
Resep Kue Cubit yang Lembut dan Mudah Dibuat di Rumah
"Kue cubit adalah camilan bertekstur lembut dan punya cita rasa manis. Kamu bisa memilih toppingnya yang beraneka ragam sesuai dengan selera kamu."

DAFTAR ISI
- Resep dan Cara Membuat Kue Cubit Lembut
- Tips Membuat Kue Cubit Lebih Sehat
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Kue cubit merupakan salah satu jajanan tradisional khas Jakarta yang digemari oleh berbagai kalangan karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Makanan ringan ini sangat cocok disajikan sebagai camilan hangat saat bersantai bersama keluarga di rumah.
Membuat kue cubit sendiri di rumah sebenarnya cukup praktis dan tidak membutuhkan peralatan yang rumit. Selain lebih higienis, kamu juga bisa menyesuaikan bahan-bahan yang digunakan agar camilan ini tetap lezat dan ramah bagi kesehatan keluarga.
Resep dan Cara Membuat Kue Cubit Lembut
Untuk membuat kue cubit yang lumer dan lembut di rumah, kamu dapat menyiapkan bahan-bahan berikut:
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram gula pasir
- 2 butir telur ayam
- 100 ml susu cair matang
- 100 gram margarin (dilelehkan)
- 1/2 sdt baking powder
- 1/2 sdt baking soda
- 1/2 sdt vanili bubuk
- Topping sesuai selera (meseres, keju parut, atau cokelat)
Langkah pertama, kocok telur dan gula pasir menggunakan whisk atau mixer berkecepatan rendah hingga gula larut dan campuran mengembang mengental. Masukkan tepung terigu, baking powder, baking soda, dan vanili yang sudah diayak secara bertahap sambil diaduk perlahan.
Selanjutnya, tuangkan susu cair dan margarin cair ke dalam adonan, lalu aduk hingga rata dan pastikan tidak ada adonan yang menggumpal. Diamkan adonan selama kurang lebih 15–20 menit agar bahan pengembang dapat bekerja maksimal.
Panaskan cetakan kue cubit dengan api kecil, lalu oleskan sedikit margarin. Tuang adonan hingga 3/4 tinggi cetakan, tutup sebentar, dan taburi topping pilihan sebelum diangkat saat kematangan sudah sesuai keinginan.
Tips Membuat Kue Cubit Lebih Sehat
Meskipun kue cubit rasanya lezat, camilan ini tergolong tinggi karbohidrat sederhana dan gula. Agar lebih sehat, kamu bisa mengganti sebagian tepung terigu dengan tepung gandum utuh atau tepung oat yang lebih kaya akan serat.
Selain itu, kurangi takaran gula pasir atau gunakan pemanis alami berkalori rendah. Hindari pula mengonsumsi kue cubit setengah matang terlalu sering, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil, guna mencegah risiko infeksi bakteri dari telur yang tidak matang sempurna. Jika kamu membutuhkan saran terkait pola makan sehat, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, kram perut, atau diare setelah mengonsumsi makanan yang kurang matang, segera konsultasi dengan Dokter Umum atau Dokter Spesialis Gizi Klinik di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi dilakukan langsung dengan dokter berpengalaman yang memiliki STR dan SIP aktif.
- ✅ Tersedia 24/7: Layanan konsultasi dapat diakses kapan saja dan dari mana saja secara praktis.
- ✅ Privasi terjamin: Sesi komunikasi terlindungi dengan kerahasiaan medis yang aman.
Referensi
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Panduan Keamanan Pangan dan Pengolahan Makanan Rumah Tangga.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang dan Pilihan Bahan Makanan Sehat.
WebMD. Diakses pada 2026. Raw Egg Safety and Salmonella Risks.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Five Keys to Safer Food Manual.
FAQ
1. Berapa lama adonan kue cubit boleh didiamkan?
Adonan kue cubit idealnya didiamkan selama 15 hingga 30 menit agar bahan pengembang bereaksi dengan baik. Jangan mendiamkan adonan terlalu lama di suhu ruang agar kualitas telur tetap terjaga.
2. Apakah kue cubit setengah matang aman dikonsumsi?
Kue cubit setengah matang berisiko membawa bakteri Salmonella dari telur yang belum matang. Disarankan memasaknya hingga matang sempurna, terutama bila dikonsumsi anak-anak, lansia, atau ibu hamil.
3. Kenapa kue cubit bisa menjadi keras setelah dingin?
Kue cubit yang keras bisa disebabkan oleh adonan yang terlalu lama diuleni atau penggunaan takaran tepung yang berlebihan. Pastikan aduk adonan secukupnya dan gunakan api kecil saat memanggang.




