Ad Placeholder Image

Resep Cumi Basah Pedas Gurih yang Bikin Nagih di Rumah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 September 2026

Coba resep cumi basah paling enak dan praktis untuk menu makan siang keluarga di rumah.

Resep Cumi Basah Pedas Gurih yang Bikin Nagih di RumahResep Cumi Basah Pedas Gurih yang Bikin Nagih di Rumah

DAFTAR ISI


Resep cumi basah dapat menjadi pilihan lauk praktis dengan cita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah. Tekstur cumi akan terasa lebih empuk jika dimasak dengan waktu yang tepat dan tidak terlalu lama.

Sebelum mengolahnya, pastikan cumi masih segar, tidak berbau menyengat, dan sudah dibersihkan dengan baik. Cumi juga perlu dimasak hingga matang untuk membantu mengurangi risiko paparan kuman dari bahan pangan laut.

Resep Cumi Basah

Untuk membuat cumi basah sederhana, siapkan cumi yang telah dibersihkan, bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, serai, daun jeruk, garam, gula, dan sedikit air. Bumbu dapat disesuaikan dengan selera, termasuk tingkat kepedasannya.

Tumis bumbu hingga harum, masukkan cumi, lalu tambahkan sedikit air dan bumbu pelengkap. Masak sampai cumi berubah warna dan matang, kemudian segera sajikan agar teksturnya tidak alot.

Topik ini merupakan resep makanan, bukan pembahasan penyakit atau pengobatan. Karena itu, tidak ada produk obat yang direkomendasikan untuk resep cumi basah.

Bahan dan Langkah

  • 500 gram cumi, bersihkan dan potong sesuai selera.
  • 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, dan cabai secukupnya.
  • 1 buah tomat, serai, daun jeruk, garam, gula, dan air secukupnya.
  • Tumis bumbu hingga matang, masukkan cumi, lalu masak sampai berubah warna.
  • Hindari memasak cumi terlalu lama agar teksturnya tidak keras.

Tips Memasak Cumi

Pilih cumi dengan kulit yang masih tampak cerah, daging kenyal, dan aroma laut yang wajar. Simpan cumi dalam lemari pendingin jika tidak langsung dimasak, serta pisahkan dari makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang.

Cuci tangan, pisau, talenan, dan peralatan lain setelah menangani cumi mentah. Jika muncul keluhan seperti mual, muntah, diare, atau nyeri perut setelah mengonsumsi makanan laut, perhatikan kondisi tubuh dan pertimbangkan konsultasi medis.

Studi Terkait

Keamanan makanan laut dipengaruhi oleh kesegaran bahan, kebersihan selama pengolahan, penyimpanan pada suhu yang sesuai, dan kematangan makanan. Praktik mencuci tangan serta memisahkan bahan mentah dan matang merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit bawaan makanan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter umum Halodoc jika diare atau muntah berlangsung terus-menerus, terdapat darah pada tinja, demam tinggi, nyeri perut berat, atau tanda dehidrasi seperti sangat haus dan jarang buang air kecil.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Obat disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk memiliki segel resmi, nomor batch, tanggal kedaluwarsa, dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu memperoleh arahan awal ketika muncul keluhan setelah makan, terutama bila gejalanya mengganggu atau tidak membaik. Dokter dapat membantu menentukan langkah berikutnya berdasarkan keluhan dan kondisi kesehatanmu.

Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Food Safety.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Keamanan Pangan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Pangan.
WebMD. Diakses pada 2026. Food Poisoning.
PubMed. Diakses pada 2026. Foodborne Illness and Food Safety.

FAQ

1. Berapa lama cumi perlu dimasak?

Masak cumi sampai berubah warna dan matang. Waktu memasak dapat berbeda sesuai ukuran cumi dan panas kompor, jadi hindari memasaknya terlalu lama agar tidak alot.

2. Apakah cumi perlu dicuci sebelum dimasak?

Ya, cumi perlu dibersihkan dan dibilas dengan air mengalir sebelum dimasak. Pastikan tangan dan peralatan yang terkena cumi mentah juga dicuci bersih.

3. Bagaimana cara memilih cumi yang segar?

Pilih cumi yang dagingnya kenyal, tampak cerah, dan tidak mengeluarkan bau menyengat atau busuk. Jika kualitasnya meragukan, sebaiknya jangan digunakan.

4. Kapan keluhan setelah makan cumi perlu diperiksakan?

Periksakan diri jika muntah, diare, nyeri perut, atau demam terasa berat maupun tidak membaik. Tanda dehidrasi dan darah pada tinja juga memerlukan perhatian medis segera.