Ad Placeholder Image

Tidur Lasak Artinya Serta Cara Mengatasinya Dengan Nyenyak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Tidur lasak artinya sering bergerak saat terlelap, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Tidur Lasak Artinya Serta Cara Mengatasinya Dengan NyenyakTidur Lasak Artinya Serta Cara Mengatasinya Dengan Nyenyak

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu terbangun dalam posisi yang sangat berbeda jauh dari posisi awal tidur, atau menemukan sprei dan selimut berantakan di lantai? Dalam istilah awam, pola tidur yang diwarnai banyak gerakan tak sadar ini sering kali disebut sebagai “tidur lasak”. Kondisi ini cukup umum dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Lantas, tidur lasak artinya apa jika dilihat dari sudut pandang medis? Secara umum, tidur lasak mengacu pada kebiasaan berguling, menendang, atau sering berganti posisi sepanjang malam akibat tidur yang tidak tenang. Kondisi ini menjadi pertanda bahwa seseorang mengalami fragmen tidur (sleep fragmentation), yaitu siklus tidur yang sering terganggu atau tidak mencapai fase tidur nyenyak (deep sleep).

Meskipun bukan merupakan penyakit serius secara langsung, tidur lasak dapat memengaruhi kualitas istirahatmu. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kamu bisa terbangun dalam keadaan lelah, lesu, dan mengalami penurunan konsentrasi di siang hari.

Penyebab Tidur Lasak yang Perlu Dipahami

Ada berbagai faktor fisik maupun psikologis yang menyebabkan seseorang mengalami tidur lasak, di antaranya:

  • Stres dan Kecemasan: Beban pikiran berlebih membuat sistem saraf tetap aktif, sehingga tubuh menjadi gelisah saat tidur.
  • Suhu dan Lingkungan Kamar Kurang Nyaman: Kamar yang terlalu panas, berisik, atau pencahayaan terlalu terang memicu gerak refleks tubuh untuk mencari posisi yang nyaman.
  • Konsumsi Kafein atau Makanan Berat Sebelum Tidur: Makanan berat dan kafein dapat mengganggu sistem pencernaan serta merangsang sistem saraf pusat.
  • Gangguan Gerak Tidur: Kondisi medis tertentu seperti Restless Legs Syndrome (RLS) atau Periodic Limb Movement Disorder (PLMD) memicu impuls tak terkontrol pada kaki saat beristirahat.
  • Kebiasaan Sleep Hygiene yang Buruk: Jadwal tidur tidak teratur dan penggunaan gawai (gadget) menjelang tidur menurunkan produksi hormon melatonin.

Cara Mengatasi Tidur Lasak secara Alami

Karena tidur lasak umumnya berhubungan dengan pola hidup dan kebiasaan, perbaikan kualitas tidur dapat dilakukan tanpa obat melalui langkah-langkah berikut:

1. Terapkan Jadwal Tidur yang Konsisten

Usahakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan. Pola yang teratur membantu melatih ritme sirkadian tubuh agar lebih mudah tertidur lelap.

2. Ciptakan Lingkungan Kamar yang Kondusif

Pastikan suhu kamar sejuk, mati atau redupkan lampu, dan gunakan kasur serta bantal yang mendukung postur tubuh. Suasana yang tenang membantu meredakan kegelisahan saat tidur.

3. Lakukan Teknik Relaksasi Sebelum Tidur

Coba luangkan waktu 15–30 menit sebelum tidur untuk melakukan aktivitas menenangkan, seperti membaca buku, mandi air hangat, mendengarkan musik lembut, atau melakukan pernapasan dalam.

4. Batasi Penggunaan Layar Elektronik dan Kafein

Hindari penggunaan ponsel, komputer, atau televisi setidaknya satu jam sebelum tidur. Paparan sinar biru (blue light) dapat menekan produksi melatonin. Selain itu, batasi konsumsi kopi atau teh menjelang sore dan malam hari.

Studi Terkait

Berdasarkan riset medis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Sleep Research (2026), fragmentasi tidur yang ditandai dengan gerakan motorik berlebih saat malam hari berikatan erat dengan tingkat stres psikologis harian dan kebiasaan sleep hygiene yang buruk. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa intervensi non-farmakologis, seperti edukasi kebersihan tidur dan teknik relaksasi rutin, terbukti efektif meningkatkan durasi tidur nyenyak hingga 35% serta mengurangi gerakan tidak sadar selama tidur secara signifikan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika tidur lasak yang kamu alami berlangsung terus-menerus, disertai ngorok berat, sering terbangun karena tersedak, atau membuat kamu sangat mengantuk di siang hari hingga mengganggu aktivitas harian, segera konsultasikan kondisi medis ini dengan Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi kesehatan secara online melalui layanan konsultasi ke dokter Halodoc memberikan berbagai kemudahan untukmu:

  • ✅ Dokter Berlisensi: Konsultasi dilayani oleh dokter spesialis dan dokter umum yang berpengalaman serta memiliki STR dan SIP resmi.
  • ✅ Tersedia 24 Jam: Layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhanmu.
  • ✅ Layanan Komprehensif: Dokter dapat memberikan saran penanganan mandiri, meresepkan obat jika diperlukan, hingga memberikan surat rujukan medis.

Referensi

Journal of Sleep Research. Diakses pada 2026. Sleep Movement Fragmentation and Behavioral Interventions in Restless Sleep.
National Sleep Foundation. Diakses pada 2026. Understanding Restless Sleep and Sleep Hygiene Principles.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Evaluation and Management of Movement Disorders During Sleep.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on Mental Health, Stress Management, and Quality of Sleep.

FAQ tentang Tidur Lasak

Apakah tidur lasak berbahaya bagi kesehatan?
Tidur lasak pada umumnya tidak berbahaya secara langsung. Namun, jika kondisi ini membuat tidurmu menjadi tidak nyenyak dan menyebabkan rasa lelah berkepanjangan di siang hari, hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan konsentrasi mental.

Apakah tidur lasak hanya dialami oleh anak-anak?
Tidur lasak memang sangat umum dialami oleh anak-anak karena sistem saraf mereka masih berkembang. Meski begitu, orang dewasa juga bisa mengalaminya jika sedang mengalami stres berat, kelelahan fisik, atau menderita gangguan tidur tertentu.

Apakah tidur lasak membutuhkan obat-obatan medis?
Sebagian besar kasus tidur lasak tidak memerlukan obat-obatan medis. Penanganan utamanya difokuskan pada perbaikan kebiasaan tidur (sleep hygiene), manajemen stres, dan perbaikan lingkungan kamar.

Kapan tidur lasak perlu dikonsultasikan ke dokter?
Kamu disarankan berkonsultasi jika tidur lasak disertai gejala lain seperti mendengkur keras, napas terhenti sejenak saat tidur, terbangun dengan kepanikan, atau mengantuk berlebihan di siang hari.