Ad Placeholder Image

Prosedur Video Endoskopi Lambung untuk Deteksi Dini Penyakit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 16 September 2026

Mengenali prosedur video endoskopi lambung untuk deteksi dini masalah kesehatan saluran cerna.

Prosedur Video Endoskopi Lambung untuk Deteksi Dini PenyakitProsedur Video Endoskopi Lambung untuk Deteksi Dini Penyakit

DAFTAR ISI


Video endoskopi lambung adalah pemeriksaan untuk melihat kondisi bagian dalam saluran cerna bagian atas secara langsung. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mencari penyebab nyeri ulu hati, mual berkepanjangan, sulit menelan, perdarahan, atau keluhan pencernaan lain.

Prosedur ini sebaiknya dilakukan berdasarkan penilaian dokter, terutama bila keluhan tidak membaik atau disertai tanda bahaya. Berikut penjelasan mengenai proses dan persiapan video endoskopi lambung.

Prosedur Video Endoskopi Lambung

Video endoskopi lambung, atau esophagogastroduodenoscopy (EGD), menggunakan selang lentur berkamera yang dimasukkan melalui mulut hingga kerongkongan, lambung, dan bagian awal usus halus. Kamera menampilkan gambar pada monitor sehingga dokter dapat melihat peradangan, luka, polip, penyempitan, atau sumber perdarahan.

Sebelum pemeriksaan, pasien biasanya diminta berpuasa sekitar 6–8 jam sesuai arahan fasilitas kesehatan. Dokter dapat memberikan obat penenang atau semprot anestesi lokal pada tenggorokan agar prosedur lebih nyaman.

Jika diperlukan, dokter dapat mengambil sedikit sampel jaringan atau melakukan tindakan tertentu melalui endoskop. Setelah pemeriksaan, tenggorokan mungkin terasa tidak nyaman sementara, dan pasien sebaiknya tidak mengemudi bila mendapatkan obat penenang.

Video endoskopi lambung tidak selalu berarti terdapat penyakit serius. Hasil pemeriksaan perlu dibaca bersama gejala, riwayat kesehatan, dan bila ada, hasil biopsi.

Persiapan dan Kapan Harus ke Dokter

  • Ikuti aturan puasa dan obat yang diberikan oleh dokter atau rumah sakit.
  • Informasikan alergi, kehamilan, penyakit penyerta, serta penggunaan obat pengencer darah.
  • Datang dengan pendamping bila prosedur menggunakan obat penenang.
  • Segera cari pertolongan bila setelah pemeriksaan terjadi muntah darah, buang air besar hitam, nyeri perut hebat, sesak, demam, atau sulit menelan yang memburuk.

Untuk keluhan pencernaan yang menetap atau membutuhkan penilaian prosedur, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam dapat membantu menentukan langkah berikutnya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat, vitamin atau suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu menilai gejala, menjelaskan kebutuhan pemeriksaan, dan memberikan arahan yang sesuai. Dokter juga dapat membantu menentukan apakah keluhan memerlukan video endoskopi lambung atau pemeriksaan lain.

Chat dengan dokter Halodoc tersedia kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan.

Referensi

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2026. Upper GI Endoscopy.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Patient Safety and Quality of Care.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pelayanan Kesehatan Saluran Cerna.
WebMD. Diakses pada 2026. Upper GI Endoscopy.
PubMed. Diakses pada 2026. Upper Gastrointestinal Endoscopy and Biopsy.

FAQ

Apakah video endoskopi lambung terasa sakit?

Prosedur biasanya tidak menimbulkan nyeri berat karena tenggorokan dapat diberikan anestesi lokal dan pasien mungkin mendapat obat penenang. Rasa tidak nyaman atau kembung ringan dapat muncul setelah pemeriksaan.

Berapa lama prosedur berlangsung?

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 15–30 menit, tetapi waktu di fasilitas kesehatan bisa lebih lama karena persiapan dan pemulihan. Durasi dapat berbeda sesuai kondisi dan tindakan tambahan yang diperlukan.

Apakah harus dirawat inap?

Video endoskopi lambung biasanya merupakan prosedur rawat jalan. Namun, dokter dapat menyarankan observasi atau perawatan lebih lanjut bila ditemukan kondisi tertentu.

Kapan hasil pemeriksaan keluar?

Hasil pengamatan langsung sering dapat dijelaskan setelah prosedur. Jika dilakukan biopsi, hasil jaringan biasanya memerlukan waktu lebih lama sesuai proses pemeriksaan laboratorium.