18 July 2017

4 Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit

4 Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit

Halodoc, Jakarta - Sinar matahari atau dikenal juga sebagai sinar ultraviolet memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Misalnya saja untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan, vitamin D dapat mempengaruhi proses pembentukan tulang. Selain itu, asupan vitamin D yang cukup pun dapat membuat tulang tumbuh lebih kuat dan sehat.

Sedangkan bagi orang dewasa, vitamin D ini dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang. Pada orang dewasa apabila mengalami kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tulang keropos atau disebut juga osteoporosis.

Namun selain manfaat, sinar matahari pun ternyata dapat memberikan efek negatif lho, khususnya bagi kulit. Berikut ini adalah empat bahaya sinar matahari untuk kulit:

1.  Penuaan Dini
Apabila kulit terpapar sinar ultraviolet dalam waktu lama justru bukan vitamin D yang didapat. Jika berlebihan, sinar matahari justru dapat merusak serat kolagen dan elastin (lapisan dermis kulit). Akibatnya, kulit akan tampak keriput, kendur, dan pori-pori jadi membesar.

2.  Resiko Kanker Kulit
Selain penuaan kulit, efek jangka panjang radiasi sinar matahari pun bisa menyebabkan kanker kulit. Ini disebabkan paparan sinar matahari yang berlebihan bisa merusak materi genetik pada sel kulit. Kerusakan ini bisa menyebabkan pertumbuhan kulit jadi tidak terkendali sehingga berakibat kanker kulit.

3.  Kulit Terbakar
Akibat lain dari paparan sinar matahari berlebihan adalah potensi kerusakan kulit yang ditandai dengan berubahnya pigmen kulit. Warna kulit jadi kemerahan bahkan terlihat berwarna coklat terbakar. Radiasi ultraviolet yang mengenai kulit sangat berpotensi memicu reaksi inflamasi yang mengancam kesehatan tubuh. Kerusakan kulit ini pun meningkatkan risiko kanker dan penuaan dini.

4.  Gangguan Mata
Selain kulit, paparan sinar matahari berlebihan juga bisa merusak mata. Sinar ultraviolet bisa merusak saraf pusat penglihatan dan makula, yakni bagian retina di bagian belakang mata. Dalam jangka panjang, radiasi sinar matahari ini bisa menyebabkan katarak.

Nah, untuk menghindari paparan sinar matahari berlebih ikuti beberapa tips berikut:

  • Hindari paparan sinar matahari antara pukul 10:00-14:00 dan ingat untuk selalu menggunakan pelembab kulit dengan SPF minimal 24 sebelum beraktivitas di luar ruangan.
  • Lindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan payung atau pakaian. Hindari juga pakaian berwarna gelap saat berada di luar ruangan karena warna gelap dapat menyerap sinar matahari.
  • Untuk melindungi mata, gunakan kacamata dengan proteksi terhadap sinar ultraviolet.


Atasi masalah kesehatan dan kecantikan dengan bicara langsung pada ahlinya. Kamu bicara langsung dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat. Hubungi dokter spesialis pilihan dengan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Chat, Video Call, dan Voice Call. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang melalui App Store dan Google Play.