Pubertas dan Tanda Anak Laki-Laki Berhenti Bertumbuh

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   30 Juni 2021
Pubertas dan Tanda Anak Laki-Laki Berhenti BertumbuhPubertas dan Tanda Anak Laki-Laki Berhenti Bertumbuh

Bagi anak laki-laki yang sedang mengalami pubertas, mungkin ada beberapa hal yang dirasa tidak nyaman untuk dibicarakan. Termasuk pada kedua orangtua. Padahal, sangat penting untuk memantau kondisi tubuh dan memastikan pertumbuhan terjadi dengan sempurna. Lantas, apa yang harus orangtua lakukan dalam kondisi tersebut? Ketahui tanda anak laki-laki berhenti bertumbuh.

Halodoc, Jakarta – Pubertas menjadi tanda beralihnya seorang anak menjadi remaja, sampai akhirnya bisa disebut dewasa. Selama masa ini, ada banyak perubahan yang terjadi pada anak, termasuk perubahan pada tinggi badan, suara, serta bentuk tubuh. Semua perubahan tersebut akan dialami anak dalam rentang waktu tertentu. 

Lantas, kapan anak laki-laki akan berhenti bertumbuh atau mengalami perubahan pada bentuk tubuh? Jawabanya bisa berbeda-beda. Sebab, setiap anak memiliki waktunya masing-masing, serta ada faktor-faktor lainnya yang bisa memengaruhi pertumbuhan. Namun secara umum, anak laki-laki akan mulai berhenti bertumbuh setelah melewati usia 16 tahun. 

Baca juga: Inilah Alasan Anak Lebih Cepat Mengalami Pubertas

Tanda Pubertas pada Anak Laki-laki 

Pertumbuhan anak menuju dewasa biasanya membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Pada anak laki-laki, umumnya mulai mengalami pubertas atau perubahan pada tubuh saat memasuki usia 11 atau 12 tahun, tetapi bisa lebih cepat atau lebih lambat. Setelah memasuki masa pubertas, proses pertumbuhan dan perubahan tubuh biasanya akan berlangsung sekitar 4 tahun. 

Dengan anggapan tersebut, anak laki-laki disebut akan berhenti tumbuh pada usia 16 tahun. Namun, ada juga yang menyebut bahwa proses pertambahan tinggi badan dan perubahan fisik bisa terus terjadi hingga usia 18 tahun. Pada fase ini, Si Kecil akan mengalami banyak perubahan yang terlihat aneh dan mungkin tidak nyaman untuk dibicarakan dengan siapapun, termasuk orangtua. 

Maka dari itu, penting bagi ayah dan ibu untuk mengetahui apakah pertumbuhan anak terjadi dengan sempurna atau tidak. Cobalah untuk mengamati dan mencari tahu kapan pubertas anak laki-laki mulai terjadi, apakah semua tanda sudah muncul, serta temukan pada usia berapa sebenarnya pertumbuhan anak berhenti. 

Baca juga: Berapa Tinggi Badan Ideal untuk Anak Laki-Laki?

Tanda awal pubertas pada anak laki-laki terjadi pada area intimnya, yaitu pembesaran testis hingga tumbuh bulu-bulu halus di area tersebut. Selanjutnya, akan banyak perubahan fisik yang terjadi, dan biasanya cepat. Anak laki-laki biasanya akan mulai mengalami mimpi basah, masturbasi, perubahan pada suara yang menjadi lebih berat, wajah berjerawat, serta tumbuh bulu di wajah atau bagian tubuh lain. 

Anak laki-laki juga akan mengalami pertambahan tinggi badan. Puncak atau akhir dari pertumbuhan anak laki-laki biasanya terjadi saat memasuki usia 16 hingga 18 tahun. Hal ini biasanya ditandai dengan kondisi fisik, organ intim, dan suara anak yang sudah berubah total. Selain itu, tinggi badan anak laki-laki juga sudah tidak lagi bertambah dalam waktu yang lama. 

Namun, ayah dan ibu harus mewaspadai jika anak berhenti tumbuh di usia yang terlalu dini. Bisa jadi itu bukan tanda akhir dari pubertas, melainkan gejala kondisi tertentu. Anak laki-laki bisa mengalami terlambat tumbuh dan hal itu tidak boleh diabaikan. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu anak laki-laki terlambat tumbuh, di antaranya: 

  • Gangguan kesehatan yang memengaruhi tiroid.
  • Gangguan hormon pertumbuhan.
  • Gangguan kadar insulin.
  • Rendahnya kadar hormon seksual. 
  • Down sindrom atau kelainan genetik lainnya. 
  • Manlutrisi.
  • Anak mengalami obesitas alias kelebihan berat badan. 

Baca juga: Masuk Usia 40, Pria Alami Puber Kedua?

Selain itu, ada hal-hal lain yang mungkin menjadi penyebab anak terlambat mengalami pubertas. Biar lebih jelas, coba tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lebih mudah untuk menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan pertanyaan seputar kesehatan dan dapatkan rekomendasi terbaik dari ahlinya. Download Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2021. When Do Boys Stop Growing?
Verywell. Diakses pada 2021. When Do Boys Stop Growing?

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan