Termasuk Makanan Ringan, Ini Jumlah Kalori Popcorn
“Popcorn adalah camilan yang tergolong rendah kalori. Bukan itu saja, nutrisi didalamnya bisa memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.”

DAFTAR ISI
- Tabel Nutrisi Popcorn
- Apakah Popcorn Termasuk Makanan Sehat?
- Manfaat Popcorn untuk Kesehatan
- Batasan Konsumsi Popcorn
- Tips Membuat Popcorn Sehat
- Cara Simpel Membuat Popcorn di Rumah
Popcorn adalah biji jagung yang mengembang saat dipanaskan. Makanan yang kerap dijadikan “teman” saat menonton film ini termasuk camilan yang sehat, lho! Selain kaya nutrisi, popcorn mengandung kalori yang cukup rendah.
Melansir dari Healthline, per 100 gram popcorn mengandung 387 kalori. Atau, popcorn hanya mengandung 31 kalori per cangkirnya. Jika dibandingkan camilan lain, seperti keripik kentang, kalori popcorn jelas lebih rendah.
Tabel Nutrisi Popcorn
Berikut tabel nutrisi dari 100 gram (3,5 ons) porsi popcorn :
- Energi: 387 kalori
- Protein: 12,94 gram
- Lemak total: 4,54 gram
- Karbohidrat: 77,78 gram
- Serat: 14,5 gram
- Gula: 0,87 gram
- Kalsium: 7 miligram
- Vitamin B1 (Thiamin): 0,104 miligram
- Vitamin K: 1,02 mikrogram
- Asam folat: 31 mikrogram
- Vitamin B3 (Niacin): 2,308 miligram
- Vitamin B2: 0,083 miligram
- Zat besi: 3,19 miligram
- Vitamin B6 (Pyridoxine): 0,157 miligram
- Magnesium: 144 miligram
- Vitamin E: 0,29 miligram
- Fosfor: 358 miligram
- Kalium: 329 miligram
- Seng: 3,09 miligram
Baca Juga: Ini Tips Membuat Popcorn yang Lebih Sehat untuk Teman Menonton
Apakah Popcorn Termasuk Makanan Sehat?
Popcorn sering kali dianggap sebagai camilan yang kurang sehat, terutama karena diasosiasikan dengan tambahan mentega, garam, atau gula yang berlebihan.
Namun, apakah popcorn benar-benar tidak sehat? Jawabannya tidak sesederhana itu.
Ya, bisa dibilang popcorn bisa termasuk makanan yang relatif sehat, tergantung pada bagaimana cara persiapan dan konsumsinya.
Popcorn yang dibuat dengan cara yang tepat dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan.
Apabila kamu sedang memulai pola makan sehat, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional.
Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!
Untuk informasi terkait Halofit by Halodoc, kamu bisa baca artikel ini:
- Halofit, Layanan Klinik Obesitas Digital dengan Program Klinis dan Menyeluruh
- Paket Halofit Transform, Program Menurunkan Berat Badan dengan Injeksi GLP-1
- Paket Halofit Advanced, Program Menurunkan Berat Badan dengan Obat Diet Ampuh
Manfaat Popcorn untuk Kesehatan
Berikut ini beberapa potensi manfaat popcorn untuk kesehatan, jika dikonsumsi dengan tepat:
- Membantu mengontrol berat badan: Kandungan serat yang tinggi membuat popcorn memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung program penurunan berat badan.
- Menjaga kesehatan jantung: Serat dalam popcorn dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Antioksidan dalam popcorn juga berperan dalam melindungi jantung dari kerusakan.
- Mengontrol gula darah: Serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Meningkatkan kesehatan pencernaan: Serat dalam popcorn membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
Batasan Konsumsi Popcorn
Meskipun popcorn menawarkan berbagai manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Gangguan pencernaan: Konsumsi popcorn berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti kembung atau sakit perut, terutama pada orang yang sensitif terhadap serat.
- Kandungan sodium: Popcorn yang diberi garam berlebihan dapat meningkatkan asupan sodium, yang berisiko bagi orang dengan tekanan darah tinggi atau masalah jantung.
- Alergi: Meskipun jarang, beberapa orang mungkin mengalami alergi terhadap jagung.
Tips Membuat Popcorn Sehat
Walaupun tergolong sehat, popcorn yang ditambahkan gula dan garam berlebihan bisa menurunkan manfaat kesehatannya.
Berikut tips membuat popcorn sehat untuk mempertahankan manfaatnya:
1. Pilih minyak yang lebih sehat
Hindari menggunakan minyak yang kurang sehat, seperti minyak kelapa sawit dan minyak kelapa untuk memasak karena tinggi kandungan lemak jenuhnya.
Kamu bisa menggantikannya dengan minyak yang lebih sehat, seperti minyak kenari, minyak zaitun atau minyak kanola untuk membuat popcorn.
2. Atur porsinya
Popcorn seringkali bikin ketagihan sampai membuat seseorang lupa sudah berapa banyak porsi yang dihabiskan.
Satu cangkir popcorn polos saja sudah mengandung sekitar 30 kalori. Memakannya terlalu banyak bisa memicu berat badan. Oleh sebab itu, atur porsi popcorn yang kamu agar tidak berlebihan.
3. Tambahkan toping yang lebih sehat
Bumbui popcorn dengan cara yang sehat. Misalnya, dengan saus pedas atau melelehkan beberapa lembar keju.
Kalau sensasi rasa yang baru, kamu bisa menambahkan taburan cuka balsamic, menyandingkannya dengan acar atau menambahkan cabai jalapeo.
4. Tambahkan protein
Menambahkan protein membuat kamu kenyang lebih lama dan lebih padat nutrisi.
Kamu bisa menambahkan satu sendok makan selai kacang, parutan keju atau suwiran dada ayam yang berbumbu barbeque. Dengan cara ini, kamu akan lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan.
Cara Simpel Membuat Popcorn di Rumah
Jika kamu tertarik membuat popcorn di rumah, berikut langkah-langkahnya:
- Panaskan minyak di atas panci.
- Masukkan biji jagung kering ke dalam panci.
- Masak dengan api sedang lalu tutup panci dan tunggu sampai jagung meletup-letup.
- Setelah letupan berhenti, tuangkan ke wadah.
- Taburi dengan keju parut, selai kacang atau toping lainnya yang kamu sukai.
Itulah jumlah kalori popcorn dan berbagai fakta menarik lain yang perlu kamu tahu.
Jika kamu punya pertanyaan terkait kondisi kesehatan, kamu bisa tanya dokter di Halodoc.
Caranya mudah, kamu bisa klik banner di bawah ini!



