
Perlu Tahu, Ini Tanda dan Gejala PTSD yang Sering Terjadi
“Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau gangguan stres pasca trauma menjadi salah satu jenis penyakit mental yang umum terjadi. PTSD dapat muncul setelah seseorang mengalami suatu kejadian traumatis seperti kecelakaan, kekerasan, pelecehan, perang, atau bencana alam.”

DAFTAR ISI
- Mengenali Gejala PTSD
- Rekomendasi Obat PTSD
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Post-traumatic stress disorder (PTSD) adalah gangguan kesehatan mental yang dapat muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis. Kondisi ini bisa memengaruhi pikiran, emosi, perilaku, tidur, serta hubungan dengan orang lain.
Gejala PTSD tidak selalu muncul segera setelah kejadian. Jika keluhan berlangsung lama, mengganggu aktivitas, atau membuat seseorang merasa tidak aman, evaluasi dari dokter atau psikolog diperlukan.
Mengenali Gejala PTSD
Gejala PTSD umumnya terbagi menjadi beberapa kelompok. Pertama, seseorang dapat mengalami ingatan traumatis yang muncul berulang, mimpi buruk, kilas balik, atau tekanan emosional ketika mengingat kejadian tersebut.
Kedua, pengidap PTSD dapat menghindari tempat, orang, percakapan, atau aktivitas yang mengingatkan pada trauma. Gejala lain meliputi perasaan bersalah atau takut berlebihan, kehilangan minat, sulit merasakan emosi positif, mudah terkejut, waspada terus-menerus, mudah marah, dan sulit tidur.
Diagnosis tidak ditentukan hanya dari satu gejala. Dokter akan menilai jenis, lama, dan dampak keluhan, sekaligus memastikan gejala bukan disebabkan oleh obat, zat tertentu, atau kondisi kesehatan lain.
Obat bukan pilihan yang tepat untuk semua orang dan tidak boleh digunakan tanpa pemeriksaan. Produk berikut hanya dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari terapi yang ditentukan dokter, sehingga konsultasi tetap diperlukan sebelum membeli atau menggunakannya.
Rekomendasi Obat PTSD
1. Sertraline 50 mg Tablet
Sertraline merupakan obat golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang memengaruhi kadar serotonin di otak. Obat ini dapat diresepkan dokter untuk membantu menangani gejala PTSD, depresi, atau gangguan kecemasan. Dosis awal dan penyesuaian dosis bergantung pada kondisi pasien; gunakan sesuai resep dan jangan menghentikannya mendadak. Waspadai mual, gangguan tidur, atau perubahan suasana hati, dan segera cari bantuan bila muncul pikiran menyakiti diri.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sertraline 50 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Kalxetin 10 mg 10 Kapsul
Kalxetin mengandung fluoksetin, yaitu obat golongan SSRI yang bekerja dengan meningkatkan ketersediaan serotonin. Dokter dapat mempertimbangkannya untuk kondisi kesehatan mental tertentu, tetapi penggunaannya pada PTSD harus berdasarkan penilaian profesional. Dosis ditentukan dokter, dan obat ini dapat berinteraksi dengan obat lain; jangan menggunakannya tanpa resep atau mengganti dosis sendiri.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Kalxetin 10 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan gejala jika ingatan traumatis, mimpi buruk, kecemasan, atau perilaku menghindar berlangsung dan mengganggu pekerjaan, sekolah, tidur, maupun hubungan sosial. Penanganan dapat meliputi psikoterapi, seperti terapi yang berfokus pada trauma, dan obat tertentu bila dinilai perlu.
Jika muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain, merasa tidak mampu menjaga keselamatan diri, atau mengalami krisis berat, cari bantuan darurat dari fasilitas kesehatan terdekat dan mintalah orang tepercaya untuk menemani.
Untuk keluhan PTSD, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai gejala dan menentukan langkah penanganan yang aman.
Studi Terkait
Penanganan PTSD umumnya menekankan psikoterapi yang berfokus pada trauma. Obat antidepresan dapat digunakan pada kondisi tertentu berdasarkan evaluasi dokter, bukan sebagai pengganti terapi psikologis.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi membantu memastikan gejala yang dialami sesuai dengan PTSD atau kondisi lain. Dokter juga dapat menilai keamanan obat, interaksi obat, serta kebutuhan psikoterapi.
Chat dengan dokter Halodoc untuk mendapatkan arahan yang sesuai dengan kondisi kamu.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Post-traumatic stress disorder.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Post-traumatic stress disorder.
WebMD. Diakses pada 2026. Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi obat dan pengawasan obat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Kesehatan jiwa.
FAQ
Apakah semua orang yang mengalami trauma akan mengalami PTSD?
Tidak. Banyak orang mengalami stres setelah peristiwa traumatis dan kemudian membaik, sedangkan PTSD melibatkan gejala yang menetap atau mengganggu fungsi sehari-hari. Penilaian dokter diperlukan untuk memastikan diagnosis.
Apakah PTSD bisa sembuh?
PTSD dapat ditangani dengan psikoterapi dan, pada sebagian orang, obat yang diresepkan dokter. Respons setiap orang berbeda, sehingga rencana perawatan perlu disesuaikan.
Apakah boleh menghentikan obat PTSD saat sudah merasa lebih baik?
Jangan menghentikan obat tanpa berbicara dengan dokter karena penghentian mendadak dapat menimbulkan masalah tertentu. Dokter akan menentukan apakah dosis perlu diturunkan secara bertahap atau terapi dilanjutkan.




