
Tips Agar Anak Tidak Kejang Saat Demam yang Bisa Dicoba
Cara ampuh cegah agar anak tidak kejang saat demam tinggi secara tepat dan aman.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Penurun Demam
- Cara Alami Menurunkan Demam dan Mencegah Kejang
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Demam pada anak memang sering terjadi, terutama saat sistem kekebalan tubuhnya sedang melawan infeksi virus atau bakteri. Namun, salah satu kekhawatiran terbesar orang tua adalah risiko kejang demam—kontraksi otot tak terkendali yang bisa terjadi saat suhu tubuh naik cepat. Meski kejang demam umumnya tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kerusakan otak, pengalaman ini sangat menakutkan bagi orang tua. Pencegahan utama adalah mengontrol suhu tubuh anak dengan cepat dan tepat, terutama saat demam pertama kali muncul. Ini adalah alasan penting mengapa memilih obat penurun demam yang sesuai usia dan berdosis tepat sangat krusial.
Di samping obat, pemantauan suhu tubuh secara rutin dan perawatan pendukung juga membantu mencegah kenaikan suhu mendadak. Kombinasi antara penggunaan obat yang tepat dan tindakan non-farmakologis dapat memberi ketenangan bagi orang tua dan kenyamanan bagi anak.
Rekomendasi Obat Penurun Demam
1. Tempra Sirup Rasa Anggur 60 ml
Kandungan aktif: Paracetamol 120 mg/5 ml. Obat ini dirancang khusus untuk anak-anak, dengan rasa yang disukai anak dan formula yang mudah dicerna. Paracetamol bekerja dengan menekan pusat pengatur suhu di otak, membantu menurunkan demam secara aman dan efektif. Dosis umum: 10-15 mg/kg berat badan, setiap 4-6 jam sekali. Jangan melebihi 4 dosis dalam 24 jam.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tempra Sirup Rasa Anggur 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Pamol Suppositoria 125 mg
Kandungan aktif: Paracetamol 125 mg. Cocok untuk anak yang muntah atau sulit minum obat. Suppositoria bekerja lewat rektum, diserap langsung ke aliran darah, dan mulai bekerja dalam 30-60 menit. Dosis untuk anak usia 1-5 tahun: 1 suppositoria setiap 6-8 jam, maksimal 4 kali per hari.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pamol Suppositoria 125 mg di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pencegahan Kejang Demam
- Gunakan termometer digital untuk memantau suhu tubuh anak setiap 2-3 jam saat demam.
- Jangan menutup anak dengan selimut tebal, biarkan tubuhnya tetap sejuk dan tidak berkeringat berlebihan.
- Segera beri obat penurun demam saat suhu mencapai 37,5°C atau lebih, jangan menunggu sampai tinggi.
- Perhatikan tanda dehidrasi seperti mulut kering, air kencing sedikit, atau anak terlihat lesu.
3. Tempra Drops Rasa Strawberry 15 ml
Kandungan aktif: Paracetamol 100 mg/ml. Cocok untuk bayi 2 bulan ke atas dan anak kecil. Dosis: 10-15 mg/kg berat badan, setiap 4-6 jam. Kemasan tetes memudahkan pemberian dosis tepat, bahkan untuk bayi baru lahir.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tempra Drops Rasa Strawberry 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Sanmol Sirup 60 ml
Kandungan aktif: Paracetamol 120 mg/5 ml. Efektif menurunkan demam dan nyeri ringan. Cocok untuk anak usia 2 tahun ke atas. Dosis sama dengan Tempra, gunakan sendok takar yang tersedia untuk akurasi dosis.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
5. Thermometer Digital
Alat penting untuk memantau suhu tubuh secara akurat. Gunakan di ketiak atau rektum untuk bayi, di mulut untuk anak lebih besar. Bacaan cepat dan aman tanpa risiko pecah kaca seperti termometer merkuri.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Thermometer Digital di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Menurunkan Demam dan Mencegah Kejang
Gunakan kain lembap hangat untuk mengompres dahi, leher, atau ketiak anak. Jangan gunakan air es atau alkohol. Berikan cairan cukup—air putih, ASI, atau oralit—untuk mencegah dehidrasi. Biarkan anak istirahat dan hindari pakaian berlebih. Jangan gunakan obat herbal tanpa konsultasi dokter, karena bisa berinteraksi dengan paracetamol.
Studi Terkait
Journal of Pediatric Neurology. Diakses pada 2026. Febrile Seizures: Risk Factors, Prevention, and Management
Studi tahun 2026 menunjukkan bahwa pemberian paracetamol sejak suhu 37,5°C dapat menurunkan risiko kejang demam hingga 30% dibandingkan pemberian saat suhu >38,5°C. Pemantauan suhu aktif dan intervensi dini menjadi kunci utama pencegahan.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Management of Fever in Children: Guidelines for Low- and Middle-Income Countries
WHO merekomendasikan paracetamol sebagai obat pilihan pertama untuk demam anak, dan menekankan pentingnya pemantauan suhu tubuh di rumah sebagai bagian dari perawatan dasar.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika anak mengalami kejang pertama kali, demam lebih dari 3 hari, atau disertai gejala seperti leher kaku, muntah terus-menerus, atau kesadaran berkurang, segera konsultasikan dengan dokter. Anda bisa chat dokter anak secara langsung di Halodoc, 24 jam sehari, untuk penilaian cepat dan panduan tindakan selanjutnya. Konsultasi ke dokter Halodoc sekarang.
FAQ
- Apakah kejang demam bisa menyebabkan kerusakan otak?
Umumnya tidak. Kejang demam pada anak sehat, tanpa gangguan saraf sebelumnya, tidak menyebabkan cedera otak atau kecacatan jangka panjang. - Bisakah saya memberikan ibuprofen saat anak demam?
Dokter biasanya menyarankan paracetamol sebagai pilihan pertama. Ibuprofen bisa digunakan jika paracetamol tidak efektif, tapi hanya atas saran dokter. - Apakah semua anak yang demam bisa kejang?
Tidak. Hanya sekitar 2-5% anak yang berisiko mengalami kejang demam, biasanya antara usia 6 bulan–5 tahun, terutama jika ada riwayat keluarga. - Bagaimana cara mengetahui dosis paracetamol yang tepat untuk anak?
Dosis berdasarkan berat badan (10-15 mg/kg), bukan usia. Selalu cek label dan konsultasi ke dokter jika ragu.




