“Walau bahan-bahannya simpel, membuat telur gulung itu susah-susah gampang. Perlu teknik menggulung yang tepat agar hasilnya cantik.”

DAFTAR ISI
- Cara Membuat Telur Gulung
- Tips Telur Gulung Anti Gagal
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Telur gulung adalah jajanan sederhana berbahan dasar telur yang digoreng tipis, lalu digulung menggunakan tusuk sate. Teksturnya yang lembut dengan bagian luar sedikit renyah membuat makanan ini disukai anak-anak maupun orang dewasa.
Membuat telur gulung di rumah dapat menjadi pilihan camilan yang praktis dan lebih mudah disesuaikan dengan selera. Dengan teknik yang tepat, telur tidak mudah hancur, menggumpal, atau menempel di wajan.
Cara Membuat Telur Gulung
Bahan yang diperlukan cukup sederhana, yaitu 2 butir telur, 3 sendok makan air, sedikit garam, merica secukupnya, minyak goreng, dan tusuk sate. Air membantu membuat adonan lebih encer sehingga telur mudah menyebar dan digulung.
Kocok telur bersama air, garam, dan merica hingga tercampur rata. Panaskan minyak dalam jumlah cukup di wajan cekung dengan api sedang, lalu tuang sedikit adonan dari jarak dekat agar membentuk lembaran tipis.
Segera masukkan tusuk sate ke bagian tepi telur, kemudian gulung perlahan sambil memutar tusuk sate. Angkat setelah telur matang dan berwarna kuning keemasan, lalu tiriskan sebelum disajikan.
Tips Telur Gulung Anti Gagal
- Pastikan minyak sudah panas sebelum adonan dituangkan agar telur tidak langsung mengendap.
- Gunakan adonan secukupnya supaya lapisan telur tipis dan mudah menggulung.
- Jangan menuang telur terlalu tinggi karena adonan dapat menyebar tidak merata.
- Putar tusuk sate segera setelah telur mulai membentuk serabut di permukaan minyak.
- Gunakan api sedang agar telur matang merata dan tidak cepat gosong.
- Tiriskan telur gulung dengan baik untuk mengurangi minyak berlebih.
Studi Terkait
Telur merupakan sumber protein dan mengandung berbagai zat gizi, tetapi keamanan makanan tetap perlu diperhatikan. Masak telur hingga matang dan gunakan telur yang bersih serta tidak retak untuk membantu mengurangi risiko kontaminasi mikroorganisme.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan diri ke dokter jika setelah mengonsumsi makanan muncul sesak napas, pembengkakan pada wajah atau bibir, muntah berulang, diare berat, atau tanda dehidrasi. Untuk keluhan yang mengarah pada alergi atau keracunan makanan, konsultasi ke dokter Halodoc dapat membantu menentukan langkah yang sesuai.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat, termasuk obat rutin, vitamin atau suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc) disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
- ✅ Jaminan asli: Produk 100 persen asli, memiliki segel resmi, nomor batch, tanggal kedaluwarsa, dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat sesuai ketersediaan layanan.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu kamu memperoleh informasi kesehatan yang lebih sesuai dengan keluhan dan kondisi pribadi. Dokter juga dapat memberikan arahan mengenai kapan pemeriksaan langsung diperlukan.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Five Keys to Safer Food.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Pangan.
WebMD. Diakses pada 2026. Egg Allergy: Symptoms and Treatment.
PubMed. Diakses pada 2026. Food Safety and Egg-Associated Salmonella Risk.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Keamanan Pangan.
FAQ
1. Mengapa telur gulung mudah hancur?
Telur gulung dapat hancur jika minyak belum cukup panas, adonan terlalu banyak, atau telur terlambat digulung. Gunakan api sedang dan segera putar tusuk sate saat telur mulai membentuk serabut.
2. Apakah telur gulung harus menggunakan banyak minyak?
Minyak perlu cukup untuk membantu telur mengembang dan mudah digulung, tetapi tidak harus memenuhi seluruh wajan. Setelah matang, tiriskan telur gulung agar minyak berlebih berkurang.
3. Bagaimana agar telur gulung tidak cepat gosong?
Gunakan api sedang dan jangan meninggalkan wajan saat memasak. Tuang adonan tipis, lalu gulung segera setelah permukaannya mulai matang.
4. Apakah telur gulung bisa disimpan?
Telur gulung paling baik disantap segera setelah dibuat. Jika disimpan, masukkan ke wadah tertutup dan simpan di lemari pendingin, lalu panaskan kembali sebelum dikonsumsi.





