Ad Placeholder Image

Resep Cireng Kuah Pedas yang Bikin Nagih di Rumah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Agustus 2026

Resep Lezat Cireng Kuah Pedas Segar yang Bikin Ketagihan untuk Camilan Sore di Rumah

Resep Cireng Kuah Pedas yang Bikin Nagih di RumahResep Cireng Kuah Pedas yang Bikin Nagih di Rumah

DAFTAR ISI


Cireng kuah merupakan salah satu camilan khas Jawa Barat yang banyak digemari karena perpaduan teksturnya yang kenyal serta kuah pedas gurih yang menyegarkan. Makanan berbasis tepung tapioka ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin atau sebagai selingan santai di sore hari bersama keluarga.

Selain kelezatannya, tepung tapioka sebagai bahan utama cireng mengandung karbohidrat yang dapat memberikan pasokan energi secara cepat bagi tubuh. Meski begitu, karena cireng diolah dengan cara digoreng dan disajikan bersama kuah pedas, penting bagi kamu untuk memperhatikan porsi serta tingkat kepedasannya agar tidak mengganggu sistem pencernaan.

Membuat cireng kuah sendiri di rumah tentu lebih aman dan higienis. Kamu bisa menyesuaikan kebersihan bahan, penggunaan minyak goreng, hingga kadar cabai sesuai toleransi lambungmu. Yuk, simak resep praktis dan tips sehat menikmati cireng kuah berikut ini!

Resep Cireng Kuah Pedas yang Gurih dan Bikin Nagih

Berikut adalah bahan-bahan serta langkah mudah untuk membuat cireng kuah pedas yang lezat di rumah:

Bahan Adonan Cireng:

  • 250 gram tepung tapioka (sisihkan 2 sendok makan untuk baluran)
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 200 ml air panas mendidih
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bahan Kuah Pedas:

  • 5 buah cabai rawit merah (sesuaikan tingkat kepedasan)
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 2 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 1 kencur ruas kecil (opsional, untuk aroma khas seblak/cuanki)
  • 400 ml air
  • Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
  • 1 perasan jeruk limau

Cara Membuat:

  1. Buat Adonan Cireng: Campurkan tepung tapioka, bawang putih halus, daun bawang, garam, dan kaldu bubuk dalam wadah. Tuangkan air panas mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga adonan menyatu dan dapat dibentuk (jangan diuleni terlalu kuat agar cireng tidak keras).
  2. Bentuk Cireng: Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu balur tipis dengan sisa tepung tapioka kering.
  3. Goreng Cireng: Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng cireng hingga matang dan mengembang krispi di bagian luar. Angkat dan tiriskan.
  4. Buat Kuah Pedas: Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan kencur. Tumis bumbu halus hingga harum. Tuangkan air, lalu tambahkan garam, gula, dan penyedap. Masak hingga mendidih dan koreksi rasa. Matikan api dan beri perasan jeruk limau.
  5. Sajikan: Tata cireng goreng di dalam mangkuk, lalu siram dengan kuah pedas hangat. Cireng kuah siap dinikmati!

Tips Sehat Mengonsumsi Cireng Kuah

Agar tetap bisa menikmati camilan favorit tanpa mengorbankan kesehatan pencernaan, menerapkan beberapa tips sehat berikut sangat dianjurkan:

  • Batasi Tingkat Kepedasan: Penggunaan cabai berlebih dapat merangsang peningkatan asam lambung dan memicu iritasi saluran cerna.
  • Gunakan Minyak Sekali Pakai: Hindari menggunakan minyak goreng bekas berulang kali untuk mengurangi asupan lemak jenuh dan radikal bebas.
  • Tiriskan Minyak dengan Baik: Gunakan kertas penyerap minyak setelah menggoreng cireng agar kadar lemak tidak terlalu tinggi.
  • Imbangi Asupan Serat dan Air Putih: Pastikan kamu tetap mengonsumsi sayuran, buah-buahan, serta air putih yang cukup sepanjang hari untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of Digestive Diseases (2026) menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan yang digoreng bersamaan dengan kuah pedas dapat memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan risiko iritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif. Oleh karena itu, batasan porsi yang bijak sangat disarankan saat mengonsumsi makanan olahan berkuah pedas.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami keluhan seperti nyeri ulu hati hebat, mual berlebih, diare, atau perut kembung setelah mengonsumsi makanan pedas dan berminyak yang tidak kunjung membaik dalam 1–2 hari, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu memiliki riwayat masalah pencernaan atau gangguan maag dan ingin tahu pola makan yang tepat, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat memberikan saran nutrisi serta penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi fisikmu secara praktis tanpa harus keluar rumah.

FAQ

1. Apakah cireng kuah aman dikonsumsi penderita asam lambung?
Penderita asam lambung sebaiknya membatasi atau menghindari cireng kuah yang terlalu pedas dan asam. Kandungan cabai serta tekstur minyak dari gorengan dapat memicu refluks asam lambung dan rasa terbakar di dada.

2. Berapa kalori rata-rata dalam satu porsi cireng kuah?
Satu porsi cireng kuah rata-rata mengandung sekitar 250–350 kalori, tergantung pada ukuran cireng, penggunaan minyak saat menggoreng, dan bahan tambahan pada kuahnya.

3. Bagaimana caranya agar cireng tidak keras atau alot saat dingin?
Pastikan menyiram tepung tapioka menggunakan air yang benar-benar mendidih saat membuat adonan biyangg/adonan awal. Selain itu, hindari menguleni adonan secara berlebihan agar teksturnya tetap krispi di luar dan lembut di dalam.

4. Bolehkah makan cireng kuah setiap hari?
Tidak disarankan makan cireng kuah setiap hari. Makanan ini tinggi karbohidrat olahan dan natrium serta rendah serat, sehingga sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali sebagai camilan selingan.

Referensi

Journal of Digestive Diseases. Diakses pada 2026. Nutritional Implications and Gastrointestinal Tolerance of Spicy Fried Starchy Foods.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Promoting Healthy Diets and Reducing Salt and Fat Intake.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) Harian.
WebMD. Diakses pada 2026. Heartburn and Spicy Foods: What You Need to Know.