Ad Placeholder Image

Waspada Bahaya Petasan Agar Tidak Menjadi Korban Petasan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Cegah Cedera Serius, Kenali Bahaya dan Penanganan Pertama Korban Petasan Saat Perayaan Lebaran

Waspada Bahaya Petasan Agar Tidak Menjadi Korban PetasanWaspada Bahaya Petasan Agar Tidak Menjadi Korban Petasan

DAFTAR ISI


Perayaan hari besar sering kali diramaikan oleh pertunjukan kembang api maupun petasan. Namun, di balik kemeriahannya, penggunaan petasan menyimpan potensi bahaya yang sangat besar. Setiap tahunnya, tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban petasan hingga mengalami trauma fisik sedang hingga berat.

Luka akibat ledakan petasan tidak boleh dianggap sepele. Efek ledakan dan paparan bahan kimia panas dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan jaringan lunak, luka robek, hingga amputasi traumatik pada anggota tubuh tertentu seperti jari tangan. Selain itu, organ sensitif seperti mata dan pendengaran juga sangat rentan mengalami kerusakan permanen.

Menjadi korban petasan merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan langsung di fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, pertolongan pertama yang cepat dan tepat sangat krusial untuk meminimalkan tingkat keparahan cedera sebelum korban mendapatkan perawatan medis spesifik di rumah sakit.

Pertolongan Pertama Penanganan Korban Petasan

Jika kamu atau orang di sekitarmu menjadi korban petasan, langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan meliputi:

  • Siram Luka Bakar dengan Air Mengalir: Segera aliri area luka bakar dengan air bersih yang mengalir selama 10–20 menit. Hal ini bertujuan untuk menurunkan suhu jaringan dan mencegah kerusakan kulit yang lebih dalam. Hindari menggunakan es batu karena dapat memperburuk kerusakan jaringan.
  • Hentikan Pendarahan: Jika terjadi luka terbuka yang mengucurkan darah deras, tekan bagian luka menggunakan kain bersih atau kasa steril secara perlahan namun mantap.
  • Jangan Mengoleskan Bahan Sembarangan: Sangat dilarang mengoleskan pasta gigi, kecap, mentega, atau minyak pada luka bakar petasan. Bahan-bahan tersebut dapat mengurung panas dan meningkatkan risiko infeksi berat.
  • Lindungi Luka Mata: Apabila percikan petasan mengenai mata, jangan menggosok atau membasuh mata secara kasar. Tutup mata secara longgar dengan pelindung kaku (seperti cangkir kertas) tanpa menekan bola mata.
  • Lepaskan Aksesori: Segera lepaskan cincin, jam tangan, atau pakaian ketat di sekitar area yang terluka sebelum terjadi pembengkakan.

Jenis Cedera yang Sering Dialami Korban Petasan

Ledakan petasan menghasilkan kombinasi energi panas, daya dorong mekanis, dan bahan kimia. Berikut adalah beberapa bentuk cedera yang sering dialami oleh korban petasan:

  • Luka Bakar Derajat Berat: Suhu ledakan petasan yang sangat tinggi dapat menghancurkan lapisan kulit epidermis hingga dermis, bahkan mencapai jaringan otot.
  • Trauma Amputasi dan Robek Tangan: Daya ledak yang kuat saat memegang petasan dapat menghancurkan tulang dan jaringan lunak jari tangan secara permanen.
  • Trauma Mata (Okular): Serpihan dan ledakan dapat menyebabkan hifema (pendarahan di dalam mata), abrasi kornea, hingga ruptur bola mata yang berisiko memicu kebutaan.
  • Trauma Akustik: Suara ledakan dalam jarak dekat dapat merusak gendang telinga dan memicu penurunan pendengaran permanen atau tinnitus.

Studi Terkait

Berdasarkan riset publikasi kesehatan medis kecelakaan gawat darurat, cedera akibat petasan paling banyak dialami oleh anak-anak dan usia muda di mana anggota tubuh yang paling sering terdampak adalah ekstremitas atas (tangan dan jari) serta area wajah. Studi menegaskan bahwa edukasi pencegahan dan kecepatan dalam merujuk korban ke unit gawat darurat (UGD) berbanding lurus dengan keberhasilan penyelamatan fungsi organ serta penurunan tingkat cacat permanen.

Kapan Harus ke Dokter?

Semua kasus cedera akibat petasan tergolong kondisi darurat yang harus segera diperiksa oleh tenaga medis profesional. Jika kamu atau kerabat mengalami cedera, segeralah mencari penanganan darurat di UGD terdekat atau lakukan penanganan awal dengan konsultasi bersama Dokter Umum di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dalam situasi darurat atau pasca-penanganan luka, kamu bisa mendapatkan arahan medis yang tepat melalui konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter siap membantu memberikan petunjuk perawatan luka lanjutan dan rujukan spesialis yang sesuai dengan kondisi medis kamu.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Burns and Emergency Trauma Care.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar dan Kegawatdaruratan Medis.
PubMed – Journal of Burn Care & Research. Diakses pada 2026. Epidemiology and Clinical Outcomes of Fireworks-Related Injuries.
WebMD. Diakses pada 2026. Fireworks Injuries: First Aid and Prevention.

FAQ

1. Apa langkah awal yang wajib dilakukan saat seseorang menjadi korban petasan?
Langkah awal adalah mendinginkan area luka bakar dengan air bersih mengalir selama 10–20 menit. Hentikan pendarahan jika terdapat luka robek dan segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

2. Bolehkah mengoleskan minyak goreng atau kecap pada luka bakar petasan?
Sangat tidak diperbolehkan. Mengoleskan minyak, kecap, atau pasta gigi dapat memperparah derajat luka bakar dan memicu infeksi bakteri yang berbahaya.

3. Apa yang harus dilakukan jika percikan petasan mengenai mata?
Jangan menggosok mata dan jangan membasuh dengan air secara berlebihan jika dicurigai terjadi benturan keras. Tutup mata dengan wadah pelindung tanpa menekan bola mata, lalu segera temui dokter spesialis mata.

4. Apakah luka petasan selalu membutuhkan perawatan di rumah sakit?
Ya, hampir semua kasus cedera petasan memerlukan pemeriksaan medis langsung karena risiko infeksi, kerusakan jaringan bagian dalam, serta kebutuhan tindakan debridemen atau operasi traumatik.