Kemampuan melihat bayi baru lahir masih terbatas, tetapi akan terus berkembang seiring bertambahnya usia.

DAFTAR ISI
- Tahapan Usia Bayi Bisa Melihat dengan Jelas
- Cara Menstimulasi Penglihatan Bayi
- Kapan Harus Khawatir dengan Penglihatan Bayi?
- Hubungi Dokter Ini Jika Bayi Mengalami Gangguan Kesehatan
Penglihatan bayi berkembang secara bertahap sejak lahir. Kemampuan melihat bayi baru lahir masih terbatas, tetapi akan terus berkembang seiring bertambahnya usia.
Perkembangan ini melibatkan kemampuan fokus, mengikuti objek, membedakan warna, dan persepsi kedalaman.
Menurut WHO, perkembangan penglihatan merupakan bagian penting dari tumbuh kembang bayi secara keseluruhan. Stimulasi yang tepat dapat membantu mengoptimalkan kemampuan visual bayi.
Tahapan Usia Bayi Bisa Melihat dengan Jelas
Berikut adalah tahapan perkembangan penglihatan bayi yang perlu ibu ketahui:
Baru Lahir (0-1 Bulan)
Pada usia ini, bayi baru bisa melihat objek yang berjarak sekitar 20-30 cm atau sebatas jarak wajah ibu saat menyusui.
Bayi lebih tertarik pada wajah dan pola kontras tinggi seperti hitam dan putih. Mereka juga sensitif terhadap cahaya terang.
Hal yang bisa ibu lakukan:
- Sering-seringlah mendekatkan wajah saat berinteraksi dengan bayi.
- Gunakan mainan dengan warna kontras tinggi.
- Hindari pencahayaan yang terlalu terang.
Usia 2-3 Bulan
Kemampuan fokus bayi mulai meningkat. Ia mulai bisa mengikuti objek yang bergerak dan mengenali wajah orang-orang terdekat. Koordinasi mata juga mulai berkembang.
Hal yang bisa ibu lakukan:
- Gerakkan mainan berwarna di depan bayi untuk melatih fokusnya.
- Ajak bayi berbicara dan tersenyum agar ia mengenali wajah ibu.
Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Halodoc yang bisa dihubungi seputar kesehatan anak.
Usia 4-6 Bulan
Bayi mulai bisa melihat warna dengan lebih baik dan mengembangkan persepsi kedalaman. Ia juga mulai tertarik pada objek-objek yang lebih kecil.
Hal yang bisa ibu lakukan:
- Berikan mainan dengan berbagai warna dan tekstur.
- Letakkan mainan di posisi yang berbeda untuk melatih persepsi kedalamannya.
Usia 7-12 Bulan
Penglihatan bayi sudah hampir sama dengan orang dewasa. Ia bisa melihat dengan jelas pada jarak yang jauh dan mengenali objek dengan lebih baik. Koordinasi mata dan tangan juga semakin baik.
Hal yang bisa ibu lakukan:
- Ajak bayi bermain yang melibatkan koordinasi mata dan tangan, seperti menyusun balok.
- Bacakan buku dengan gambar-gambar yang menarik.
Selain perkembangannya, pahami juga Ketahui Pertumbuhan Bayi dari Usia 1 Hingga 12 Bulan berikut ini.
Cara Menstimulasi Penglihatan Bayi
Stimulasi penglihatan sangat penting untuk perkembangan visual bayi. Beberapa cara yang bisa dilakukan:
- Gunakan mainan yang berwarna cerah dan kontras.
- Sering-seringlah berinteraksi dengan bayi dan melakukan kontak mata.
- Ubah posisi bayi secara berkala agar ia bisa melihat lingkungan dari sudut pandang yang berbeda.
- Pastikan pencahayaan di ruangan cukup baik, tetapi tidak terlalu terang.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan agar orang tua aktif berinteraksi dengan bayi sejak dini untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, termasuk perkembangan penglihatan.
Kapan Harus Khawatir dengan Penglihatan Bayi?
Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Mata bayi sering terlihat juling.
- Bayi tidak merespon terhadap cahaya atau objek yang bergerak.
- Terdapat noda putih pada mata bayi.
- Bayi sering menggosok-gosok mata.
Hubungi Dokter Ini Jika Bayi Mengalami Gangguan Kesehatan
Jika bayi mulai menunjukkan tanda-tanda adanya gangguan kesehatan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak.
Dokter spesialis anak di Halodoc memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menangani kesehatan bayi dan anak serta memperoleh rating positif dari pasien sebelumnya.
Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:
- dr. Ariawan Setiadi, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 22 tahun, lulusan Universitas Islam Sultan Agung (2002) dan Universitas Diponegoro (2015). Saat ini berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Dandung Bawono, Sp.A, M.Sc: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 20 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2004, 2009). Saat ini berpraktik di Gondokusuman, DIY, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Lingga Pradipta, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 11 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2011) dan Universitas Hasanuddin (2021). Saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
Dokter-dokter di atas siap membantu kamu mengatasi gangguan kesehatan pada bayi dengan prosedur yang aman dan akurat.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan mudah, aman, dan nyaman tanpa harus keluar rumah.
Kamu pun bisa langsung hubungi dokter spesialis anak di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!




