Ad Placeholder Image

Pesona Bunga Andong yang Cantik dan Penuh Khasiat Unik

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juni 2026

Mengenal Manfaat Bunga Andong Serta Cara Merawatnya

Pesona Bunga Andong yang Cantik dan Penuh Khasiat UnikPesona Bunga Andong yang Cantik dan Penuh Khasiat Unik

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu melihat tanaman hias berdaun merah keunguan yang sering ditanam di pekarangan rumah atau sebagai pagar hidup? Tanaman tersebut sering kali dikenal dengan nama bunga andong atau hanjuang (Cordyline fruticosa). Meski lebih sering dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif karena warnanya yang mencolok dan indah, bunga andong sebenarnya menyimpan sejarah panjang dalam dunia pengobatan tradisional di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pengobatan herbal, hampir seluruh bagian dari tanaman andong, mulai dari daun, bunga, hingga akarnya, dipercaya memiliki khasiat terapeutik. Masyarakat tradisional sering menggunakan tumbukan daun andong sebagai pertolongan pertama untuk menghentikan pendarahan pada luka terbuka. Selain itu, air rebusan daun dan akarnya juga kerap dikonsumsi untuk meredakan demam, mengatasi disentri, hingga melancarkan siklus menstruasi pada wanita.

Khasiat medis dari tanaman ini tidak lepas dari kandungan senyawa fitokimia di dalamnya. Penelitian menunjukkan bahwa bunga andong kaya akan zat aktif seperti saponin, tanin, flavonoid, dan steroid. Saponin dan tanin dikenal memiliki sifat antibakteri dan astringen yang kuat, sehingga mampu mempercepat penutupan luka dan mencegah infeksi. Sementara itu, flavonoid bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi alami yang membantu meredakan peradangan di dalam tubuh.

Meski penggunaan bunga andong sangat bermanfaat sebagai pengobatan alternatif atau pertolongan pertama berbasis herbal, kamu tetap harus memperhatikan tingkat keparahan gejala yang dialami. Untuk luka terbuka yang cukup dalam atau demam yang mengganggu, menggunakan produk medis yang terstandarisasi tetap menjadi pilihan yang paling aman. Jika kamu membutuhkan obat-obatan medis atau suplemen kesehatan, kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan mudah, praktis, dan pesanan akan langsung diantar ke rumahmu.

Rekomendasi Pertolongan Pertama dan Perawatan Luka

Sebagai pendamping atau alternatif medis dari penggunaan herbal seperti bunga andong, berikut adalah beberapa rekomendasi produk pertolongan pertama untuk merawat luka dan meredakan nyeri atau demam yang bisa kamu siapkan di kotak P3K rumah:

1. Hansaplast Salep Luka 20 g

Hansaplast Salep Luka adalah salep serbaguna yang dirancang khusus untuk mendukung dan mempercepat proses penyembuhan luka minor, seperti luka sayat, luka gores, dan luka bakar ringan. Salep ini bekerja dengan menciptakan lapisan pelindung yang menjaga kelembapan optimal pada area luka, yang sangat penting untuk mencegah terbentuknya bekas luka yang tebal dan mempercepat regenerasi sel kulit.

Produk ini bebas dari pewangi, pewarna, dan bahan pengawet, sehingga sangat aman digunakan untuk bayi, anak-anak, maupun pemilik kulit sensitif. Cara penggunaannya sangat mudah, cukup oleskan tipis-tipis pada area luka yang sudah dibersihkan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari hingga luka benar-benar sembuh.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Salep Luka 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Betadine Antiseptic Solution mengandung Povidone-Iodine 10% yang bekerja secara efektif sebagai antiseptik untuk membunuh kuman penyebab infeksi pada luka. Sama halnya seperti sifat antibakteri pada getah atau daun andong, Betadine berfungsi sebagai perlindungan utama agar luka gores, luka sayat, atau luka lecet tidak mengalami infeksi bernanah.

Gunakan cairan ini dengan cara diteteskan pada kapas atau langsung pada luka, lalu usapkan secara perlahan. Produk ini dapat digunakan beberapa kali dalam sehari sesuai dengan kebutuhan perawatan luka. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Merawat Luka Ringan agar Cepat Kering dan Tidak Infeksi
  1. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh atau mengobati luka.
  2. Bersihkan luka di bawah air mengalir yang bersih untuk menghilangkan kotoran atau kerikil yang menempel.
  3. Gunakan antiseptik pada area luka untuk membunuh bakteri. Hindari penggunaan alkohol langsung pada luka terbuka karena dapat merusak jaringan tisu sehat.
  4. Tutup luka dengan plester atau kassa steril jika luka rentan terkena gesekan pakaian atau debu.
  5. Ganti perban atau plester setiap hari atau segera ganti jika perban basah dan kotor.

3. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Selain untuk luka, bunga andong sering direbus untuk menurunkan demam. Sebagai alternatif pengobatan medis yang cepat, Panadol dengan kandungan Paracetamol 500 mg adalah pilihan utama. Obat ini bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak (hipotalamus) untuk menurunkan demam serta menghambat sintesis prostaglandin untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala dan nyeri akibat luka.

Dosis umum untuk orang dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari (maksimal 8 kaplet dalam 24 jam). Obat ini relatif aman untuk lambung jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Manfaat dan Kandungan Bunga Andong

Tanaman andong bukanlah sekadar penghias taman. Dalam literatur botani dan farmakognosi, daun dan akar andong memiliki berbagai khasiat yang spesifik. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai zat hemostatik alami, yaitu agen yang dapat memicu pembekuan darah. Inilah alasan mengapa sejak zaman nenek moyang, daun andong sering diremas atau ditumbuk halus lalu ditempelkan pada luka berdarah untuk segera menghentikan pendarahannya.

Selain untuk pengobatan luar, rebusan daun andong merah sering disarankan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan seperti disentri dan diare. Ekstrak daun andong mengandung zat antibakteri yang mampu menekan pertumbuhan bakteri patogen di dalam usus. Tidak hanya itu, bagi wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur atau kram perut yang hebat saat haid, minum air rebusan akar andong dipercaya dapat membantu merelaksasi otot rahim dan melancarkan aliran darah.

Namun, sangat penting untuk diingat bahwa pengobatan herbal memiliki dosis yang tidak selalu presisi. Jika kamu ingin memanfaatkan bunga andong, pastikan daun yang digunakan sudah dicuci bersih untuk menghindari kontaminasi tanah dan bakteri. Rebus beberapa helai daun dengan air bersih hingga mendidih dan menyusut separuhnya, lalu saring sebelum diminum.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan berupa luka yang sulit sembuh atau demam yang tak kunjung turun, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Meski tanaman andong atau obat-obatan P3K bisa menjadi pertolongan pertama, penanganan medis lebih lanjut terkadang sangat diperlukan. Jika luka tidak kunjung mengering, muncul nanah, area luka terasa sangat panas, atau demam berlanjut lebih dari 3 hari, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Studi Terkait

Potensi medis dari tanaman andong (Cordyline fruticosa) terus mendapat perhatian dari kalangan akademis. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmacology (2026) meneliti efektivitas ekstrak etanol dari daun andong merah terhadap proses penyembuhan luka sayat. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelompok yang diaplikasikan salep ekstrak daun andong mengalami peningkatan pembentukan kolagen dan penutupan luka 30% lebih cepat dibandingkan kelompok kontrol. Hal ini mengonfirmasi kuatnya efek astringen dan anti-inflamasi dari kandungan tanin dan flavonoid di dalamnya.

Studi lain dalam Asian Pacific Journal of Tropical Medicine (2026) mengevaluasi sifat antimikroba dari rebusan akar andong. Penelitian ini menemukan bahwa senyawa saponin yang diekstraksi dari akar tanaman andong secara signifikan mampu menghambat proliferasi bakteri Shigella dysenteriae (penyebab disentri) secara in vitro. Temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat terhadap penggunaan empiris tanaman andong oleh masyarakat tradisional untuk mengobati penyakit infeksi pencernaan.

FAQ

1. Apakah daun dari bunga andong aman untuk dimakan langsung?
Daun andong umumnya tidak dikonsumsi langsung secara mentah karena teksturnya yang berserat dan rasanya yang getir. Untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, daun ini lebih sering direbus dan air rebusannya yang diminum, atau ditumbuk halus untuk penggunaan luar (dioleskan pada kulit).

2. Bagaimana cara meracik daun andong untuk mengobati luka?
Ambil 3-5 helai daun andong segar, cuci bersih dengan air mengalir. Tumbuk atau remas daun tersebut hingga hancur dan mengeluarkan sedikit cairan, lalu tempelkan langsung pada area luka yang berdarah dan balut dengan kain kassa yang bersih.

3. Apakah ibu hamil boleh meminum rebusan daun atau akar andong?
Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi rebusan tanaman herbal termasuk andong tanpa pengawasan dokter. Mengingat akar andong dipercaya dapat melancarkan siklus haid dengan merangsang otot rahim, konsumsinya selama kehamilan dapat berisiko menyebabkan kontraksi prematur.

4. Apa efek samping jika meminum rebusan daun andong terlalu banyak?
Karena mengandung tanin dan saponin dalam jumlah yang cukup tinggi, meminum air rebusan andong secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung, mual, atau sembelit. Konsumsilah dalam jumlah yang wajar (maksimal 1-2 gelas sehari) dan segera hentikan jika muncul ketidaknyamanan pada pencernaan.


Referensi:

  • PubMed. Diakses pada 2026. Phytochemical and Pharmacological Evaluation of Cordyline fruticosa.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Traditional Medicine Strategy.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cuts and scrapes: First aid.