• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kurang Darah & Darah Rendah

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kurang Darah & Darah Rendah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pusing, tubuh lemas, dan kulit pucat bisa menjadi gejala awal beberapa penyakit, termasuk kurang darah dan darah rendah. Kedua penyakit ini sering dianggap sama, padahal kurang darah dan darah rendah merupakan dua kondisi yang berbeda. Maka dari itu, penyebab dan cara menanganinya pun akan berbeda pula.

Kurang darah alias anemia merupakan kondisi yang terjadi karena tubuh kekurangan hemoglobin. Sedangkan darah rendah alias hipotemia, terjadi karena tekanan darah di dalam arteri rendah atau berada di bawah batas normal. Seseorang dikatakan memiliki darah rendah jika hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka di bawah 90/60 mmHg. Simak lebih lanjut seputar perbedaaan anemia dan hipotensi di bawah ini!

Baca juga: Selalu Merasa Kelelahan? Ini 5 Penyebabnya

Beda Penyebab Anemia dan Hipotensi

Sebelumnya perlu diketahui, darah rendah merupakan kondisi yang terjadi karena tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibanding angka normal. Pada saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai tolok ukur kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.

Tekanan darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan terhambatnya jumlah darah yang mengalir ke otak dan organ vital lain, seperti ginjal. Kondisi ini kemudian mengakibatkan muncul gejala, seperti kepala terasa ringan dan pusing. Tubuh juga akan terasa tidak stabil atau goyah, bahkan kehilangan kesadaran. Ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab hipotensi, misalnya kekurangan cairan tubuh, kehamilan, perdarahan, diabetes, hingga gangguan hormon tiroid.

Baca juga: Mengatasi Darah Rendah dengan Makanan

Pengobatan untuk tekanan darah rendah bisa berbeda-beda yang tergantung pada penyebabnya. Namun secara umum, tekanan darah ditangani dengan banyak mengonsumsi air putih, konsumsi makan sehat, serta rutin berolahraga. Jika dibutuhkan, pengidap penyakit ini mungkin harus mengonsumsi obat-obatan tertentu atau mendapat tindakan medis.

Sementara anemia atau kurang darah terjadi karena tubuh kekurangan hemoglobin. Kebanyakan kondisi ini terjadi karena kurangnya asupan zat besi atau vitamin B12 dan asam folat. Selain itu, anemia juga bisa disebabkan oleh perdarahan, kehamilan, kegagalan produksi sel darah, hingga penyakit ginjal kronis.

Kedua penyakit ini sering dianggap sama, karena gejala yang muncul memang mirip. Pengidapnya sama-sama merasakan lemah, pusing, dan melayang. Terkadang penyebabnya bisa sama. Pengidap anemia  karena perdarahan bisa juga mengalami hipotensi.

Beberapa kondisi yang bisa mengakibatkan tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kehilangan cairan atau darah, misalnya muntah-muntah hebat, diare, perdarahan, baik melalui saluran cerna atas maupun saluran bawah yang terjadi tiba-tiba, perdarahan melalui alat kelamin wanita, infeksi berat, ataupun gangguan pada jantung.

Baik penyakit darah rendah maupun kurang darah sebaiknya tidak dianggap sepele begitu saja. Selalu pantau kondisi tubuh dan hindari hal-hal yang bisa memperparah kondisi tubuh. Selain itu, segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika gejala yang muncul tidak kunjung mereda atau malah menjadi lebih parah. Penanganan medis segera perlu dilakukan untuk menghindari komplikasi akibat kedua penyakit ini yang bisa menyerang berbagai organ penting tubuh.

Baca juga: Kulit Memucat, Benarkah Gejala dari Anemia Aplastik?

Masih penasaran tentang penyakit kurang darah dan darah rendah, serta apa penyebabnya? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
American Society of Hematology. Diakses pada 2020. Anemia.
Healthline. Diakses pada 2020. What You Need to Know about Anemia.
NHS UK. Diakses pada 2020. Low Blood Pressure..
Mayo Clinic.Diakses pada 2020. Low Blood Pressure.