• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perkembangan Bayi 15 Bulan

Perkembangan Bayi 15 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bayi 15 bulan sudah mengetahui apa yang dia inginkan dan apa yang tidak dia inginkan. Pada usia tersebut pun dia sudah bisa berkata “tidak” untuk menanggapi permintaan orangtuanya. Penolakan yang tiba-tiba ini dapat mengejutkan bagi orangtua dari anak lain yang patuh. 

Meski begitu, orangtua tidak perlu khawatir karena pada perkembangan bayi, perilaku tersebut merupakan bagian khas dari pertumbuhan dan kepercayaan dirinya yang mulai tumbuh. Terus fokus pada hal positif bersama Si Kecil dan pastikan orangtua juga menghargai keinginannya dengan membuat pilihan yang aman dan sehat jika memungkinkan.

Apa Saja Perkembangan Bayi 15 Bulan?

Pada usia ini, Si Kecil juga telah menyempurnakan genggaman menjepit dan masih bekerja pada koordinasi keterampilan motorik halus antara lengan dan tangan. Cobalah untuk menunjukkan hubungan antara keterampilan intelektual dan motorik anak dengan melakukan kegiatan mencoret-coret. Letakkan beberapa krayon jumbo dan rekatkan beberapa lembar kertas besar ke meja atau dinding, lalu saksikan Si Kecil yang menggemaskan mengekspresikan imajinasinya.

Dia mungkin hanya menggunakan satu warna atau variasi warna dalam membuat karyanya. Jika orangtua bertanya kepadanya apa yang sedang dilukis, ia mungkin tidak akan tahu. Namun, itu tidak apa-apa, karena dia bersenang-senang membuat garis lurus dan berlekuk-lekuk dan menikmati bagaimana krayon secara ajaib meninggalkan warna di atas kertas.

Baca juga: Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Selain menggambar, kegiatan apa lagi yang bisa dinikmati bayi 15 bulan? Bermain bola, gimnasium pendakian kecil, dan push-pull adalah kegiatan yang menyenangkan untuk balita aktif yang suka menggunakan otot besar mereka. Untuk permainan yang lebih santai, tawarkan mainan yang memungkinkan eksperimen seperti balok berwarna cerah, mainan untuk disortir dan ditumpuk, dan apa saja yang memungkinkan anak meniru ibu dan ayahnya.

Mudah Terkena Flu

Tentu memilukan bagi orangtua ketika Si Kecil terserang penyakit, termasuk flu. Meski flu tampak seperti penyakit tidak berbahaya, memerangi flu mungkin bisa menjadi hal yang sangat sulit bagi tubuh Si Kecil. Selain itu, penyakit pada anak-anak pun dapat menyebabkan penurunan berat badan secara cepat. 

Bagaimana orangtua dapat membantu anak melalui demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit tubuh, dan kekurangan energi yang datang dengan flu? Salah satu penangkal flu yang paling efektif adalah vaksin pencegah flu yang diterima balita dari dokter anak. 

Vaksin tersebut dikenal untuk membantu anak memerangi penyakit musiman. Suntikan flu dapat melindungi balita dari flu atau mengurangi keparahan influenza dan menghindari beberapa komplikasi seperti pneumonia, demam, kedinginan, infeksi telinga, batuk, dan croup.

Baca juga: 4 Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 0-12 Bulan

Terlepas dari upaya terbaik orangtua untuk menjaga kesehatan anak, ia mungkin masih tertular virus flu. Kabar baiknya adalah ada beberapa pengobatan rumah yang aman dan dapat dilakukan untuk membantu tubuh anak mampu memerangi penyakit dan mengurangi gejala flu. Pastikan juga Si Kecil tetap terhidrasi dan beristirahat dengan cukup.

Untuk mengurangi hidung tersumbat, ibu dapat menggunakan diffuser untuk melembapkan udara. Di samping itu, ibu juga dapat menggunakan obat yang dijual bebas di apotek untuk menurunkan demam tinggi yang dialaminya. Ibu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran yang tepat. Ibu juga bisa membeli obat melalui aplikasi ini dan pesanan akan diantarkan dalam waktu kurang dari satu jam. 

Baca juga: Tahapan Penting Tumbuh Kembang Bayi di Tahun Pertama

Waktunya Menurunkan Berat Badan Ibu

Saat bayi menginjak usia 15 bulan, ibu bukan lagi seorang ibu pemula. Rutinitas ibu kembali normal dan nyaman dengan peran sebagai orangtua. Nah, inilah saatnya untuk merawat diri dan menurunkan berat badan setelah melahirkan. Mungkin sulit untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan saat ibu masih menyesuaikan dengan peran baru sebagai ibu. Namun, mulailah dengan membuat komitmen untuk menjaga kesehatan yang lebih baik. 

Referensi:

Parents. Diakses pada 2019. 15 Month Old Child Development.