Ad Placeholder Image

Virus Singapura Apakah Menular dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Virus Singapura apakah menular dan bagaimana cara mencegah penyebaran infeksi pada anak di rumah?

Virus Singapura Apakah Menular dan Cara MencegahnyaVirus Singapura Apakah Menular dan Cara Mencegahnya

DAFTAR ISI


Virus Singapura, yang dalam istilah medis dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), merupakan penyakit infeksi yang sering menyerang anak-anak, terutama di bawah usia 5 tahun. Meski demikian, orang dewasa juga tidak sepenuhnya kebal dan tetap bisa terinfeksi kondisi ini.

Banyak orang tua merasa khawatir ketika muncul ruam merah dan bintik-bintik berisi cairan pada tubuh anak. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: virus singapura apakah menular? Jawabannya adalah ya, penyakit ini sangat mudah berpindah dari satu orang ke orang lain jika tidak diantisipasi dengan baik.

Memahami bagaimana virus ini menyebar serta langkah pencegahan yang tepat sangat penting untuk melindungi keluarga dari penularan yang meluas di lingkungan rumah maupun sekolah.

Apakah Virus Singapura Menular?

Virus Singapura adalah penyakit yang sangat menular. Penyebab utamanya adalah kelompok virus dari jenis Enterovirus, paling sering yaitu Coxsackievirus A16 dan Enterovirus 71. Daya tular virus ini sangat tinggi pada minggu pertama penderita mengalami gejala.

Bahkan setelah gejala seperti demam, sariawan di mulut, dan ruam merah mereda, virus masih dapat bertahan dan keluar melalui feses penderita hingga beberapa minggu. Oleh karena itu, potensi penularan tetap ada meskipun penderita terlihat sudah sembuh.

Cara Penularan Virus Singapura

Penularan virus Singapura dapat terjadi melalui berbagai jalur kontak langsung maupun tidak langsung. Berikut adalah beberapa cara utama penyebaran virus ini:

  • Percikan Droplets: Air liur, dahak, atau cairan hidung yang keluar saat penderita batuk atau bersin.
  • Cairan dari Lepuhan Kulit: Kontak langsung dengan cairan yang keluar dari bentol atau lepuhan ruam di kulit penderita.
  • Feses (Kotoran): Penularan sering terjadi saat mengganti popok anak yang terinfeksi tanpa mencuci tangan hingga bersih.
  • Benda yang Terkontaminasi: Menyentuh permukaan benda seperti mainan, gagang pintu, atau peralatan makan yang tercemar virus, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Cara Mencegah Penularan Virus Singapura

Untuk menghentikan rantai penyebaran virus Singapura di lingkungan keluarga maupun sekolah, kamu dapat melakukan beberapa tindakan pencegahan berikut:

  1. Rutin Mencuci Tangan: Gunakan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik, terutama setelah mengganti popok, menggunakan toilet, dan sebelum makan.
  2. Isolasi Mandiri: Hindarkan anak yang sakit dari interaksi di sekolah atau tempat bermain sampai kondisi benar-benar pulih dan tidak lagi berisiko menularkan.
  3. Disinfeksi Peralatan: Bersihkan mainan, perabotan, dan permukaan yang sering disentuh menggunakan cairan disinfektan secara rutin.
  4. Menjaga Kebersihan Diri: Ajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu atau siku bagian dalam.

Untuk membantu mempercepat pemulihan dan menjaga daya tahan tubuh si kecil, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin atau sabun antiseptik dengan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Studi Terkait

Berdasarkan riset terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Virology (2026), penularan Enterovirus 71 penyebab HFMD di fasilitas penitipan anak dapat berkurang hingga 65% ketika protokol pembersihan mainan dan kebersihan tangan diterapkan secara ketat setiap hari. Penelitian ini menegaskan bahwa sanitasi lingkungan merupakan faktor kunci dalam mengendalikan wabah infeksi virus Singapura pada populasi anak-anak.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu atau si kecil tidak membaik dalam beberapa hari, mengalami demam tinggi menetap, atau sulit minum hingga berisiko dehidrasi, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja atau hubungi Dokter Spesialis Anak di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Lewat Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Kamu bisa menceritakan keluhan kesehatan yang kamu alami secara detail dan mendapatkan rekomendasi pengobatan yang tepat. Dokter di Halodoc siap memberikan saran medis yang kredibel serta resep obat jika memang diperlukan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) Guidelines.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Kenali Flu Singapura dan Cara Pencegahannya pada Anak.
PubMed / Journal of Medical Virology. Diakses pada 2026. Transmission dynamics of Enterovirus 71 in childcare settings.
WebMD. Diakses pada 2026. Hand-Foot-and-Mouth Disease: Causes, Symptoms, and Prevention.

FAQ

1. Berapa lama virus singapura dapat menular?

Virus ini paling menular pada minggu pertama sakit. Namun, virus masih bisa menyebar melalui feses penderita hingga beberapa minggu setelah gejala hilang.

2. Apakah orang dewasa bisa tertular virus singapura?

Ya, orang dewasa tetap bisa tertular virus Singapura. Meski sering kali gejalanya lebih ringan atau tanpa gejala, orang dewasa yang terinfeksi tetap dapat menularkannya ke orang lain.

3. Apakah virus singapura bisa menular lewat udara?

Penularan bisa terjadi lewat udara secara terbatas melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin dalam jarak dekat.

4. Bisakah seseorang terkena virus singapura lebih dari satu kali?

Ya, seseorang bisa terinfeksi lebih dari sekali. Hal ini terjadi karena virus Singapura disebabkan oleh beberapa jenis strain virus yang berbeda.