Ad Placeholder Image

Resep Krengsengan Daging Sapi Lezat dan Praktis di Rumah

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Agustus 2026

Resep Krengsengan Daging Sapi Lezat dengan Bumbu Meresap dan Gurih Menggugah Selera Makan Keluarga

Resep Krengsengan Daging Sapi Lezat dan Praktis di RumahResep Krengsengan Daging Sapi Lezat dan Praktis di Rumah

DAFTAR ISI


Krengsengan adalah salah satu kuliner khas Jawa Timur yang sangat populer. Makanan ini terkenal dengan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas yang kaya akan rempah-rempah serta sentuhan khas dari petis udang. Biasanya, krengsengan menggunakan bahan utama berupa daging sapi, daging kambing, atau jeroan.

Meskipun memiliki rasa yang lezat dan menggugah selera, kamu perlu memperhatikan aspek nutrisinya. Hidangan berbahan dasar daging merah ini mengandung protein dan zat besi yang tinggi, namun juga dapat menyimpan lemak jenuh serta purin yang cukup tinggi jika tidak diolah atau dikonsumsi dengan bijak.

Memahami cara mengolah dan mengontrol porsi makan krengsengan sangat penting agar kamu tetap bisa menikmati kelezatannya tanpa khawatir mengganggu kesehatan metabolisme tubuh, seperti tingkat kolesterol atau kadar asam urat.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Krengsengan Daging

Olahan daging sapi dalam krengsengan memberikan berbagai asupan gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain:

  • Protein Berkualitas Tinggi: Membantu pembentukan massa otot, meregenerasi sel jaringan tubuh yang rusak, serta menjaga daya tahan tubuh secara optimal.
  • Zat Besi Heme: Jenis zat besi yang paling mudah diserap oleh tubuh untuk mendukung pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
  • Vitamin B12 dan Seng (Zinc): Mendukung fungsi saraf, pembentukan DNA, serta menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

Tips Sehat Mengonsumsi Krengsengan

Agar hidangan ini lebih aman bagi kesehatan seluruh keluarga, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa kamu terapkan saat memasak atau mengonsumsinya:

  • Pilih Daging Tanpa Lemak: Gunakan bagian daging sapi yang rendah lemak seperti tenderloin atau bagian has luar, dan hindari penggunaan jeroan secara berlebihan.
  • Batasi Penggunaan Garam dan Kecap Manis: Guna menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap stabil, takar penggunaan kecap manis dan garam secukupnya.
  • Imbangi dengan Sayuran Kaya Serat: Sajikan krengsengan bersama tumisan sayur segar atau lalapan untuk membantu mengikat lemak jenuh di dalam saluran pencernaan.
  • Perhatikan Porsi Makan: Konsumsi daging merah secukupnya dan hindari menambah porsi nasi secara berlebihan.

Studi Terkait

Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health (2026) menunjukkan bahwa konsumsi daging merah secara seimbang yang dipadukan dengan pola makan tinggi serat dapat menekan risiko peningkatan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Studi lain yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism (2026) menekankan bahwa teknik memasak tanpa minyak berlebih serta pembatasan asupan jeroan sangat efektif dalam mencegah lonjakan kadar asam urat pada orang dewasa.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu memiliki riwayat kolesterol tinggi, hipertensi, atau asam urat dan mengalami gejala seperti pusing berulang, leher kaku, atau nyeri sendi setelah mengonsumsi makanan olahan daging, segera konsultasikan diri kamu dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kini konsultasi dokter online bisa dilakukan dengan mudah, cepat, dan aman melalui aplikasi Halodoc. Punya keluhan kesehatan? Tanyakan pada dokter spesialis yang tepat langsung dari HP kamu!

  • ✅ Dokter terpercaya dan berpengalaman: Berinteraksi dengan dokter spesialis berlisensi resmi (STR & SIP) dari berbagai lini spesialisasi.
  • ✅ Respon cepat tanpa perlu antre: Sesi tanya jawab dokter langsung tanpa waktu tunggu yang lama.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan identitas dan rekam medis kamu terjaga dengan sistem keamanan tinggi.
  • ✅ Layanan 24 jam non-stop: Kapan pun kamu butuh konsultasi, dokter Halodoc siap membantu.
  • ✅ Resep obat online: Jika dibutuhkan, dokter akan meresepkan obat langsung yang bisa diantar ke rumah via Pharmacy Delivery Halodoc.

Referensi

Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Red Meat and Health Risks: Understanding Balanced Nutrition.
Journal of Nutrition and Metabolism. Diakses pada 2026. Impact of Meat Processing and Cooking Methods on Purine and Lipid Levels.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet: Key Facts on Protein and Fat Intake.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Panduan Gizi Seimbang dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular.

FAQ

1. Apakah krengsengan aman dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi?
Penderita kolesterol tinggi tetap boleh mengonsumsinya secara terbatas. Pastikan untuk memilih bagian daging sapi tanpa lemak, menghindari jeroan, dan membatasi porsi kuahnya.

2. Berapa kali sebaiknya mengonsumsi olahan daging merah seperti krengsengan dalam seminggu?
Disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah maksimal 1–2 kali seminggu. Selebihnya, selingi dengan sumber protein lain seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau protein nabati.

3. Apa bahan pengganti daging sapi untuk krengsengan yang lebih sehat?
Kamu bisa mengganti daging sapi dengan tempe, tahu, atau dada ayam tanpa kulit. Pengganti ini memiliki kadar lemak jenuh yang jauh lebih rendah namun tetap lezat jika dimasak dengan bumbu krengsengan.

4. Mengapa krengsengan sering dikaitkan dengan risiko pemicu asam urat?
Hal ini terjadi terutama jika krengsengan diolah menggunakan jeroan seperti hati, babat, atau usus. Jeroan mengandung purin yang sangat tinggi yang dapat memicu kristal asam urat pada sendi.