• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Penularan Ascariasis dari Kucing ke Manusia

Begini Penularan Ascariasis dari Kucing ke Manusia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Ascariasis adalah infeksi pada usus kecil yang disebabkan oleh Ascaris lumbricoides, yang merupakan spesies cacing gelang. Cacing gelang ini bersifat parasit dan infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang cukup umum terjadi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat bahwa sekitar 10 persen penduduk di negara berkembang terinfeksi cacing. 

Ascariasis paling sering terjadi di tempat-tempat tanpa sanitasi modern. Orang mendapatkan parasit melalui makanan dan air yang tidak aman. Infeksi biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi sejumlah besar cacing gelang (infestasi cacing yang lebih berat) dapat menyebabkan masalah pada paru-paru atau usus.

Namun, parasitisme gastrointestinal juga merupakan masalah umum pada kucing. Parasit ini bisa menyebabkan beberapa gejala pada kucing peliharaanmu, seperti bulu berubah kusam, batuk, muntah, diare, kotoran berlendir atau berdarah, kehilangan nafsu makan, selaput lendir pucat, atau penampilan perut buncit. Hal yang penting, beberapa parasit pada kucing ini juga berpotensi menginfeksi manusia.

Baca juga: Begini Tatalaksana untuk Menangani Penyakit Ascariasis 

Cara Penularan Parasit dari Kucing ke Manusia

Penularan cacing yang bersifat parasit dari kucing ke manusia memang bukan hal yang tidak mungkin. Cacing gelang penyebab ascariasis juga bisa menjadi risiko kesehatan bagi manusia. Sumber infeksi manusia yang paling umum adalah dengan menelan telur yang berasal dari tanah yang terkontaminasi kotoran kucing atau anjing. Namun, dengan menerapkan kebersihan yang baik, maka risiko penularan pada manusia akan hilang.

Sejumlah cara sederhana untuk mencegah penularan ascariasis dari kucing ke manusia adalah:

  • Memastikan agar kucing tidak buang kotoran di sekitar rumah, dan jika terjadi maka segera dibersihkan.
  • Selalu mencuci tangan dengan air bersih dan sabun tiap sebelum makan, sebelum memasak dan menyediakan makanan, setelah buang air besar, dan setelah menyentuh tanah.
  • Memastikan untuk mencuci buah dan sayuran hingga bersih, terutama yang ditanam di kebun sendiri sebelum dikonsumsi.
  • Pastikan masakan benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Memastikan anak segera mencuci tangan sehabis bermain dengan tanah dan jangan sampai mereka bermain tanpa pengawasan. Selain itu, pastikan anak menggunakan sandal saat bermain. 

Baca juga: Ini Penyebab Ascariasis Alias Infeksi Cacing Gelang

Lantas, Apa Saja Gejala Ascariasis?

Orang dengan ascariasis seringkali tidak menunjukkan gejala. Namun, gejala menjadi lebih terlihat saat infeksi cacing gelang tumbuh. Cacing gelang bisa menetap di paru-paru dan menyebabkan beberapa gejala, seperti: 

  • Sering batuk atau tersedak.
  • Mengi atau sesak napas.
  • Pneumonia aspirasi (jarang).
  • Adanya darah dalam lendir.
  • Rasa tidak nyaman di dada.
  • Demam.

Sementara itu, cacing gelang juga bisa menyerang usus dan kemudian menyebabkan:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Penyumbatan usus, yang menyebabkan sakit parah dan muntah.
  • Kehilangan selera makan.
  • Cacing terlihat di tinja.
  • Ketidaknyamanan atau nyeri perut.
  • Penurunan berat badan.
  • Gangguan pertumbuhan pada anak karena malabsorpsi.

Beberapa orang dengan gejala yang makin parah bisa mengalami kelelahan dan demam. Untuk itu, sebaiknya segera diskusikan dengan dokter di Halodoc jika beberapa gejala tersebut muncul. Dokter di Halodoc akan memberikan perawatan awal untuk meringankan gejala. 

Baca juga: 4 Penyebab Cacingan Alias Ascariasis pada Anak

Bagaimana Cara Pengobatan Ascariasis?

Dokter biasanya mengobati cacing gelang dengan obat antiparasit. Pengobatan yang paling umum digunakan meliputi:

  • Albendazole (Albenza).
  • Ivermectin (Stromectol).
  • Mebendazole (Vermox).

Jika kamu memiliki kasus lanjut, kamu mungkin memerlukan perawatan lain. Dokter mungkin merekomendasikan operasi untuk mengendalikan serangan yang lebih besar. Kamu juga perlu dioperasi jika cacing gelang benar-benar menghalangi usus.

Banyak orang sembuh dari ascariasis dengan pengobatan minimal. Gejala bisa hilang bahkan sebelum semua cacing hilang. Namun, ascariasis dapat menyebabkan komplikasi bila terdapat infestasi cacing yang besar. Jika kamu merasa telah terinfeksi cacing gelang, pastikan untuk menemui dokter.

ReferensI:
Cornell University College of Veterinary Medicine. Diakses pada 2020. Gastrointestinal Parasites of Cats.
Healthline. Diakses pada 2020. Ascariasis.
VCA Hospitals. Diakses pada 2020. Roundworm Infection in Cats.