• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perhatikan Tanda Adanya Masalah pada Reproduksi

Perhatikan Tanda Adanya Masalah pada Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Sama seperti bagian tubuh lainnya, sistem reproduksi juga memiliki peran penting untuk tubuh, dua di antaranya adalah pembuangan zat yang tidak lagi dibutuhkan tubuh dan aktivitas seksual. Oleh karena itulah, kamu juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan sistem reproduksi agar tugasnya bisa berjalan dengan optimal.

Pasalnya, masalah reproduksi sering kali terjadi tanpa disadari. Pun, jika sudah muncul, biasanya kondisinya telah lebih serius. Jadi, kamu harus tahu apa saja sebenarnya tanda masalah reproduksi yang bisa diperhatikan, sehingga kamu bisa segera mendapatkan penanganan. 

Tanda Masalah Reproduksi pada Wanita

Perbedaan paling mendasar dari sistem reproduksi pria dan wanita adalah siklus menstruasi. Nah, beberapa tanda masalah reproduksi pada wanita yaitu:

  • Nyeri ketika Menstruasi

Masalah ini sering sekali terjadi pada wanita. Memang benar, sebagian besar wanita mengalami rasa nyeri ketika menstruasi, kram perut, sakit punggung, dan banyak ketidaknyamanan lainnya. Akan tetapi, waspada jika nyeri yang kamu alami tidak kunjung mereda, karena bisa mengindikasikan masalah medis, seperti endometriosis, stenosis serviks, atau peradangan pada panggul.

Baca juga: Pria dan Wanita, Ini Tips Jaga Kebersihan Alat Kelamin

  • Rasa Nyeri saat Buang Air Kecil

Selain nyeri menstruasi, beberapa wanita juga mengalami rasa nyeri ketika buang air kecil. Kondisi ini bisa menjadi tanda dari penyakit infeksi saluran kemih, vaginitis, kista ovarium, bahkan infeksi menular seksual. Jika kamu mengalaminya, segera periksakan kondisimu ke rumah sakit terdekat atau tanyakan langsung pada dokter spesialis. Gunakan aplikasi Halodoc untuk memudahkan kamu tanya jawab dengan dokter atau berobat ke rumah sakit.

  • Sakit Perut

Sakit perut bisa menandakan banyak kondisi medis, seperti gangguan pada sistem pencernaan atau adanya masalah pada bagian rahim pada wanita. Rasa sakit pada perut, terutama perut bagian bawah bisa mengindikasikan adanya masalah berupa kehamilan ektopik, miom atau fibroid, hingga dismenore atau nyeri menstruasi berlebihan.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Area Kelamin Harus Dibersihkan Sehabis Berkemih

Tanda Masalah Reproduksi pada Pria

Wanita memang lebih rentan terkena gangguan reproduksi. Akan tetapi, bukan berarti pria tidak memiliki risiko yang sama. Berikut ini beberapa tanda masalah reproduksi yang umum terjadi pada pria:

  • Ukuran Testis Membesar

Pembesaran testis pada pria bisa terjadi karena berbagai macam kondisi, seperti cairan yang terakumulasi, pertumbuhan jaringan yang tidak normal, atau pembengkakan. Terkadang, pembesaran testis juga disertai rasa nyeri. Kondisi medis yang menunjukkan gejala pembesaran testis, seperti hidrokel, epididimitis, varikokel, hingga kanker testis.

  • Nyeri ketika Berkemih

Sama seperti wanita, pria juga bisa mengalami nyeri ketika berkemih. Indikasi medisnya pun tidak jauh berbeda, seperti terserang infeksi saluran kemih atau tanda dari infeksi penyakit menular seksual. Namun, pada pria, nyeri ketika buang air kecil juga bisa menjadi tanda dari penyakit prostatitis, yaitu peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat, sehingga mengakibatkan terjadinya tekanan berlebih pada uretra.

Baca juga: Ini 7 Kebiasaan yang Dilakukan untuk Kesehatan Reproduksi Wanita

  • Nyeri atau Sakit Pinggang

Tidak hanya karena peregangan otot, sakit pinggang juga bisa menjadi tanda adanya masalah reproduksi. Pada pria, kondisi ini menandakan adanya indikasi medis berupa pembesaran prostat yang terjadi karena banyak hal, seperti infeksi bakteri, hormon yang tidak seimbang, atau kondisi medis tertentu, seperti kolesterol atau diabetes.

Itu tadi beberapa tanda masalah reproduksi pada pria ataupun wanita. Ingat, selalu jaga kesehatan tubuh, ya! Jika memang kamu merasa ada keluhan, jangan tunda untuk segera melakukan pengobatan.



Referensi: 
Medical News Today. Diakses pada 2020. What Can Make Urination Painful?
CDC. Diakses pada 2020. Common Reproductive Health Concerns for Women.