• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini 5 Penyakit Terlangka di Dunia

Perlu Tahu, Ini 5 Penyakit Terlangka di Dunia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Tahukah kamu bahwa banyak jenis-jenis penyakit langka yang jarang diketahui oleh banyak orang. Penyakit langka merupakan penyakit yang sangat jarang terjadi dan jumlah pengidapnya hanya sedikit. Tidak hanya gejalanya yang unik, beberapa penyakit langka yang ada di dunia pun belum ditemukan obat untuk penyembuhannya.

Baca juga: Mengapa Penyakit Langka Sulit Didiagnosis?

Nah, ketahui jenis penyakit langka beserta gejalanya agar mendapatkan penanganan yang tepat, yaitu:

1. Progeria

Pernah mendengar penyakit progeria? Progeria menjadi salah satu penyakit yang cukup langka dan sedikit pengidapnya. Itulah mengapa penyakit progeria jarang didengar dan dikenal oleh orang banyak.

Dilansir dari National Center for Advancing Translational Sciences, progeria merupakan salah satu penyakit langka yang menyerang anak-anak. Anak-anak dengan kondisi progeria mengalami penuaan lebih cepat dibandingkan usianya. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan penyakit progeria pada anak. 

2. Sindrom Tangan Alien

Jika kamu pernah memiliki riwayat penyakit stroke, kanker, atau ada gangguan pada otak, sebaiknya waspada terhadap sindrom tangan alien. Penyakit sindrom tangan alien memiliki gejala utama yang dialami oleh pengidapnya, yaitu sulit mengendalikan kedua tangan.

Pengidapnya mengalami kedua tangannya bergerak atau bahkan tidak bisa digerakkan. Tidak hanya pada tangan, terkadang sindrom tangan alien menyebabkan anggota tubuh lain pun sulit dikendalikan atau digerakkan.

Baca juga: Perlu Tahu Penyakit Langka Exploding Head Syndrome?

3. Sindrom Adams Oliver

Dilansir dari Rare Disease, terdapat sebuah sindrom yang cukup langka, yaitu sindrom Adams Oliver. Sindrom Adams Oliver merupakan kelainan bawaan yang sangat langka dan menyerang bagian kulit kepala, kelainan jari tangan, dan juga jari kaki. Kondisi yang dialami tiap pengidapnya akan berbeda, ada yang terbilang ringan hingga sangat parah. Pada bayi yang mengalami sindrom Adams Oliver sejak dilahirkan, gejala sudah terlihat pada bagian kulit kepala yang muncul bekas luka tanpa rambut.

4. Exploding Head Syndrome

Exploding head syndrome menjadi salah satu kondisi ketika pengidapnya mengalami gangguan tidur. Pengidap akan terbangun dari tidur yang disebabkan kilatan cahaya terang, sesak napas, peningkatan detak jantung, dan pengidapnya merasa ada bunyi-bunyian yang besar seperti ledakan bom atau tembakan senapan.

Dilansir dari Web MD, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami exploding head syndrome, seperti tingkatan stres, adanya gangguan pada otak, dan gangguan pada bagian telinga.

5. Xeroderma Pigmentosum

Banyak orang berlomba untuk mendapatkan sinar matahari pagi. Namun, tidak bagi pengidap xeroderma pigmentosum. Pengidap xeroderma pigmentosum harus benar-benar terlindungi dari paparan sinar matahari.

Jika tidak, mereka mengalami kondisi sunburn pada bagian kulit yang mengalami paparan sinar matahari. Umumnya, kondisi ini disebabkan mutasi enzim langka yang menyebabkan kulit tidak dapat memulihkan dirinya sendiri setelah terpapar sinar matahari.

Baca juga: Ketahui Gejala dan Cara Menangani Sindrom Progeria

Itulah beberapa penyakit yang terbilang langka. Jika kamu mengalami beberapa keluhan pada kesehatan, tidak ada salahnya untuk gunakan aplikasi Halodoc agar kamu mendapatkan penanganan yang tepat terhadap keluhan kesehatan yang dialami.

Jangan lupa untuk tetap jaga kesehatan dengan mengonsumsi berbagai makanan yang bergizi. Penuhi kebutuhan cairan untuk tubuh setiap harinya agar kamu tidak mengalami dehidrasi.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Exploding Head Syndrome
Rare Disease. Diakses pada 2020. Adam Oliver Syndrome 
National Center for Advancing Translational Sciences. Diakses pada 2020. Progeria
National Center for Advancing Translational Sciences. Diakses pada 2020. Xeroderma Pigmentosum