Ad Placeholder Image

Perbedaan Antara Jalan Dengan Lari Terletak Pada Gerakan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 01 September 2026

Perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada fase melayang saat kaki melangkah di permukaan.

Perbedaan Antara Jalan Dengan Lari Terletak Pada GerakanPerbedaan Antara Jalan Dengan Lari Terletak Pada Gerakan

DAFTAR ISI


Ketahui perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada adanya fase melayang di udara. Saat berjalan, satu kaki selalu menyentuh tanah. Sebaliknya, saat berlari, kedua kaki sempat terangkat bersamaan. Perbedaan gerakan ini memengaruhi pola kerja otot, sendi, dan tingkat beban pada kaki.

Olahraga berjalan kaki dan berlari sama-sama memberikan manfaat kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan jantung, memperkuat tulang, dan menjaga berat badan ideal. Namun, intensitas yang lebih tinggi saat berlari juga berpotensi memicu kram otot, pegal, atau nyeri sendi, terutama bagi pemula yang belum terbiasa.

Agar tubuh tetap nyaman saat berolahraga, penting bagi kamu untuk memahami jenis aktivitas yang sesuai dan menyiapkan pemulihan otot yang tepat. Berikut ini rekomendasi produk pereda nyeri otot dan sendi dari Halodoc sebagai pendamping gaya hidup aktifmu.

Rekomendasi Produk Penghilang Nyeri Otot dan Sendi

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone adalah obat pelemas otot yang bekerja dengan cara menghambat refleks kontraksi berlebih di sistem saraf. Obat ini membantu meredakan kaku dan nyeri otot akibat aktivitas fisik intensif maupun duduk terlalu lama. Dosis umum dewasa adalah 50 mg, dikonsumsi tiga kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk obat keras (golongan K) dan harus menggunakan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Myobat mengandung eperisone hidroklorida dengan mekanisme kerja serupa sebagai pelemas otot skelet. Obat ini efektif meredakan kekakuan otot di area pinggang, bahu, dan leher yang sering muncul setelah olahraga atau aktivitas fisik berlebihan. Konsumsi sesuai anjuran dokter untuk hasil optimal dan hindari mengemudi setelah minum obat ini karena dapat menyebabkan kantuk.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menghindari Cedera Otot Saat Olahraga
  1. Lakukan pemanasan (warm up) selama 5–10 menit sebelum berolahraga.
  2. Pilih sepatu olahraga yang sesuai dengan jenis aktivitas, jalan kaki atau lari.
  3. Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap agar otot dan sendi beradaptasi.
  4. Lakukan pendinginan (cooling down) dan stretching setelah berolahraga.
  5. Penuhi asupan cairan dan elektrolit untuk mencegah kram otot.

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo adalah plester pereda nyeri yang mengandung diklofenak dietilamina, L-mentol, dan isopropil metilfenolat. Produk ini bekerja dengan meredakan nyeri otot dan sendi secara lokal melalui permukaan kulit. Tempelkan plester pada area yang terasa sakit dan ganti setiap 8–12 jam. Cocok digunakan setelah berjalan atau berlari untuk mempercepat pemulihan otot.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel mengandung diklofenak dietilamina yang bekerja sebagai antiinflamasi non-steroid (OAINS) untuk mengurangi nyeri, bengkak, dan peradangan pada otot serta sendi. Oleskan gel tipis-tipis pada area yang nyeri 3–4 kali sehari hingga sembuh. Hindari penggunaan pada kulit terbuka atau rusak.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream mengandung methyl salicylate dan levomenthol yang memberikan efek hangat dan dingin bergantian untuk meredakan pegal otot dan sendi. Krim ini mudah diserap kulit dan praktis dibawa bepergian. Oleskan pada area yang nyeri dan pijat perlahan hingga krim meresap sempurna.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Kesehatan Otot dan Sendi Untuk Pecinta Olahraga

Memahami perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada gerakan dan intensitas beban akan membantu kamu memilih aktivitas yang tepat. Berikut beberapa tips menjaga kesehatan otot dan sendi:

  • Pertahankan postur tubuh yang baik saat berjalan maupun berlari, dengan pandangan lurus dan bahu rileks.
  • Perbanyak makan makanan kaya kalsium, vitamin D, dan protein untuk memperkuat tulang dan otot.
  • Avoid mengangkat beban secara berlebihan jika otot atau sendi sedang dalam masa pemulihan.
  • Lakukan latihan penguatan otot (strength training) minimal 2 kali seminggu untuk mendukung stabilitas sendi.

Studi Terkait

Sebuah studi dari American College of Sports Medicine menunjukkan bahwa berlari memberikan manfaat kardiovaskular lebih besar dibandingkan berjalan kaki. Namun, risiko cedera tulang dan sendi pada pelari pemula juga lebih tinggi. Oleh karena itu, transisi dari jalan kaki ke berlari perlu dilakukan secara bertahap dan disertai penguatan otot penyangga. Konsultasikan program latihan dengan profesional kesehatan untuk mendapat panduan yang aman.

Kapan Harus ke Dokter?

Kamu disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami nyeri otot atau sendi yang tidak membaik setelah 3–5 hari perawatan mandiri, bengkak berlebihan, kelemahan atau mati rasa pada anggota gerak, atau nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja melalui fitur chat dalam aplikasi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kesehatanmu tidak bisa menunggu. Melalui Halodoc, kamu bisa terhubung langsung dengan dokter umum dan spesialis yang siap melayani konsultasi 24 jam.

  • ✅ Respon Cepat. Tidak perlu keluar rumah atau antre, langsung terhubung dengan dokter dalam hitungan menit.
  • ✅ Mudah dan Praktis. Cukup klik ikon chat, pilih dokter sesuai keluhan, dan mulai konsultasi kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Rekomendasi Obat Langsung. Setelah sesi konsultasi, dokter dapat meresepkan obat yang langsung bisa diantar ke rumahmu tanpa perlu ke apotek.
Referensi
PubMed. American College of Sports Medicine. Running vs. Walking: Biomechanics and Injury Risk. Diakses pada 2026.
BPOM RI. Direktorat Pengawasan Obat dan Bahan Obat. Panduan Penggunaan Obat Pelemas Otot. Diakses pada 2026.
WebMD. Muscle and Joint Pain in Athletes: Prevention and Treatment. Diakses pada 2026.
World Health Organization (WHO). Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Standar Tatalaksana Nyeri Otot dan Sendi. Diakses pada 2026.

FAQ

Apa perbedaan utama antara jalan dan lari?
Perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada adanya fase melayang (flight phase). Saat berjalan, satu kaki selalu menyentuh tanah. Saat berlari, kedua kaki terangkat bersamaan saat fase melayang, sehingga beban pada sendi dan otot menjadi lebih besar.

Manakah yang lebih baik untuk sendi, jalan atau lari?
Jalan kaki umumnya lebih aman untuk sendi karena dampak (impact) yang lebih ringan dibandingkan lari. Namun, kedua aktivitas tetap memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan tulang jika dilakukan dengan teknik dan intensitas yang tepat.

Bagaimana cara mencegah nyeri otot setelah berolahraga?
Lakukan pemanasan dan pendinginan secara konsisten, pilih alas kaki yang sesuai, tingkatkan intensitas latihan bertahap, penuhi kebutuhan cairan, dan gunakan produk pereda nyeri otot bila diperlukan.

Kapan nyeri otot setelah olahraga harus diperiksa dokter?
Konsultasi dokter diperlukan jika nyeri tidak berkurang setelah 3–5 hari, disertai bengkak hebat, kemerahan, kelemahan otot mendadak, atau mengganggu mobilitas sehari-hari. Kamu bisa chat dokter di Halodoc untuk mendapatkan rekomendasi penanganan yang tepat.