Selain Rokok, Ini 5 Hal yang Bisa Memicu Sakit Tenggorokan di Bulan Puasa
“Sakit tenggorokan dapat mengganggu jalannya ibadah di bulan Ramadan. Untuk mencegahnya, hindari makan makanan pedas dan asam, kurang minum air putih, konsumsi makanan yang asin dan digoreng, serta minum minuman manis dan bersoda.”

Halodoc, Jakarta – Salah satu keluhan kesehatan umum terjadi di bulan puasa adalah sakit tenggorokan. Selain disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, kondisi ini juga dapat dipicu oleh berbagai faktor, terutama makanan.
Nah, mau tahu apa saja pemicu sakit tenggorokan yang perlu kamu waspadai di bulan puasa? Berikut ulasannya!
Penyebab Kamu Terkena Sakit Tenggorokan di Bulan Puasa
Ada beberapa kebiasaan di bulan puasa yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan, antara lain:
1. Makan makanan pedas
Makanan yang pedas mulai dari cabai sampai paprika dapat mengiritasi tenggorokan. Nah, tenggorokan yang teriritasi ini bisa merangsang produksi lendir lalu akhirnya memperparah peradangan.
Begitu pula di waktu sahur, sebaiknya kamu hindari konsumsi makanan yang pedas juga. Karena kamu tidak mau kan jika saat berpuasa seharian, ada rasa tidak nyaman yang mengganggu di tenggorokan?
Makanan pedas juga bisa memicu naiknya refluks asam karena kandungan capsaicin-nya yang dapat mengiritasi esofagus.
Selain menghindari beberapa hal ini, kamu juga bisa mengatasi sakit tenggorokan dengan bantuan obat. Yuk cek rekomendasinya di sini:
- “Ini 11 Obat Radang Tenggorokan untuk Dewasa Tanpa Resep Dokter”
- “Ini 7 Obat untuk Mengatasi Sakit Tenggorokan Selama Bulan Puasa”
2. Refluks asam
Ngomong-ngomong soal refluks asam yang muncul saat puasa, kondisi ini juga bisa menyerang jika kamu makan makanan yang kadar asamnya tinggi. Seperti buah jeruk, lemon, atau anggur dan minuman yang mengandung buah-buahan ini.
Memang benar sih, mengonsumsinya memberikan rasa segar, apalagi setelah berpuasa seharian. Tapi, kamu tidak boleh lengah dengan dampak yang bisa menyerang setelahnya.
Sebab, makanan asam dapat membuat asam di lambung naik ke kerongkongan, sehingga membuat tenggorokan jadi sakit juga.
Dengan kata lain, mengurangi makanan asam bisa mencegah asam lambung, sekaligus sakit tenggorokan.
3. Kurang minum air putih
Sakit tenggorokan juga dapat menjadi tanda bahwa kamu kekurangan cairan. Tubuhmu tidak bisa menghasilkan banyak air liur yang biasanya membasahi mulut dan tenggorokan.
Maka dari itu, penting untuk kamu selalu memastikan asupan air putih tercukupi saat sahur dan berbuka puasa. Usahakan minum sebanyak 2 sampai 3 liter air sebelum puasa. Dimulai setiap harinya agar tenggorokanmu dalam kondisi yang sehat dan ibadahmu jadi tidak terganggu.
4. Konsumsi berlebihan makanan yang asin dan digoreng
Gorengan juga jadi salah satu hidangan yang umum ditemukan saat berbuka puasa. Tapi, teksturnya yang kasar dan asin dapat menjadi amplas yang mengiritasi tenggorokan. Apalagi jika sebelumnya sudah ada bakteri penyebab sakit yang menempel di tenggorokan.
Gorengan hanya akan membuat tenggorokan semakin kering dan membuatmu sulit untuk menelan.
5. Minum minuman manis dan bersoda
Satu lagi penyebab sakit tenggorokan di bulan puasa. Minum manis dan bersoda, yang sering kali disajikan saat buka puasa, dapat menjadi penyebab peradangan. Sebab asam karbonat di dalamnya bisa mengiritasi jaringan-jaringan halus di tenggorokan.
Tak hanya itu, kandungan gulanya juga dapat membuat kamu dehidrasi yang akhirnya akan mengeringkan selaput lendir di tenggorokan. Kedua dampak inilah yang memicu rasa sakit sakit di tenggorokan.
Itulah beberapa hal yang bisa memicu sakit tenggorokan di bulan puasa. Jika setelah menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas, tenggorokanmu masih sakit, kamu bisa cari obat, suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Toko Kesehatan Halodoc.
Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya, diantar dalam waktu 1 jam, privasi dalam kemasan terjaga dengan baik.


