Ad Placeholder Image

Sebenarnya Keju Terbuat Dari Apa dan Bagaimana Prosesnya

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 September 2026

Keju terbuat dari apa dan bagaimana proses pembuatannya dari olahan susu segar berkualitas?

Sebenarnya Keju Terbuat Dari Apa dan Bagaimana ProsesnyaSebenarnya Keju Terbuat Dari Apa dan Bagaimana Prosesnya

DAFTAR ISI


Keju terbuat dari apa? Secara umum, keju dibuat dari susu yang diolah hingga bagian padatnya terpisah dari cairan, kemudian difermentasi dan dimatangkan sesuai jenisnya.

Jenis susu, mikroorganisme, enzim, garam, serta lama pematangan dapat memengaruhi rasa, aroma, tekstur, dan warna keju. Karena itu, setiap jenis keju memiliki karakteristik dan kandungan gizi yang berbeda.

Bahan dan Proses Pembuatan Keju

Bahan utama keju adalah susu sapi, kambing, domba, atau kerbau. Dalam prosesnya, susu biasanya dipasteurisasi untuk mengurangi mikroorganisme berbahaya, lalu ditambahkan kultur bakteri dan enzim rennet agar protein susu menggumpal.

Gumpalan tersebut disebut dadih, sedangkan cairan yang tersisa disebut whey. Dadih kemudian dipotong, dipisahkan, diberi garam, dicetak, dan pada beberapa jenis keju disimpan selama periode tertentu untuk pematangan.

Keju dapat menjadi sumber protein dan kalsium, tetapi sebagian produknya juga mengandung lemak jenuh serta natrium yang cukup tinggi. Periksa label kemasan, terutama bila kamu perlu membatasi garam, lemak, atau memiliki alergi terhadap susu.

Rekomendasi Keju Terbuat dari Apa

Artikel ini membahas bahan dan proses pembuatan makanan, bukan penyakit atau keluhan yang memerlukan obat. Jadi, rekomendasi produk obat tidak diperlukan; pemilihan keju sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi, kondisi kesehatan, dan informasi pada label.

Cara Memilih dan Mengonsumsi Keju

  • Baca daftar bahan, informasi nilai gizi, ukuran sajian, kandungan natrium, lemak, dan gula.
  • Pilih keju yang disimpan dalam kondisi sesuai petunjuk dan masih dalam masa kedaluwarsa.
  • Simpan keju di lemari pendingin dan gunakan alat yang bersih untuk mencegah kontaminasi.
  • Batasi porsinya bila kamu memiliki tekanan darah tinggi atau perlu mengurangi asupan lemak jenuh dan natrium.
  • Hindari keju yang memicu reaksi alergi, seperti ruam, muntah, bengkak, atau sesak napas.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika setelah mengonsumsi keju muncul sesak napas, pembengkakan pada bibir atau wajah, pusing berat, atau penurunan kesadaran. Gejala tersebut dapat menandakan reaksi alergi berat yang membutuhkan penanganan segera.

Jika kamu mengalami keluhan berulang setelah mengonsumsi produk susu, konsultasikan dengan dokter Halodoc untuk membantu menilai kemungkinan alergi, intoleransi laktosa, atau penyebab lain.

Studi Terkait

Informasi tentang keamanan pangan, kandungan gizi, dan konsumsi keju sebaiknya merujuk pada sumber kesehatan tepercaya serta label produk resmi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Sampaikan keluhan setelah mengonsumsi susu atau keju agar dokter dapat memberikan arahan yang sesuai.

Referensi
PubMed. Cheese and Nutrition. Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Informasi Keamanan Pangan. Diakses pada 2026.
WebMD. Health Benefits of Cheese. Diakses pada 2026.
World Health Organization. Healthy Diet. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Informasi Gizi dan Kesehatan. Diakses pada 2026.

FAQ

1. Keju terbuat dari apa?

Keju terutama terbuat dari susu sapi, kambing, domba, atau kerbau. Bahan lain yang dapat digunakan meliputi kultur bakteri, enzim, dan garam.

2. Apakah semua keju dibuat dari susu sapi?

Tidak. Beberapa keju dibuat dari susu kambing, domba, atau kerbau, sehingga rasa dan teksturnya dapat berbeda.

3. Apa perbedaan dadih dan whey?

Dadih adalah bagian padat susu yang menggumpal dan menjadi bahan utama keju. Whey adalah cairan yang tersisa setelah dadih dipisahkan.

4. Apakah orang dengan intoleransi laktosa boleh makan keju?

Toleransi setiap orang berbeda, dan sebagian keju matang cenderung memiliki laktosa lebih rendah dibandingkan susu. Jika keluhan seperti kembung atau diare berulang, konsultasikan dengan dokter sebelum mengatur pola makan.