Ad Placeholder Image

Ternyata Mudah, Ini Cara Mengobati Bisul agar Cepat Kempis

9 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   05 Juni 2026

Cara mengatasi bisul bisa dengan kompres hangat hingga menggunakan salep antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Ternyata Mudah, Ini Cara Mengobati Bisul agar Cepat KempisTernyata Mudah, Ini Cara Mengobati Bisul agar Cepat Kempis

DAFTAR ISI


Bisul atau dalam istilah medis disebut furunkel adalah benjolan merah pada kulit yang berisi nanah dan terasa nyeri. Kondisi ini biasanya muncul akibat infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut, yaitu tempat tumbuhnya rambut. Bisul bisa muncul di bagian tubuh mana saja, namun area yang sering mengalami gesekan dan berkeringat, seperti kaki, paha, dan bokong, menjadi lokasi yang paling rentan.

Munculnya bisul di kaki tentu sangat mengganggu kenyamanan, terutama saat kamu harus berjalan atau mengenakan celana panjang. Rasa nyeri berdenyut yang ditimbulkan sering kali membuat aktivitas sehari-hari terhambat. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, infeksi bakteri penyebab bisul bisa menyebar ke jaringan kulit yang lebih dalam (selulitis) atau bahkan masuk ke aliran darah, yang tentunya jauh lebih berbahaya.

Langkah penanganan awal yang tepat sangat krusial untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi. Salah satu prinsip utama dalam menangani bisul adalah jangan pernah memencet atau memecahkannya secara paksa, karena hal ini justru akan mendorong bakteri masuk lebih dalam ke jaringan kulit. Penggunaan obat-obatan topikal maupun oral yang tepat dapat membantu mematangkan bisul atau meredakan gejala nyerinya.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat dan produk kesehatan untuk mengatasi masalah ini? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Bisul di Kaki yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk kesehatan yang dapat kamu gunakan secara mandiri untuk membantu mengatasi bisul di kaki. Pastikan kamu selalu menjaga kebersihan area yang sakit sebelum mengaplikasikan produk-produk ini.

1. Ichtyol Salep 15 g

Ichtyol Salep, yang sering dikenal masyarakat sebagai “salep hitam”, merupakan obat topikal yang sangat efektif untuk mengatasi bisul. Salep ini mengandung bahan aktif Ichtammol yang memiliki sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri), anti-inflamasi, dan antiseptik ringan. Cara kerjanya adalah dengan melunakkan lapisan kulit di atas bisul, sehingga membantu “mematangkan” bisul dan memudahkan nanah untuk keluar secara alami tanpa perlu dipencet.

Manfaat utama Ichtyol adalah mempercepat proses drainase nanah pada bisul yang masih keras dan meradang. Dengan keluarnya nanah, tekanan di dalam jaringan kulit akan berkurang, sehingga rasa nyeri berdenyut pun akan mereda.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan area bisul terlebih dahulu.
  • Oleskan salep tipis-tipis pada area yang terkena bisul sebanyak 2-3 kali sehari.
  • Dapat ditutup dengan kasa bersih jika perlu agar tidak mengotori pakaian.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ichtyol Salep 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Betadine Antiseptic Solution mengandung Povidone Iodine 10%. Produk ini berfungsi sebagai antiseptik spektrum luas yang sangat efektif membunuh kuman, termasuk bakteri Staphylococcus aureus yang sering menjadi penyebab utama bisul. Betadine bekerja dengan cara merusak dinding sel mikroorganisme sehingga infeksi tidak menyebar ke area kulit di sekitarnya.

Manfaatnya dalam perawatan bisul adalah untuk menjaga area kulit tetap steril, terutama sebelum mengoleskan salep pengobatan atau setelah bisul pecah secara alami. Penggunaan antiseptik ini mencegah terjadinya infeksi sekunder pada luka bekas bisul.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan secukupnya pada kapas atau kasa steril.
  • Usapkan perlahan pada area bisul dan sekitarnya.
  • Gunakan sesuai kebutuhan atau saat mengganti balutan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Bisul di Rumah
  1. Lakukan kompres hangat selama 10-15 menit, 3-4 kali sehari untuk melancarkan sirkulasi darah dan mempercepat pematangan bisul.
  2. Jangan pernah memencet bisul dengan tangan telanjang karena risiko infeksi sistemik.
  3. Cuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum dan sesudah menyentuh area bisul.

3. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Jika bisul di kaki disertai dengan rasa nyeri yang hebat atau bahkan memicu demam ringan, Panadol yang mengandung Paracetamol dapat menjadi solusinya. Paracetamol bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dengan cara menghambat sinyal nyeri di otak, serta sebagai antipiretik (penurun demam) dengan memengaruhi pusat pengatur suhu di hipotalamus.

Manfaat produk ini adalah memberikan kenyamanan bagi pasien sehingga tetap bisa beraktivitas meskipun sedang mengalami peradangan akibat bisul. Produk ini sangat ramah di lambung jika dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari (maksimal 8 kaplet dalam 24 jam).
  • Anak 6-11 tahun: 1/2-1 kaplet, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Bioplacenton Gel 15 g

Bioplacenton merupakan kombinasi unik antara Ekstrak Placenta dan Neomycin Sulfate. Ekstrak placenta bekerja dengan cara memicu pembentukan jaringan baru (granulasi) dan meningkatkan konsumsi oksigen di sel kulit, sehingga luka bekas bisul lebih cepat menutup. Sementara itu, Neomycin Sulfate adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang mencegah pertumbuhan bakteri di area luka.

Manfaat utamanya adalah untuk perawatan setelah bisul pecah. Penggunaan Bioplacenton akan membantu mempercepat regenerasi kulit dan mencegah terbentuknya jaringan parut yang berlebihan atau bekas luka yang menonjol.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan tipis-tipis pada area luka setelah dibersihkan.
  • Gunakan 4-6 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bioplacenton Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Hansaplast Kasa Steril 10 Lembar

Perawatan bisul tidak lengkap tanpa alat kesehatan pendukung seperti kasa steril. Hansaplast Kasa Steril diproses secara khusus untuk memastikan bebas dari kuman, sehingga sangat aman digunakan langsung pada area kulit yang terinfeksi atau luka terbuka.

Manfaatnya adalah untuk menutup bisul agar tidak terkena gesekan pakaian secara langsung, menyerap nanah yang keluar agar tidak menyebar ke area kulit lain, serta menjaga kelembapan yang optimal untuk proses penyembuhan jaringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan setelah mengoleskan salep atau antiseptik.
  • Tempelkan kasa pada bisul dan rekatkan dengan plester medis.
  • Ganti kasa minimal 2 kali sehari atau setiap kali kasa terlihat basah oleh nanah/cairan.

Produk ini termasuk kategori alat kesehatan. Tersedia secara umum.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Kasa Steril di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mencegah Bisul di Kaki

1. Menjaga Kebersihan Tubuh

Mandilah secara teratur minimal dua kali sehari menggunakan sabun antibakteri. Pastikan area kaki, terutama lipatan paha dan sela-sela jari, benar-benar kering setelah mandi. Lingkungan yang lembap adalah tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak.

2. Hindari Berbagi Barang Pribadi

Bakteri penyebab bisul dapat menular melalui kontak langsung atau perantara benda. Hindari berbagi handuk, alat cukur, atau pakaian dengan orang lain, meskipun orang tersebut adalah anggota keluarga sendiri, untuk meminimalkan risiko penularan infeksi kulit.

3. Menggunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

Gesekan antara kulit dan kain pakaian yang kasar atau terlalu ketat dapat memicu luka mikro yang menjadi pintu masuk bakteri. Gunakan celana berbahan katun yang longgar dan menyerap keringat, terutama jika kamu memiliki banyak aktivitas di luar ruangan atau mudah berkeringat.

Studi Mengenai Bisul dan Infeksi Kulit

Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa manajemen infeksi kulit akibat Staphylococcus aureus memerlukan pendekatan kombinasi antara menjaga higiene kulit dan penggunaan agen topikal yang tepat. Studi tersebut menekankan bahwa pencegahan rekurensi bisul sangat bergantung pada eliminasi kolonisasi bakteri di permukaan kulit.

Temuan ini memperkuat alasan mengapa penggunaan antiseptik seperti Povidone Iodine dan salep antibakteri sangat direkomendasikan dalam protokol penanganan bisul secara mandiri di rumah guna mencegah penyebaran bakteri ke folikel rambut lainnya.

Jika dalam waktu lebih dari satu minggu bisul tidak kunjung pecah, bertambah besar, atau disertai dengan gejala sistemik seperti demam tinggi dan menggigil, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, seperti prosedur insisi dan drainase.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah kamu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Boils and Carbuncles: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Boils (Furuncles) & Carbuncles.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Boils — Treatment.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Boils.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Perawatan Luka dan Pencegahan Infeksi.

FAQ

1. Apakah boleh memencet bisul di kaki sendiri?

Sangat tidak disarankan. Memencet bisul dapat memaksa infeksi bakteri masuk lebih dalam ke jaringan bawah kulit atau pembuluh darah, yang bisa menyebabkan selulitis atau sepsis.

2. Berapa lama bisul di kaki biasanya sembuh?

Dengan perawatan yang tepat, bisul biasanya akan “matang” dan pecah dalam waktu 2 hingga 7 hari, lalu sembuh total dalam waktu sekitar 2 minggu.

3. Mengapa bisul sering muncul di kaki atau paha?

Kaki dan paha sering mengalami gesekan antar kulit atau dengan pakaian, serta cenderung lembap karena keringat, yang memicu iritasi folikel rambut sebagai pintu masuk bakteri.

4. Apakah bisul menular ke orang lain?

Ya, bakteri di dalam nanah bisul sangat menular. Hindari kontak langsung dengan nanah dan jangan berbagi barang pribadi seperti handuk atau pakaian.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.