• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Proses Terjadinya Ascariasis, Parasit yang Masuk ke Tubuh

Proses Terjadinya Ascariasis, Parasit yang Masuk ke Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Ascariasis adalah infeksi usus kecil yang disebabkan oleh spesies cacing gelang bernama Ascaris lumbricoides. Sebenarnya bagaimana proses cacing gelang tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia hingga menyebabkan terjadinya ascariasis? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Ascariasis adalah infeksi yang umum terjadi di negara-negara berkembang yang tidak memiliki fasilitas sanitasi yang modern. Ascaris lumbricoides adalah sejenis parasit yang dapat ditemukan di tanah. Cacing ini dapat menginfeksi manusia bila telurnya tidak sengaja masuk ke dalam tubuh melalui tanah, makanan, atau air yang sudah terkontaminasi.

Proses Terjadinya Ascariasis

Ketika masuk ke dalam tubuh, Ascaris lumbricoides akan menginfeksi usus kecil pengidap dan bertindak sebagai parasit yang hidup dan mengambil nutrisi dari saluran usus inangnya untuk bertumbuh dari telur, larva, hingga menjadi cacing dewasa. Begini kira-kira tahapan kehidupan cacing gelang dalam tubuh manusia:

  • Telur menetas menjadi larva di usus kecil inang.

  • Larva melakukan perjalanan ke jantung dan paru-paru melalui aliran darah atau sistem limfatik.

  • Setelah matang selama sekitar 10–14 hari di paru-paru, larva akan masuk ke saluran udara dan naik ke tenggorokan.

  • Pengidap dapat menelan larva kembali atau mengeluarkan larva tersebut ketika batuk.

  • Bila tertelan, larva akan pindah ke usus dan bertumbuh menjadi cacing jantan atau betina. Cacing betina dapat memiliki panjang lebih dari 40 sentimeter dan berdiameter kurang dari 6 milimeter. Cacing jantan umumnya lebih kecil.

  • Cacing betina dapat menghasilkan sekitar 200.000 telur per hari bila ada cacing betina dan jantan di usus.

  • Telur-telur tersebut dapat keluar dari tubuh pengidap melalui feses.

Seluruh proses di atas, mulai dari telur masuk ke dalam tubuh hingga deposit telur, membutuhkan waktu sekitar dua atau tiga bulan. Cacing Ascariasis dapat hidup di dalam tubuh manusia selama satu atau dua tahun.

Baca juga: 5 Trik Sederhana Ini Bisa Bikin Si Kecil Jauh dari Infeksi Cacing Gelang

Waspadai Penularannya

Ascariasis paling sering dialami oleh anak-anak, karena mereka lebih cenderung bermain di tanah dan berisiko terinfeksi penyakit tersebut ketika mereka memasukkan tangan ke dalam mulut setelah bermain di tanah yang mengandung telur cacing ascariasis. 

Selain itu, seseorang juga berisiko terinfeksi Ascariasis bila mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, terutama bila mereka tidak mencuci makanan atau tangan mereka dengan bersih. Misalnya, mengonsumsi buah atau sayuran yang ditanam di tanah yang mengandung telur ascariasis, tanpa mencucinya terlebih dahulu. 

Cara penularan tersebut dapat terjadi karena di beberapa negara berkembang, kotoran manusia masih digunakan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman. Fasilitas sanitasi yang buruk juga memungkinkan kotoran manusia bercampur dengan tanah di pekarangan, parit, dan ladang. Seseorang juga bisa terinfeksi ascariasis bila mengonsumsi daging babi mentah atau hati ayam yang terinfeksi.

Namun, perlu diketahui, ascariasis tidak dapat menyebar langsung dari orang ke orang, melainkan seseorang harus bersentuhan dengan tanah yang terkontaminasi dengan kotoran manusia, atau babi yang mengandung telur cacing ascariasis, ataupun air yang sudah terkontaminasi.

Baca juga: Anak Memiliki 5 Kebiasaan Ini? Awas Terinfeksi Cacing Gelang

Gejala Ascariasis yang Bisa Terjadi

Pada awal terinfeksi, ascariasis mungkin tidak menimbulkan gejala apa-apa. Namun, seiring bertumbuhnya cacing di dalam usus kecil, pengidap mungkin dapat mengalami gejala-gejala berikut:

  • Sakit perut,

  • Tidak nafsu makan,

  • Ada cacing di tinja,

  • Muntah,

  • Mual,

  • Diare,

  • Penurunan berat badan.

Pada tahap yang lebih lanjut, cacing dapat melakukan perjalanan ke paru-paru. Bila hal ini terjadi, pengidap juga dapat mengalami gejala-gejala berikut:

  • Demam,

  • Ketidaknyamanan di dada,

  • Batuk tersedak,

  • Lendir berdarah,.

  • Sesak napas,

  • Mengi,

Baca juga: Begini Tatalaksana untuk Menangani Penyakit Ascariasis

Bila kamu mengalami gejala ascariasis seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan terkait gejala kesehatan yang kamu alami, kamu bisa langsung buat janji di rumah sakit pilihanmu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ascariasis.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about ascariasis.