
Waspada, Ini Cara Mengenali Tanda Anjing Terkena Rabies
Rabies adalah penyakit hewan yang bisa menular pada manusia melalui gigitan dari hewan yang terjangkit penyakit ini.

DAFTAR ISI
- Mengenali Anjing yang Terinfeksi Rabies
- Apa yang Harus Dilakukan?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Rabies adalah penyakit infeksi akibat virus rabies yang menyerang sistem saraf mamalia, termasuk anjing dan manusia. Penyakit ini umumnya menular melalui gigitan atau air liur hewan yang terinfeksi, terutama jika mengenai luka atau selaput lendir.
Gambar anjing rabies di internet tidak dapat memastikan seekor anjing benar-benar terinfeksi. Diagnosis perlu dilakukan oleh tenaga kesehatan hewan, sedangkan orang yang tergigit atau terkena air liur anjing perlu segera mendapatkan penilaian medis.
Mengenali Anjing yang Terinfeksi Rabies
Perubahan perilaku dapat menjadi tanda yang perlu diwaspadai, misalnya anjing yang biasanya jinak tiba-tiba menjadi agresif, mudah menyerang, gelisah, atau justru tampak sangat lesu dan menarik diri. Anjing juga dapat mengalami perubahan suara, sulit menelan, air liur berlebihan, dan kejang.
Pada tahap lanjut, gangguan saraf dapat menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan, termasuk pada rahang dan kaki. Namun, tanda tersebut tidak khusus untuk rabies karena dapat muncul pada kondisi lain, sehingga tidak boleh digunakan sebagai dasar diagnosis sendiri.
Jangan mendekati, menyentuh, memeluk, atau mencoba menangkap anjing yang dicurigai rabies. Amankan anak-anak dan hewan peliharaan lain, lalu hubungi petugas kesehatan hewan atau dinas terkait untuk penanganan yang aman.
Apa yang Harus Dilakukan?
Jika tergigit atau tercakar, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sekitar 15 menit, kemudian gunakan antiseptik bila tersedia. Jangan menutup luka dengan bahan yang tidak dianjurkan dan jangan menunggu munculnya gejala.
Segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk menentukan kebutuhan vaksin anti-rabies dan, pada kondisi tertentu, serum anti-rabies. Rabies hampir selalu berakibat fatal setelah gejala klinis muncul, tetapi penanganan pascapajanan yang tepat dapat mencegah penyakit.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi membantu menilai jenis pajanan, lokasi dan kedalaman luka, serta kebutuhan vaksinasi setelah gigitan atau cakaran. Dokter juga dapat mengarahkan kamu ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan segera bila diperlukan.
Chat dengan dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan awal, tetapi jangan menunda kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan jika luka dalam, perdarahan sulit berhenti, atau pajanan terjadi pada wajah dan leher.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Rabies.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Rabies.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Rabies.
PubMed. Diakses pada 2026. Rabies Postexposure Prophylaxis.
WebMD. Diakses pada 2026. Rabies.
FAQ
Apakah semua anjing yang mengeluarkan banyak air liur terkena rabies?
Tidak. Air liur berlebihan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, sehingga tidak cukup untuk memastikan rabies. Hindari kontak dan minta penilaian petugas kesehatan hewan.
Apakah rabies dapat menular hanya karena melihat gambar anjing?
Tidak. Rabies menular terutama melalui gigitan, cakaran yang terkontaminasi air liur, atau kontak air liur dengan luka dan selaput lendir.
Apa yang harus dilakukan setelah digigit anjing?
Cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sekitar 15 menit, lalu segera cari pertolongan medis. Dokter akan menilai kebutuhan vaksin dan tindakan pencegahan lainnya.
Apakah antibiotik dapat mencegah rabies?
Tidak. Antibiotik tidak mencegah infeksi virus rabies dan hanya digunakan bila dokter menilai ada risiko infeksi bakteri tertentu.




