Ad Placeholder Image

Waspada Gejala DBD Seperti Apa yang Perlu Diperhatikan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Waspadai gejala DBD seperti apa yang muncul agar penanganan demam tinggi bisa segera dilakukan.

Waspada Gejala DBD Seperti Apa yang Perlu DiperhatikanWaspada Gejala DBD Seperti Apa yang Perlu Diperhatikan

DAFTAR ISI


Gejala DBD Seperti Apa? Waspada Tanda-Tandanya

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini sering ditemui di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia. Gejala DBD biasanya muncul 4–10 hari setelah gigitan nyamuk dan dapat berkembang secara tiba-tiba. Gejala awalnya mirip flu, seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta kelelahan ekstrem.

Saat kondisi memburuk, muncul tanda bahaya yang harus segera diwaspadai: perdarahan ringan (misalnya mimisan atau gusi berdarah), ruam kulit, nyeri perut hebat, muntah berulang, dan penurunan kesadaran. Perhatikan juga tanda-tanda syok, seperti kulit dingin dan lembab, nadi cepat dan lemah, serta tekanan darah rendah. Jika tidak ditangani dengan cepat, DBD bisa mengancam nyawa.

Perlu dipahami, DBD disebabkan oleh virus, sehingga antibiotik tidak selalu diperlukan di awal. Namun, jika terjadi infeksi sekunder bakteri atau komplikasi, dokter mungkin meresepkan obat antibiotik. Di sini, kami menyajikan rekomendasi obat berdasarkan kondisi klinis yang sering muncul bersama DBD, seperti infeksi sekunder atau demam berkepanjangan yang disertai komplikasi.

Rekomendasi Obat DBD

1. Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Cefixime adalah antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga yang efektif melawan infeksi bakteri sekunder pada pasien DBD, seperti infeksi saluran pernapasan atau saluran kemih. Dosis umum dewasa: 200 mg sekali sehari. Tidak dianjurkan untuk pasien alergi sefalosporin. Hindari penggunaan tanpa resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Azithromycin 500 mg 6 Tablet

Azithromycin adalah antibiotik makrolida yang efektif untuk infeksi bakteri seperti pneumonia atau infeksi saluran pernapasan atas. Dosis umum: 500 mg sekali sehari selama 3–5 hari. Dapat digunakan pada pasien alergi penisilin. Efek samping umum: mual dan diare ringan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Infeksi Sekunder pada DBD
  1. Jaga hidrasi tubuh dengan minum banyak air, jus buah, atau oralit.
  2. Hindari penggunaan obat nyeri jenis aspirin atau NSAID (seperti ibuprofen) karena dapat memperparahrisiko perdarahan.
  3. Gunakan kelambu dan repelling untuk mencegah gigitan nyamuk lagi.
  4. Perhatikan tanda bahaya: demam lebih dari 7 hari, muntah berulang, atau kesadaran menurun.

3. Metronidazole 500 mg 10 Tablet

Metronidazole digunakan untuk mengobati infeksi anaerobik dan parasit, misalnya infeksi saluran pencernaan yang mungkin terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh pasca DBD. Dosis umum: 500 mg 2–3 kali sehari. Kontraindikasi: pasien dengan gangguan hati berat atau sedang mengonsumsi alkohol.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Metronidazole 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Co Amoxiclav 625 mg 6 Tablet

Obat ini mengandung amoxicillin dan klorogenat, efektif melawan infeksi bakteri luas termasuk saluran pernapasan dan saluran kemih. Dosis dewasa: 1 tablet 2 kali sehari. Hindari jika pernah alergi penisilin. Efek samping: diare, ruam, atau gangguan hati.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Co Amoxiclav 625 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet

Ciprofloxacin adalah antibiotik golongan fluoroquinolone, digunakan untuk infeksi berat seperti infeksi saluran kemih atau sistemik. Dosis: 500 mg 2 kali sehari. Tidak direkomendasikan untuk anak-anak, ibu hamil, atau pasien dengan gangguan saraf. Hanya digunakan atas pertimbangan dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami dan Pencegahan DBD

Untuk mencegah DBD, penting untuk menghindari genangan air di sekitar rumah—tempat perkembangbiakan nyamuk. Gunakan kelambu, pakai pakaian panjang, dan gunakan repellent aman. Konsumsi makanan kaya vitamin C dan zat besi membantu memperkuat sistem imun. Jika demam tinggi berlangsung lebih dari 3 hari disertai gejala lain, segera hubungi dokter.

Studi Terkait

The Lancet Infectious Diseases. Diakses pada 2026. Epidemiology and Clinical Outcomes of Dengue Hemorrhagic Fever in Southeast Asia.

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Dengue and Severe Dengue: Fact Sheet.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Jika Anda mengalami gejala DBD seperti demam tinggi terus-menerus, nyeri perut hebat, atau tanda perdarahan, jangan tunda konsultasi. Dokter Umum Halodoc tersedia 24/7 untuk membantu mendiagnosis dan memberikan rekomendasi penanganan tepat. Anda bisa konsultasi via chat atau panggilan video tanpa harus keluar rumah. Mulai konsultasi sekarang.

    FAQ

    1. Apakah DBD bisa sembuh sendiri?
      Sebagian besar kasus DBD ringan bisa sembuh dalam 7–10 hari dengan istirahat dan hidrasi cukup. Namun, jika muncul tanda bahaya, harus segera ke rumah sakit.
    2. Bolehkah minum obat pereda demam saat DBD?
      Boleh menggunakan paracetamol, tetapi hindari aspirin atau ibuprofen karena bisa memperberat risiko perdarahan.
    3. Apakah nyamuk hanya menggigit di siang hari?
      Ya, nyamuk Aedes aegypti paling aktif di pagi hari (sekitar 2 jam setelah subuh) dan sore hari (sebelum senja).
    4. Bagaimana cara membedakan DBD dan flu biasa?
      DBD disertai demam mendadak tinggi (>38°C) yang bertahan 2–7 hari, ditambah tanda perdarahan atau nyeri di belakang mata, sementara flu biasa lebih ringan dan tidak menimbulkan perdarahan.

    Referensi

    The Lancet Infectious Diseases. Diakses pada 2026. Epidemiology and Clinical Outcomes of Dengue Hemorrhagic Fever in Southeast Asia.
    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Dengue and Severe Dengue: Fact Sheet.
    BPOM. Diakses pada 2026. Panduan Penggunaan Antibiotik pada Kasus DBD.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanggulangan DBD 2024.