
Resep Cumi Asin Cabai Hijau yang Gurih dan Bikin Nagih
Intip resep cumi asin pedas mantap yang praktis dan bikin nagih untuk menu makan siang di rumah.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Resep Cumi Asin
- Tips Mengolah Cumi Asin
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Resep cumi asin dapat menjadi pilihan lauk praktis dengan cita rasa gurih, pedas, dan menggugah selera. Bahan ini cocok dipadukan dengan cabai hijau, bawang, serta tomat untuk menghasilkan hidangan yang nikmat disantap bersama nasi hangat.
Sebelum dimasak, cumi asin perlu diolah dengan tepat agar rasa asinnya tidak terlalu kuat dan teksturnya tetap kenyal. Dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa membuat tumis cumi asin yang lezat di rumah.
Tumis Cumi Asin Cabai Hijau
Kunci membuat cumi asin yang enak adalah merendamnya terlebih dahulu dalam air hangat. Langkah ini membantu mengurangi kelebihan garam sekaligus membersihkan bahan sebelum ditumis.
Untuk menjaga teksturnya, masak cumi dalam waktu singkat dengan api sedang hingga bumbu meresap. Hindari menambahkan garam terlalu banyak karena cumi asin umumnya sudah memiliki rasa asin alami.
Rekomendasi Resep Cumi Asin
Artikel ini membahas resep makanan, bukan keluhan kesehatan atau penggunaan obat, sehingga tidak ada rekomendasi produk obat yang diperlukan. Jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan pembatasan garam, pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi cumi asin.
Bahan yang Dibutuhkan
- 250 gram cumi asin, cuci dan rendam dalam air hangat.
- 5 buah cabai hijau, iris serong.
- 5 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih, iris tipis.
- 1 buah tomat, potong-potong.
- 2 lembar daun salam dan 1 ruas lengkuas, memarkan.
- Minyak secukupnya untuk menumis.
- Gula secukupnya, tanpa tambahan garam atau gunakan sangat sedikit.
Cara Memasak
- Rebus atau rendam cumi asin dalam air hangat selama beberapa menit, lalu tiriskan.
- Tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, dan lengkuas hingga harum.
- Masukkan cabai hijau dan tomat, kemudian aduk sampai sedikit layu.
- Tambahkan cumi asin dan gula secukupnya. Aduk hingga bumbu merata.
- Masak sebentar sampai cumi matang, lalu angkat dan sajikan.
Tips Mengolah Cumi Asin
Pilih cumi asin yang aromanya tidak menyengat, warnanya wajar, dan tidak berlendir. Setelah direndam, bilas kembali dengan air mengalir agar sisa garam dan kotoran berkurang.
Cumi asin termasuk bahan makanan dengan kandungan natrium yang dapat cukup tinggi. Karena itu, konsumsi secukupnya dan imbangi dengan sayuran, lauk segar, serta air putih.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan diri jika setelah mengonsumsi makanan muncul sesak napas, bengkak pada wajah atau bibir, muntah berulang, maupun pusing berat. Keluhan tersebut dapat memerlukan penilaian medis segera, terutama jika gejalanya memburuk.
Untuk pertanyaan kesehatan lainnya, kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.
Studi Terkait
Pola makan seimbang menganjurkan konsumsi beragam bahan pangan dengan memperhatikan jumlah garam, gula, dan lemak. Pada orang dengan tekanan darah tinggi atau kondisi tertentu, dokter dapat memberikan anjuran asupan natrium yang lebih spesifik.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu menjawab pertanyaan kesehatan secara praktis, termasuk ketika kamu memiliki keluhan setelah mengonsumsi makanan atau perlu mengetahui apakah suatu makanan sesuai dengan kondisi kesehatanmu.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi keamanan pangan.
PubMed. Diakses pada 2026. Seafood consumption and health.
FAQ
Apakah cumi asin perlu direndam sebelum dimasak?
Ya, cumi asin sebaiknya direndam atau direbus sebentar dalam air hangat, kemudian dibilas. Cara ini membantu mengurangi rasa asin dan membersihkan bahan.
Berapa lama cumi asin dimasak?
Cumi asin umumnya cukup dimasak sebentar sampai bumbu meresap. Memasaknya terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi lebih alot.
Apakah cumi asin boleh dikonsumsi setiap hari?
Sebaiknya tidak berlebihan karena cumi asin dapat mengandung natrium yang cukup tinggi. Konsumsilah dalam porsi wajar dan imbangi dengan makanan segar rendah garam.
Bagaimana cara menyimpan cumi asin?
Simpan cumi asin dalam wadah bersih dan tertutup di lemari pendingin. Pastikan bahan tidak berubah warna, berlendir, atau berbau tidak wajar sebelum digunakan.




