad Placeholder Image

Penyebab Stretch Mark pada Ibu Hamil yang Wajib Diketahui

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Penyebab stretch mark pada ibu hamil sering muncul karena perubahan hormon dan peregangan kulit.

Penyebab Stretch Mark pada Ibu Hamil yang Wajib DiketahuiPenyebab Stretch Mark pada Ibu Hamil yang Wajib Diketahui

DAFTAR ISI


Selama masa kehamilan, tubuh wanita mengalami berbagai macam perubahan fisik yang signifikan. Salah satu perubahan kulit yang paling umum dialami oleh ibu hamil adalah munculnya garis-garis halus yang dikenal sebagai stretch mark atau secara medis dinamakan striae gravidarum.

Garis ini biasanya muncul di area perut, paha, pinggul, payudara, hingga bokong. Pada awalnya, stretch mark berwarna kemerahan atau keunguan, lalu seiring berjalannya waktu warnanya akan memudar menjadi keperakan atau putih.

Meskipun kondisi ini tergolong normal dan tidak berbahaya bagi keselamatan ibu maupun janin, banyak ibu hamil yang penasaran mengapa garis-garis ini bisa muncul. Memahami penyebab medis di baliknya dapat membantu kamu mengelola ekspektasi dan melakukan perawatan kulit yang tepat sejak dini.

Penyebab Stretch Mark pada Ibu Hamil

Munculnya stretch mark saat hamil dipengaruhi oleh kombinasi faktor fisiologis, anatomi, dan hormonal. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:

  • Peregangan Kulit yang Cepat: Seiring bertumbuhnya janin, rahim dan perut ibu akan membesar dalam waktu relatif singkat. Peregangan ini membuat lapisan tengah kulit (dermatis) teregang melebihi batas elastisitasnya, sehingga serat kolagen dan elastin terputus.
  • Perubahan Hormonal Kehamilan: Hormon kehamilan seperti relaksin, estrogen, dan kortisol meningkat pesat. Meningkatnya kortisol dapat melemahkan serat elastis pada kulit, membuat jaringan kulit lebih rentan robek saat teregang.
  • Faktor Genetik: Riwayat keluarga memegang peranan penting. Jika ibu atau saudara kandung perempuanmu memiliki stretch mark saat hamil, kamu memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalaminya juga karena struktur kolagen alami yang diturunkan.
  • Peningkatan Berat Badan yang Drastis: Kenaikan berat badan yang terlampau cepat memberi tekanan berlebih pada jaringan kulit, sehingga elastisitas kulit tidak mampu mengimbanginya.
  • Kehamilan Kembar atau Janin Besar: Ibu yang mengandung bayi kembar atau janin dengan bobot lebih besar dari rata-rata memiliki risiko lebih tinggi karena ukuran perut yang merenggang jauh lebih lebar.

Cara Mencegah Stretch Mark Saat Hamil

Meskipun tidak semua stretch mark bisa dicegah sepenuhnya, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga elastisitas kulit:

  • Jaga Kelembapan Kulit: Oleskan pelembap, minyak zaitun, atau krim khusus kehamilan secara rutin di area perut dan paha sejak trimester pertama.
  • Cukupi Kebutuhan Air Minum: Hidrasi dari dalam membantu menjaga kulit tetap kenyal dan elastis. Minumlah sedikitnya 8–10 gelas air sehari.
  • Kontrol Kenaikan Berat Badan: Konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai kenaikan berat badan yang ideal dan bertahap selama kehamilan.
  • Konsumsi Nutrisi Penunjang Kolagen: Perbanyak makanan kaya vitamin C, vitamin E, zinc, dan protein untuk mendukung pembentukan serat kolagen baru.

Studi Terkait

Sebuah penelitian dalam Journal of Dermatological Science (2026) menunjukkan bahwa perubahan hormonal pada trimester kedua dan ketiga kehamilan secara signifikan mengurangi kepadatan ikatan kolagen di lapisan dermis kulit. Studi ini menegaskan bahwa penggunaan pelembap topikal secara konsisten sejak awal kehamilan dapat membantu meningkatkan hidrasi strata korneum dan mengurangi keparahan timbulnya striae gravidarum.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika stretch mark yang kamu alami disertai rasa gatal yang hebat, ruam kemerahan yang meluas, nyeri, atau menimbulkan rasa tidak nyaman berlebih, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit atau Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu memiliki keluhan kesehatan, kamu bisa melakukan konsultasi kesehatan di Halodoc. Ada banyak keunggulan berobat secara telemedicine di Halodoc, antara lain:

  • ✅ Dokter berlisensi: Dokter spesialis dan dokter umum Halodoc memiliki legalitas resmi (STR dan SIP).
  • ✅ Respon cepat: Dokter online di Halodoc siap melayani 24 jam.
  • ✅ Biaya terjangkau: Bebas biaya admin dan ada opsi obat harga hemat.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data pasien aman terenkripsi.
  • ✅ Layanan lengkap: Menerima resep obat, referral tes lab, hingga surat keterangan sakit resmi.

Referensi

Journal of Dermatological Science. Diakses pada 2026. Pathophysiology and Prevention of Striae Gravidarum during Pregnancy.
PubMed. Diakses pada 2026. Risk Factors for the Development of Striae Distensae in Pregnant Women.
WebMD. Diakses pada 2026. Stretch Marks During Pregnancy: Causes and Prevention.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Kesehatan Kulit Ibu Hamil dan Perawatannya.

FAQ

Apakah stretch mark saat hamil bisa hilang sepenuhnya?

Stretch mark umumnya tidak dapat hilang 100% secara alami karena robekan terjadi pada lapisan dalam kulit. Namun, warnanya akan memudar secara bertahap dari kemerahan menjadi putih keperakan seiring waktu.

Mulai bulan ke berapa stretch mark muncul saat hamil?

Sebagian besar ibu hamil mulai mendapati stretch mark pada trimester kedua atau ketiga, tepatnya sekitar usia kehamilan 13 hingga 28 minggu saat janin berkembang pesat.

Apakah menggaruk perut hamil menyebabkan stretch mark?

Menggaruk perut tidak secara langsung memicu stretch mark, tetapi dapat merusak lapisan luar kulit dan memperparah iritasi. Jika terasa gatal, sebaiknya usap lembut atau oleskan pelembap.

Apakah aman menggunakan krim stretch mark saat hamil?

Sebagian besar krim pelembap aman digunakan, namun pastikan produk bebas dari bahan berbahaya seperti retinoid atau hidrokuinon. Selalu periksa label produk atau konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.