Ad Placeholder Image

Tak Hanya pada Anjing, Ini Ciri-Ciri Kucing Rabies yang Perlu Diwaspadai

9 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026

Ciri rabies dapat terlihat dari perubahan perilaku, tidak nafsu makan, dan mengeluarkan liur atau busa dari mulut.

Tak Hanya pada Anjing, Ini Ciri-Ciri Kucing Rabies yang Perlu DiwaspadaiTak Hanya pada Anjing, Ini Ciri-Ciri Kucing Rabies yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Rabies merupakan penyakit infeksi virus mematikan yang menyerang sistem saraf pusat pada mamalia, termasuk kucing. Penyakit zoonosis ini dapat menular ke manusia melalui gigitan atau cakaran dari hewan yang terinfeksi.

Mengenali gejala awal rabies pada kucing sangat penting untuk mencegah penularan yang membahayakan nyawa. Mari ketahui tanda-tanda rabies pada kucing agar kamu bisa mengambil langkah penanganan yang tepat secara cepat.

Ciri-Ciri Kucing Rabies

Infeksi virus rabies pada kucing umumnya berkembang melalui tiga fase klinis utama: fase prodromal, fase eksitasi (agresif), dan fase paralitik (kelumpuhan). Pada fase prodromal awal, kucing akan mengalami perubahan perilaku secara drastis, seperti menjadi sangat penakut, gelisah, menyendiri di tempat gelap, atau justru mendadak jauh lebih manja dari biasanya. Kucing juga sering menunjukkan gejala fisik seperti demam, lemas, dan kehilangan nafsu makan.

Memasuki fase eksitasi, kucing menjadi sangat agresif, mudah terkejut oleh suara atau gerakan, serta sering menyerang tanpa sebab. Kucing yang mengalami fase ini akan memperlihatkan rasa takut berlebih terhadap air (hidrofobia) dan cahaya terang (fotofobia). Selain itu, kucing kerap mengalami fenomena pica, yaitu dorongan untuk memakan benda-benda tak lazim seperti tanah, batu, atau plastik.

Pada fase paralitik, virus mulai melumpuhkan otot-otot di tubuh kucing, terutama pada bagian tenggorokan dan rahang. Kondisi ini membuat kucing tidak dapat menelan, sehingga timbul gejala khas berupa air liur yang menetes terus-menerus secara berlebihan (hipersalivasi) serta suara mengeong yang terdengar parau. Kelumpuhan akan terus menyebar ke organ pernapasan hingga berujung pada kematian dalam hitungan hari.

Pencegahan dan Pertolongan Pertama

Langkah pencegahan utama terhadap infeksi rabies pada kucing adalah memberikan vaksinasi rabies secara rutin sejak usia 3–4 bulan, dilanjutkan dengan booster tahunan sesuai arahan dokter hewan. Selain itu, jaga agar kucing tetap berada di dalam rumah (indoor) untuk meminimalkan kontak dengan hewan liar atau hewan yang berpotensi membawa virus rabies.

Jika kamu terkena gigitan atau cakaran dari kucing yang dicurigai rabies, segeralah lakukan pertolongan pertama dengan mencuci luka menggunakan sabun atau detergen di bawah air mengalir selama minimal 15 menit. Langkah ini efektif menurunkan jumlah partikel virus pada area luka sebelum berkembang lebih jauh.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga terkena cakaran maupun gigitan kucing yang dicurigai terinfeksi rabies, segera cari penanganan medis darurat. Jangan menunda untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi risiko serta arahan pemberian Vaksin Anti-Rabies (VAR) atau Serum Anti-Rabies (SAR).

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu mengalami gejala gigitan hewan atau keluhan kesehatan lainnya, kamu bisa langsung konsultasi ke dokter di Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Referensi

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Rabies in Animals.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Rabies Key Facts.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Petunjuk Teknis Penatalaksanaan Kasus Gigitan Hewan Menular Rabies di Indonesia.
World Organisation for Animal Health (WOAH). Diakses pada 2026. Rabies Portal and Prevention Guidelines.

FAQ

1. Apakah rabies pada kucing bisa disembuhkan?
Jika gejala klinis rabies sudah muncul pada kucing, penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan hampir selalu berujung pada kematian. Oleh karena itu, tindakan pencegahan melalui vaksinasi rutin sangat penting untuk melindungi hewan peliharaan.

2. Berapa lama masa inkubasi rabies pada kucing?
Masa inkubasi rabies pada kucing umumnya berkisar antara 1 hingga 3 bulan, namun bisa berkisar dari beberapa hari hingga satu tahun. Kecepatan kemunculan gejala tergantung pada jarak lokasi gigitan dari sistem saraf pusat atau otak.

3. Apa yang harus dilakukan jika dicakar atau digigit kucing yang dicurigai rabies?
Segera cuci luka cakaran atau gigitan dengan sabun di bawah air mengalir selama minimal 15 menit. Setelah itu, langsung datangi fasilitas kesehatan atau konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan indikasi Vaksin Anti-Rabies (VAR).