Ad Placeholder Image

Sakit Perut Bagian Atas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS 15 September 2026

Sakit perut bagian atas bisa muncul akibat gangguan lambung, pankreas, atau kantung empedu. Sakit perut bisa diatasi dengan tablet kunyah seperti Polysilane Max Peppermint 4 Tablet Kunyah dan Polysilane 8 Tablet.

Sakit Perut Bagian Atas? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaSakit Perut Bagian Atas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Rasa sakit yang muncul di perut bagian atas bisa menjadi sangat mengganggu dan kadang-kadang menandakan adanya masalah kesehatan yang serius. 

Oleh sebab itu, kamu perlu memahami penyebab sakit perut bagian atas. Hal ini sangat penting agar kamu bisa mengatasi dan mencegahnya dari berkembang menjadi lebih buruk.

Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Sakit perut bagian atas bisa karena berbagai kondisi medis, seperti berikut:

1. Gangguan pada lambung

Nah, gangguan lambung sering menjadi penyebab utama sakit perut bagian atas.

Berikut jenis-jenis gangguan pada lambung yang bisa memicunya:

  • Gastritis: Penyebabnya adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori, atau penggunaan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) jangka panjang. Gejalanya berupa rasa sakit atau nyeri yang membakar di bagian tengah atau atas perut, terutama saat perut kosong.
  • Tukak Lambung: Luka terbuka yang terbentuk pada dinding dalam lambung. Selain peradangan, faktor lain seperti stres, merokok, dan alkohol dapat memperburuk kondisi ini. Gejala utama adalah nyeri perut yang tajam, yang bisa memburuk atau membaik setelah makan.

Selain masalah lambung, ketahui penyebab lain dari Sakit Perut – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.

2. Gangguan pada pankreas

Selain gangguan lambung, sakit perut bagian atas bisa karena masalah pankreas. Pankreatitis bisa terjadi tiba-tiba (akut) atau berlangsung lama (kronis). 

Penyebabnya bisa karena konsumsi alkohol berlebihan atau sumbatan batu empedu di dalam aliran enzim pencernaan. Gejalanya adalah sakit perut yang sangat hebat dan bisa menyebar ke punggung.

3. Masalah pada hati dan kantung empedu

Masalah pada kantung empedu juga bisa memicu nyeri. Berikut gangguan pada kantung empedu yang perlu kamu waspadai:

  • Batu Empedu: Kristal kecil yang terbentuk di kantung empedu dan bisa menyebabkan nyeri tiba-tiba apabila menyumbat saluran empedu. Nyeri ini biasanya terasa di perut bagian atas kanan atau tengah dan bisa menjalar ke punggung atau bahu kanan.
  • Hepatitis: Peradangan hati akibat virus, toksin, obat-obatan, atau alkohol. Gejalanya termasuk kelelahan, kuning pada kulit dan mata, dan nyeri perut bagian atas.

4. Refluks asam dan GERD

Naiknya asam lambung ke esofagus bisa mengiritasi lapisan esofagus dan menyebabkan rasa terbakar di dada (heartburn). Kondisi ini bisa menjalar hingga ke area perut bagian atas.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi kronis dari refluks asam. Ketika refluks asam terjadi berulang, hal ini mengakibatkan komplikasi seperti erosi esofagus, batuk kronis, atau kesulitan menelan.

Pahami lebih dalam tentang Apa itu Penyakit Asam Lambung (GERD) ? Gejala & Pengobatannnya berikut ini.

5. Infeksi

Gastroenteritis atau flu perut terjadi akibat infeksi virus atau bakteri yang menyebabkan peradangan di lambung dan usus. 

Gejalanya mencakup diare, mual, muntah, dan sakit perut, yang bisa berat tergantung pada keparahan infeksi. Gastroenteritis Bikin Perut Tak Nyaman? Hubungi Dokter Ini.

Setiap kondisi ini memiliki karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda, sehingga penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat jika kamu mengalami sakit perut bagian atas yang persisten atau parah.

Apa Kata Riset?

Penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA mengungkapkan bahwa:

  • Sakit perut bagian atas yang berulang atau kronis sering kali dikaitkan dengan pankreatitis kronis. 
  • Pankreatitis ini bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih, merokok, atau mutasi genetik. 
  • Gejala umum termasuk nyeri abdomen yang parah, diabetes, dan kekurangan enzim eksokrin, yang dikelola dengan penghentian alkohol dan rokok serta penggunaan enzim pankreas.

Rekomendasi Obat Sakit Perut

Berikut ini rekomendasi obat sakit perut yang bisa kamu gunakan untuk meredakan gejala:

1. Polysilane Max Peppermint 4 Tablet Kunyah

Polysilane Max Peppermint merupakan obat untuk membantu meredakan maag malam hari (nocturnal acid breakthrough), maag dan nyeri ulu hati berulang, heartburn (rasa panas di dada), dan asam lambung berlebih. 

Sensasi rasa peppermint di dalamnya, membantu memberikan rasa lega dan segar saat diminum.

Keunggulan obat ini terletak pada kombinasi bahan aktifnya yang bekerja secara menyeluruh mengatasi masalah asam lambung. 

Famotidine bertindak langsung menghambat pembentukan asam lambung dari sel penghasilnya melalui pemblokiran reseptor H2, menjaga tingkat keasaman perut tetap terkontrol dalam jangka waktu yang lebih lama. 

Di sisi lain, kalsium karbonat dan magnesium hidroksida bekerja cepat sebagai antasida yang menetralkan asam lambung yang sudah terlanjur naik, sehingga sensasi perih dan tidak nyaman di ulu hati dapat segera teratasi. 

Aturan pakai: 

  • Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun: 1 tablet kunyah, jika gejala timbul. Dapat dikonsumsi maksimal 2 tablet per hari. 
  • Kunyah tablet hingga hancur, sebelum ditelan. Dapat diminum saat gejala timbul atau diminum sebelum makan.

No registrasi BPOM: DTL0921636263A1

Harga mulai dari: Rp8.900 per strip

Dapatkan Polysilane Max Peppermint 4 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc.

2. Polysilane 8 Tablet

Polysilane 8 Tablet merupakan obat sediaan antasida dan antiflatulen yang efektif meredakan berbagai gejala gangguan pencernaan akibat kelebihan asam lambung dan penumpukan gas, seperti kembung dan banyak gas, nyeri ulu hati ringan, serta perut terasa penuh atau tidak nyaman.

Obat ini bekerja optimal berkat kombinasi bahan aktif di dalamnya. 

Kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida berperan cepat menetralkan tingkat keasaman di dalam perut, sehingga ampuh meredakan sensasi perih, rasa mual, hingga nyeri pada ulu hati. 

Sementara itu, kandungan Simetikon bertindak memecah tegangan permukaan gelembung gas di saluran cerna agar lebih mudah dikeluarkan dari tubuh, yang secara efektif membebaskan perut dari rasa kembung dan begah.

Polysilane hadir dengan rasa manis mint yang segar, sehingga memberikan kenyamanan ekstra saat dikonsumsi.

Aturan pakai: 

  • Dewasa: 1-2 tablet kunyah, 3-4 kali sehari. 
  • Tablet harus dikunyah hingga halus sebelum ditelan. 
  • Tablet dapat diminum 1-2 jam setelah makan dan menjelang tidur. 

No registrasi BPOM: DBL7821624163A1 

Harga mulai dari: Rp10.900 per strip

Dapatkan Polysilane 8 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.

Cara Mengatasi Sakit Perut Bagian Atas

Penanganan sakit perut bagian atas bisa berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Namin, secara umum kondisi ini bisa kamu redakan dengan perawatan berikut:

1. Istirahat yang cukup

Mendapatkan istirahat yang cukup adalah kunci untuk memulihkan kesehatan secara keseluruhan, terutama saat mengalami sakit perut bagian atas. 

Istirahat membantu tubuh memfokuskan energinya pada penyembuhan dan pemulihan daripada pada aktivitas lain yang mungkin memperberat kondisi. 

Beristirahat juga mengurangi stres fisik dan emosional yang bisa memperburuk gejala.

2. Mengatur pola makan

Pola makan juga memainkan peran penting dalam mengatasi kondisi ini. Hindari akanan pedas, berlemak, gorengan, dan makanan yang sangat asam seperti jeruk dan tomat.

Sebab, makanan-makanan tersebut bisa memicu atau memperparah iritasi pada lambung.

Konsumsi makanan dalam porsi yang lebih kecil dan lebih sering untuk menjaga kestabilan asam lambung dan mencegah perut menjadi terlalu penuh. Pasalnya, kedua kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa sakit meningkat.

Pilihlah makanan yang mudah dicerna, seperti bubur, sup, dan buah-buahan seperti pisang, dapat menenangkan perut dan mengurangi gejala.

3. Hidrasi yang baik

Mengonsumsi cukup cairan sangat penting, terutama jika sakit perut muncul bersama diare atau muntah yang dapat cepat menyebabkan dehidrasi. 

Air putih adalah pilihan terbaik, namun larutan elektrolit juga bisa membantu menggantikan mineral yang hilang. 

Hindari alkohol dan kafein karena dapat merangsang perut dan memperburuk gejala.

4. Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan harus berdasarkan saran medis dari dokter. Nah, umumnya dokter meresepkan obat-obatan berikut sesuai penyebab sakit perut yang kamu alami:

  • Antasida: Bekerja dengan menetralkan asam lambung dan dapat memberikan bantuan cepat untuk sakit perut akibat refluks asam atau tukak lambung.
  • Pengurang Asam: Seperti omeprazole atau ranitidine, dapat dokter resepkan untuk mengurangi produksi asam lambung dan membantu proses penyembuhan lapisan lambung yang terluka.
  • Analgesik: Obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol, dapat kamu gunakan untuk mengurangi rasa sakit. Namun, hindari NSAIDs seperti ibuprofen yang bisa merusak lapisan lambung.

5. Kompres hangat

Coba lakukan kompres hangat pada area perut yang sakit dapat membantu meredakan nyeri otot dan relaksasi. 

Panas dari kompres membantu meningkatkan sirkulasi di area tersebut, sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. 

Gunakan kompres hangat selama 15-20 menit beberapa kali sehari, dan pastikan suhunya tidak terlalu panas untuk menghindari luka bakar.

Pencegahan Sakit Perut Bagian Atas

Beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah sakit perut bagian atas meliputi:

  • Menjaga pola makan yang sehat dan teratur.
  • Menghindari makanan yang memicu gejala.
  • Tidak merokok dan menghindari konsumsi alkohol berlebihan.
  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Rutin berolahraga.

Itulah penjelasan seputar sakit perut bagian atas yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc saja! 

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat. 

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Upper Abdominal Pain Causes.
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes Upper Stomach Pain?
National Health Service UK. Diakses pada 2026. Stomach Ache and Abdominal Pain.
JAMA. Diakses pada 2026. Diagnosis and Management of Chronic Pancreatitis.

FAQ

1. Apakah sakit perut bagian atas selalu berhubungan dengan jantung?

Tidak selalu, namun nyeri epigastrium terkadang bisa menjadi gejala serangan jantung (infark miokard), terutama jika disertai keringat dingin dan sesak napas.

2. Kapan nyeri perut dianggap darurat?

Jika nyeri terasa sangat hebat, terjadi secara tiba-tiba, disertai muntah darah, atau perut terasa keras saat disentuh.

3. Apakah stres bisa menyebabkan sakit perut bagian atas?

Ya, stres dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperburuk gejala dispepsia fungsional.