Ad Placeholder Image

Telinga Kanan Sakit Berdenyut? Ini Kata Dokter THT

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Telinga Kanan Sakit Berdenyut? Jangan Panik, Ini Solusinya

Telinga Kanan Sakit Berdenyut? Ini Kata Dokter THTTelinga Kanan Sakit Berdenyut? Ini Kata Dokter THT

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi denyutan yang menyakitkan di dalam telinga? Keluhan telinga sakit berdenyut adalah kondisi medis yang cukup sering dialami oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Rasa sakit yang berdenyut seirama dengan detak jantung ini biasanya mengindikasikan adanya peningkatan tekanan darah lokal akibat peradangan, infeksi, atau penumpukan kotoran di dalam saluran telinga bagian luar maupun tengah.

Mengabaikan rasa sakit pada telinga bukanlah langkah yang bijak. Anatomi telinga kita sangat kompleks dan berdekatan dengan saraf-saraf penting di kepala serta otak. Jika kondisi ini disebabkan oleh infeksi telinga tengah (otitis media) atau telinga luar (otitis eksterna), penundaan penanganan dapat memicu komplikasi serius, seperti pecahnya gendang telinga, gangguan pendengaran permanen, hingga penyebaran infeksi ke tulang tengkorak di sekitar telinga (mastoiditis).

Sebagai pertolongan pertama, penggunaan obat-obatan yang dijual bebas (OTC) di apotek dapat menjadi solusi efektif untuk meredakan nyeri dan peradangan sebelum kamu memutuskan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis THT. Berbagai jenis analgesik oral dan obat tetes telinga khusus diformulasikan untuk mengontrol gejala agar kamu bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan bisa beristirahat di malam hari tanpa gangguan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat untuk mengatasi telinga yang sakit dan berdenyut? Berikut ulasannya secara lengkap dari sudut pandang farmakologi!

Rekomendasi Obat untuk Telinga Sakit Berdenyut yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk kesehatan, baik berupa obat minum pereda nyeri maupun obat tetes telinga, yang terbukti secara medis mampu membantu meredakan keluhan nyeri berdenyut pada telinga. Produk-produk ini telah lulus uji BPOM dan aman digunakan sebagai penanganan mandiri di rumah sesuai dengan aturan pakainya.

1. Sanmol 500 mg 4 Tablet

Sanmol adalah obat analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg. Secara farmakologi, Paracetamol bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu sinyal rasa sakit dan peradangan, terutama di sistem saraf pusat. Obat ini juga bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di hipotalamus otak.

Manfaat utama dari Sanmol adalah untuk meredakan nyeri telinga berdenyut dengan intensitas ringan hingga sedang. Jika rasa sakit pada telingamu disertai dengan demam—yang sering terjadi pada kasus infeksi telinga—obat ini adalah pilihan lini pertama yang sangat ideal dan ramah bagi lambung, sehingga aman dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 hingga 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Berikan jarak minimal 4 jam antar dosis dan jangan melebihi 8 tablet dalam 24 jam untuk orang dewasa.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Proris 200 mg 10 Kaplet

Proris merupakan obat golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) yang mengandung Ibuprofen 200 mg. Berbeda dengan Paracetamol, Ibuprofen tidak hanya memblokir sinyal nyeri, tetapi juga secara aktif bekerja menekan enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) di lokasi peradangan. Penghambatan enzim ini akan menghentikan produksi prostaglandin di jaringan telinga yang meradang.

Jika telinga sakit berdenyut yang kamu alami disebabkan oleh pembengkakan saluran telinga luar (misalnya akibat kebiasaan mengorek telinga) atau peradangan telinga tengah, Proris sangat efektif untuk mengurangi volume bengkaknya sekaligus menghentikan rasa sakit berdenyut yang hebat. Efek anti-inflamasinya menjadi nilai tambah yang sangat signifikan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Wajib dikonsumsi sesudah makan untuk menghindari iritasi atau rasa perih pada lambung.
  • Tidak disarankan bagi pasien yang memiliki riwayat tukak lambung akut atau asma yang sensitif terhadap NSAID.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Proris 200 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Telinga Sakit Berdenyut
  1. Infeksi Telinga (Otitis): Bakteri atau virus yang masuk ke telinga tengah, seringkali akibat komplikasi flu atau radang tenggorokan.
  2. Penumpukan Serumen (Kotoran Telinga): Kotoran telinga yang mengeras dan menekan gendang telinga, menimbulkan rasa penuh dan berdenyut.
  3. Barotrauma: Perubahan tekanan udara secara tiba-tiba, seperti saat pesawat lepas landas atau saat menyelam.

3. Vital Ear Oil 10 ml

Vital Ear Oil adalah sediaan obat tetes telinga antiseptik ringan yang mengandung kombinasi Thymol, Oleum Menthae Piperitae (minyak peppermint), dan Oleum Camphora (kampfer). Kombinasi bahan-bahan ini memberikan sensasi hangat dan menenangkan pada saluran telinga yang teriritasi, sekaligus memiliki sifat antimikroba ringan yang menghambat pertumbuhan bakteri serta jamur di saluran telinga luar.

Manfaat dari penggunaan Vital Ear Oil adalah untuk meredakan rasa gatal, iritasi ringan, dan ketidaknyamanan yang memicu nyeri berdenyut. Obat ini juga membantu menjaga kebersihan rongga telinga. Sensasi dari minyak peppermint-nya bisa mengalihkan fokus dari rasa sakit dan memberikan rasa lega pada telinga yang terasa mampet.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak-anak: Teteskan 2 tetes ke dalam liang telinga yang sakit, 3 kali sehari.
  • Miringkan kepala saat meneteskan obat, dan tahan posisi tersebut selama 2-3 menit agar cairan mencapai dasar saluran telinga.
  • Peringatan: JANGAN gunakan obat ini jika gendang telinga kamu robek atau berlubang (perforasi membran timpani), atau jika ada cairan nanah yang keluar dari telinga.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Vital Ear Oil 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Panadol Extra 10 Kaplet

Panadol Extra merupakan analgetik yang memiliki kombinasi dua bahan aktif, yaitu Paracetamol 500 mg dan Caffeine 65 mg. Penambahan kafein dalam formula ini bukan tanpa alasan. Secara medis, kafein bertindak sebagai adjuvant analgesik. Artinya, kafein mampu mempercepat penyerapan paracetamol di lambung dan meningkatkan efektivitas pereda nyerinya hingga 30% lebih kuat dibandingkan paracetamol tunggal.

Jika telinga sakit berdenyut yang kamu rasakan menjalar hingga menyebabkan sakit kepala sebelah yang parah, produk ini adalah pilihan yang sangat tepat. Obat ini bekerja cepat dalam hitungan 15 hingga 30 menit setelah dikonsumsi untuk memutus impuls nyeri secara terpusat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1 kaplet, dapat diulang setiap 4-6 jam jika rasa sakit masih terasa.
  • Maksimal konsumsi adalah 8 kaplet dalam rentang waktu 24 jam.
  • Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein tinggi (seperti kopi atau minuman berenergi) saat sedang mengonsumsi obat ini agar tidak memicu jantung berdebar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Forumen Tetes Telinga 10 ml

Seringkali nyeri telinga yang berdenyut tidak disebabkan oleh infeksi, melainkan karena kotoran telinga (serumen) yang menumpuk, mengeras, dan terjebak di saluran telinga bagian dalam. Kondisi ini menekan kulit saluran telinga yang tipis dan sensitif. Forumen mengandung Natrium Docusate (Docusate Sodium) 5 mg/ml. Zat ini merupakan agen surfaktan yang bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan cairan pada kotoran telinga, sehingga air dapat meresap masuk dan melunakkan serumen yang keras.

Manfaat utama obat ini adalah sebagai pelunak kotoran telinga (cerumenolytic). Dengan melunaknya kotoran, sumbatan akan perlahan mencair dan bisa keluar dengan sendirinya atau lebih mudah dibersihkan secara medis, sehingga tekanan dan nyeri berdenyut pada telinga akan segera hilang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan secukupnya ke dalam telinga yang tersumbat, biasanya 2-3 tetes, pada malam hari sebelum tidur selama 2 malam berturut-turut.
  • Tutup telinga dengan gumpalan kapas lembut setelah diteteskan agar obat tidak mengalir keluar.
  • Jangan dikorek menggunakan cotton bud setelah diteteskan karena akan mendorong kotoran yang melunak masuk lebih dalam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Forumen Tetes Telinga 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mengatasi Nyeri Telinga di Rumah

1. Gunakan Kompres Hangat atau Dingin

Menempelkan bantalan pemanas ringan (heating pad) atau handuk basah hangat ke daun telinga selama 10-15 menit dapat membantu melancarkan peredaran darah lokal dan meredakan ketegangan otot di sekitar rahang dan leher yang sering memperburuk nyeri telinga. Bergantian dengan kompres dingin es yang dibalut handuk juga bisa membantu mengebaskan saraf perasa nyeri.

2. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Saat tidur, tumpuk dua buah bantal agar posisi kepala lebih tinggi dari tubuh. Elevasi ini memanfaatkan gravitasi untuk membantu mengalirkan cairan yang menumpuk di telinga tengah menuju saluran eustachius di tenggorokan. Hal ini akan mengurangi tekanan di dalam telinga secara signifikan sehingga keluhan berdenyut berkurang.

Studi Mengenai Nyeri Telinga dan Penanganannya

Journal of the American Medical Association (JAMA) Otolaryngology menerbitkan studi klinis yang menjelaskan bahwa penggunaan analgesik oral (seperti Paracetamol dan Ibuprofen) merupakan tulang punggung dalam manajemen nyeri awal untuk pasien otitis media akut (infeksi telinga tengah) pada 48 jam pertama, sebelum penggunaan antibiotik benar-benar diperlukan.

Studi tersebut menegaskan bahwa sebagian besar rasa sakit telinga ringan tanpa komplikasi dapat sembuh dengan sendirinya, dan intervensi farmakologi OTC terbukti sangat krusial dalam meningkatkan kualitas hidup pasien selama fase peradangan. Penggunaan obat tetes telinga tanpa indikasi medis dari dokter, jika pasien memiliki membran timpani yang perforasi (gendang telinga pecah), sangat tidak disarankan karena berpotensi merusak struktur telinga tengah.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika nyeri berdenyut di telingamu tidak kunjung membaik setelah 3 hari mengonsumsi obat-obatan di atas, atau disertai dengan keluarnya cairan berbau, nanah, dan demam tinggi, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Ear infection (middle ear) – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Earache (Ear Pain): Causes, Treatment & Prevention.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Deafness and hearing loss.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Penanganan Infeksi Telinga.

FAQ

1. Apakah telinga sakit berdenyut berbahaya?

Tergantung pada penyebabnya. Jika hanya karena kotoran telinga yang mengeras atau perubahan tekanan udara, biasanya tidak berbahaya dan mudah diatasi. Namun, jika disebabkan oleh infeksi parah dan dibiarkan, dapat menyebabkan gendang telinga pecah dan gangguan pendengaran permanen.

2. Bolehkah menggunakan cotton bud saat telinga berdenyut?

Sangat tidak disarankan. Menggunakan cotton bud justru dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam hingga menekan gendang telinga, atau bisa melukai kulit saluran telinga luar yang sedang meradang, sehingga memperburuk rasa sakit berdenyut.

3. Kapan saya harus periksa ke dokter spesialis THT?

Kamu harus segera menemui dokter jika rasa berdenyut di telinga disertai dengan keluarnya cairan kuning atau darah, demam di atas 38 derajat Celcius, area belakang telinga bengkak kemerahan, atau jika kamu tiba-tiba kehilangan pendengaran secara drastis.

4. Apakah aman menggunakan obat tetes telinga yang dibeli bebas?

Aman selama kamu yakin gendang telinga kamu utuh dan tidak robek. Obat tetes telinga bebas biasanya dirancang untuk melunakkan kotoran atau meredakan iritasi luar. Namun, jika kamu mencurigai gendang telingamu bermasalah, sebaiknya gunakan pereda nyeri oral (minum) seperti Paracetamol terlebih dahulu dan hindari obat tetes telinga.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis THT via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis THT terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang