Pijat Keseleo? Lakukan Ini Dulu Agar Cepat Sembuh

DAFTAR ISI
Kaki keseleo atau terkilir adalah cedera pada ligamen, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang di persendian. Kondisi ini sangat umum terjadi saat berolahraga, terjatuh, atau sekadar salah menapakkan kaki di permukaan yang tidak rata. Bagi masyarakat Indonesia, tindakan pertama yang sering terpikirkan adalah melakukan pijat urut untuk mengembalikan posisi sendi atau mengurangi rasa sakit.
Namun, tahukah kamu bahwa memijat kaki yang baru saja keseleo secara sembarangan justru bisa memperparah cedera? Pada fase akut (24-72 jam pertama), area yang cedera mengalami peradangan hebat. Jika dipijat dengan tekanan kuat pada titik cedera, pembuluh darah kecil bisa pecah dan jaringan ligamen yang robek bisa semakin parah. Oleh karena itu, penting untuk memahami teknik pijat yang benar serta kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Selain penanganan fisik yang tepat, penggunaan obat-obatan topikal maupun oral yang dijual bebas dapat membantu meredakan peradangan dan nyeri dengan lebih efektif. Pemilihan produk yang tepat akan mempercepat proses pemulihan sehingga kamu bisa kembali beraktivitas dengan normal tanpa terganggu rasa nyeri yang menusuk.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu mempercepat pemulihan keseleo? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk untuk Mengatasi Keseleo yang Ampuh
Berikut adalah beberapa pilihan produk kesehatan yang telah terbukti membantu meredakan gejala keseleo, mulai dari krim pereda nyeri hingga obat minum yang aman dikonsumsi sesuai dosis.
1. Counterpain Cream 30 g
Counterpain Cream adalah salah satu krim pereda nyeri otot dan sendi yang paling populer di Indonesia. Produk ini bekerja dengan memberikan sensasi hangat yang membantu melancarkan aliran darah di area yang dioleskan, sehingga rasa kaku dan nyeri akibat keseleo dapat berkurang secara perlahan.
Kandungan aktif utamanya meliputi Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol. Methyl Salicylate bekerja sebagai analgesik topikal yang menyerap ke dalam jaringan untuk menghambat prostaglandin penyebab nyeri. Sementara itu, Menthol memberikan efek pendinginan awal yang diikuti oleh rasa hangat dari Eugenol.
Manfaat: Meredakan nyeri sendi, nyeri otot, keseleo, dan memar akibat cedera olahraga atau aktivitas fisik.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan 3-4 kali sehari pada bagian yang sakit.
- Hanya untuk pemakaian luar. Hindari kontak dengan mata atau luka terbuka.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Voltaren Emulgel 10 g
Voltaren Emulgel mengandung zat aktif Diclofenac Sodium yang termasuk dalam golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID). Berbeda dengan krim hangat biasa, Voltaren bekerja langsung ke pusat peradangan untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit dari dalam jaringan.
Teknologi emulgel memungkinkan zat aktif menembus kulit dengan lebih cepat dan memberikan efek pendinginan yang nyaman saat pertama kali diaplikasikan. Produk ini sangat direkomendasikan untuk keseleo yang disertai pembengkakan (inflamasi).
Manfaat: Mengatasi peradangan akibat trauma pada tendon, ligamen, otot, dan sendi seperti yang terjadi pada kasus keseleo atau terkilir.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan secukupnya (biasanya sebesar biji jagung atau sesuai luas area) 3-4 kali sehari.
- Gosok perlahan sampai terserap sempurna oleh kulit.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pertolongan Pertama Keseleo (Metode RICE)
- Rest: Istirahatkan kaki yang cedera, jangan gunakan untuk menumpu beban tubuh selama 48 jam pertama.
- Ice: Kompres dengan es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam untuk mengurangi bengkak.
- Compression: Balut area keseleo dengan perban elastis (tidak terlalu kencang) guna menekan pembengkakan.
- Elevation: Posisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring untuk melancarkan aliran balik darah.
3. Hot In Cream Tube 60 g
Hot In Cream adalah krim analgesik dengan format yang tidak lengket dan cepat meresap. Produk ini diformulasikan untuk memberikan rasa panas yang konsisten guna merelaksasi otot-otot yang tegang di sekitar area kaki yang keseleo.
Kandungan Menthol, Methyl Salicylate, dan Pine Oil di dalamnya memberikan aroma terapi yang menenangkan sekaligus meredakan rasa tidak nyaman. Krim ini juga tidak meninggalkan bekas putih di kulit (white cast), sehingga nyaman digunakan saat sedang beraktivitas di luar rumah.
Manfaat: Meringankan pegal-pegal, nyeri sendi, nyeri otot, masuk angin, perut kembung, dan sakit kepala.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan secukupnya pada area yang membutuhkan sambil dipijat lembut (hanya pada otot di sekitar cedera, bukan pada ligamen yang bengkak).
- Gunakan sesuai kebutuhan, maksimal 3-4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hot In Cream Tube 60 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Salonpas Koyo 10 Lembar
Jika kamu lebih menyukai penanganan yang praktis tanpa perlu mengoleskan krim, Salonpas Koyo adalah pilihan yang tepat. Koyo ini bekerja dengan melepaskan zat aktif secara perlahan (sustained release) selama beberapa jam setelah ditempelkan ke kulit.
Mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor yang efektif meredakan nyeri lokal. Keunggulan koyo adalah kemampuannya untuk memberikan perlindungan dan kehangatan yang stabil pada titik nyeri tertentu tanpa risiko berceceran.
Manfaat: Membantu meredakan nyeri akibat keseleo, memar, sakit otot, dan nyeri sendi.
Dosis dan aturan pakai:
- Bersihkan dan keringkan area yang sakit sebelum menempelkan koyo.
- Tempelkan 1 lembar koyo pada area nyeri. Jangan digunakan lebih dari 8 jam per pemakaian.
- Gunakan maksimal 3-4 kali sehari pada titik yang sama.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
5. Panadol Extra 10 Kaplet
Terkadang, nyeri akibat keseleo cukup hebat sehingga obat oles saja tidak cukup. Panadol Extra hadir sebagai solusi sistemik. Obat ini menggabungkan Paracetamol dengan Caffeine. Paracetamol bekerja sebagai analgesik untuk meningkatkan ambang nyeri di otak, sementara Caffeine bertindak sebagai adjuvant yang meningkatkan efektivitas Paracetamol dalam meredakan nyeri yang membandel.
Produk ini sangat berguna jika rasa nyeri membuat kamu sulit tidur atau sulit berkonsentrasi pada pekerjaan sehari-hari. Panadol Extra relatif aman bagi lambung jika diminum sesuai aturan pakai.
Manfaat: Meredakan nyeri yang tidak dapat diatasi oleh paracetamol biasa, termasuk nyeri sendi, sakit kepala hebat, dan sakit gigi.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari.
- Jangan melebihi 8 kaplet dalam jangka waktu 24 jam.
- Berikan jeda minimal 4 jam antar dosis.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Pijat Keseleo yang Aman dan Benar
Sebagai ahli kesehatan, saya sering menekankan bahwa memijat langsung pada area yang bengkak dan kebiruan adalah kesalahan besar. Berikut adalah panduan langkah demi langkah cara menangani keseleo dengan pijatan yang benar:
1. Tunggu Hingga Masa Akut Berakhir
Jangan memijat area keseleo dalam waktu 48 jam pertama. Gunakan waktu ini untuk melakukan metode RICE. Pijatan baru boleh dilakukan setelah pembengkakan mulai mereda dan tidak ada rasa panas (suhu kulit normal) di area cedera. Untuk meredakan nyeri selama masa ini, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah agar proses pemulihan tidak terhambat.
2. Teknik Effleurage (Usapan Ringan)
Lakukan pijatan ringan dengan arah usapan menuju jantung. Misalnya, jika kaki kiri yang keseleo, mulailah memijat lembut dari arah jari kaki menuju betis. Gunakan minyak atau krim seperti Counterpain atau Hot In Cream untuk mengurangi gesekan. Teknik ini membantu memperlancar aliran getah bening dan mengurangi sisa-sisa cairan peradangan di sekitar sendi.
3. Fokus pada Otot Sekitar, Bukan Ligamen
Alih-alih menekan bagian yang paling sakit (biasanya di sisi luar mata kaki), pijatlah otot-otot betis (gastrocnemius) dan otot punggung kaki. Saat keseleo, otot-otot ini biasanya akan ikut menegang (spasme) sebagai mekanisme perlindungan tubuh. Merelaksasi otot sekitar akan sangat membantu mengurangi tarikan pada ligamen yang sedang pulih.
4. Hindari Gerakan Memutar yang Ekstrem
Jangan mencoba “menarik” atau “mengunci” sendi kaki (keretek) secara paksa. Ligamen yang robek butuh waktu untuk merapat kembali. Gerakan ekstrem justru berisiko menyebabkan robekan permanen yang memerlukan tindakan operasi.
Studi Mengenai Penanganan Ligamen
The Journal of Orthopaedic and Sports Physical Therapy menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa mobilisasi dini yang terkontrol (termasuk pijatan ringan di sekitar area cedera setelah fase akut) lebih efektif dalam mengembalikan fungsi sendi dibandingkan istirahat total yang berkepanjangan.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa sentuhan lembut merangsang sirkulasi mikro yang membawa nutrisi ke jaringan ikat yang rusak. Namun, ditekankan pula bahwa tekanan yang berlebihan pada fase awal justru meningkatkan risiko fibrosis atau pertumbuhan jaringan parut yang membuat sendi menjadi kaku di masa depan.
Jika setelah melakukan perawatan mandiri selama 3 hari nyeri tidak berkurang, atau kamu sama sekali tidak bisa menapakkan kaki, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Diagnosis dini melalui tanya jawab medis dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan profesional.
Punya Keluhan Kaki Keseleo tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti kaki keseleo, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sprained ankle – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Ankle Sprain Management: RICE Protocol.
Healthline. Diakses pada 2026. How to Massage a Sprained Ankle Safely.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Penanganan Pertama Cedera Olahraga dengan Metode RICE.
FAQ
1. Apakah boleh memijat kaki yang sedang bengkak karena keseleo?
Tidak disarankan memijat langsung area yang bengkak pada 48-72 jam pertama karena dapat memperparah kerusakan jaringan. Lakukan kompres es terlebih dahulu.
2. Apa tanda keseleo yang harus segera dibawa ke dokter?
Jika kamu tidak bisa berdiri atau menumpu beban sama sekali, muncul bunyi “pop” saat kejadian, atau bentuk sendi terlihat tidak wajar (deformitas).
3. Berapa lama proses pemulihan keseleo ringan?
Keseleo tingkat 1 (ringan) biasanya membaik dalam waktu 1 hingga 3 minggu dengan perawatan mandiri dan penggunaan krim pereda nyeri yang tepat.
4. Mana yang lebih baik untuk keseleo, kompres panas atau dingin?
Gunakan kompres dingin (es) untuk meredakan bengkak di 2 hari pertama. Kompres panas atau krim hangat hanya boleh digunakan setelah bengkak hilang untuk merelaksasi otot.





