Ad Placeholder Image

Waspada Berbagai Dampak Buruk Akibat Banjir Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 September 2026

Berbagai Dampak Buruk Akibat Banjir Bagi Kesehatan dan Lingkungan Sekitar

Waspada Berbagai Dampak Buruk Akibat Banjir Bagi KesehatanWaspada Berbagai Dampak Buruk Akibat Banjir Bagi Kesehatan

DAFTAR ISI


Banjir bukan hanya menyebabkan kerusakan rumah dan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Air banjir dapat tercemar limbah, kotoran hewan, bakteri, virus, atau bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Akibat banjir yang sering terjadi meliputi penyakit kulit, diare, demam, infeksi saluran pernapasan, leptospirosis, serta infeksi pada luka terbuka. Berjalan atau bekerja di dalam air banjir juga dapat membuat kulit mengalami iritasi dan luka lebih mudah terinfeksi.

Risiko tersebut semakin tinggi jika seseorang mengonsumsi makanan atau air yang tercemar, tidak mencuci tangan, atau tinggal di tempat pengungsian dengan sanitasi yang kurang baik. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah perlu mendapat perhatian lebih.

Penanganan sebaiknya disesuaikan dengan penyebab dan gejalanya. Jangan mengonsumsi antibiotik atau obat antijamur tanpa pemeriksaan dokter karena tidak semua infeksi disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Cara Mencegah Infeksi setelah Banjir

  • Gunakan sepatu bot, sarung tangan, dan pelindung lain saat membersihkan area yang terkena banjir.
  • Tutup luka dengan perban kedap air dan segera bersihkan luka dengan air mengalir serta sabun jika terkena air banjir.
  • Minum air yang sudah direbus atau berasal dari sumber yang aman, serta hindari makanan yang terendam banjir.
  • Cuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah membersihkan lingkungan.
  • Segera ganti pakaian basah, jaga kebersihan kulit, dan keringkan rumah untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter umum Halodoc jika mengalami demam tinggi, diare terus-menerus, muntah, mata atau kulit menguning, nyeri otot hebat, sesak napas, atau luka yang bengkak dan mengeluarkan nanah. Pemeriksaan juga diperlukan setelah terpapar air banjir jika muncul demam dan nyeri betis, yang dapat menjadi tanda leptospirosis.

Studi Terkait

Paparan air banjir berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan lingkungan, termasuk infeksi kulit, penyakit saluran cerna, serta leptospirosis. Pencegahan melalui kebersihan tangan, keamanan air minum, perlindungan diri, dan akses layanan kesehatan menjadi langkah penting setelah banjir.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat, termasuk obat rutin, vitamin atau suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai gejala akibat banjir dan menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan langsung atau obat resep.

Referensi
World Health Organization. Floods. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan Penyakit Pascabanjir. Diakses pada 2026.
Centers for Disease Control and Prevention. Floodwater After a Disaster. Diakses pada 2026.
PubMed. Flood-Related Infectious Diseases. Diakses pada 2026.
WebMD. Flood Safety and Health Risks. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah air banjir bisa menyebabkan infeksi?

Ya. Air banjir dapat mengandung bakteri, virus, parasit, dan bahan kimia yang memicu infeksi kulit, diare, atau penyakit lain. Risiko meningkat jika terdapat luka terbuka.

Apakah luka terkena air banjir harus diberi antibiotik?

Tidak selalu. Bersihkan luka dan konsultasikan dengan dokter, karena antibiotik hanya diperlukan pada kondisi tertentu dan harus sesuai penyebab infeksi.

Bagaimana mencegah diare setelah banjir?

Gunakan air minum yang aman, hindari makanan yang terendam banjir, dan cuci tangan dengan sabun. Jika diare disertai darah, demam tinggi, atau tanda dehidrasi, segera cari pertolongan medis.

Kapan gejala setelah banjir perlu diperiksa?

Periksakan diri jika demam, muntah, diare, sesak, luka memburuk, atau nyeri otot muncul setelah terpapar banjir. Penanganan lebih cepat membantu mencegah komplikasi.