Ad Placeholder Image

Waspada, Inilah Berbagai Penyebab Diabetes Melitus Terkini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026

Pahami faktor utama penyebab diabetes melitus agar bisa menjaga pola hidup sehat lebih efektif.

Waspada, Inilah Berbagai Penyebab Diabetes Melitus TerkiniWaspada, Inilah Berbagai Penyebab Diabetes Melitus Terkini

DAFTAR ISI


Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi. Kondisi ini dapat muncul karena tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup, tidak mampu menggunakan insulin secara efektif, atau keduanya.

Penyebab diabetes melitus berbeda-beda, tergantung jenisnya. Diabetes tipe 1 umumnya berkaitan dengan gangguan autoimun, sedangkan diabetes tipe 2 lebih sering dipengaruhi oleh resistensi insulin, faktor keturunan, pola makan, dan kurang aktivitas fisik.

Selain itu, diabetes gestasional dapat terjadi selama kehamilan. Beberapa kondisi medis dan obat tertentu juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Karena penyebabnya beragam, diagnosis sebaiknya dilakukan melalui pemeriksaan dokter dan tes gula darah.

Berikut penjelasan penyebab diabetes melitus dan langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risikonya.

Penyebab Diabetes Melitus

  • Diabetes tipe 1: sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel beta pankreas yang menghasilkan insulin. Akibatnya, tubuh hanya menghasilkan sedikit atau tidak menghasilkan insulin.
  • Diabetes tipe 2: sel tubuh mengalami resistensi insulin. Risiko meningkat jika terdapat riwayat keluarga, berat badan berlebih, kurang aktivitas fisik, tekanan darah tinggi, atau pola makan kurang seimbang.
  • Diabetes gestasional: perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat tubuh lebih sulit menggunakan insulin. Kondisi ini biasanya membaik setelah melahirkan, tetapi meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari.
  • Diabetes sekunder: kerusakan pankreas, gangguan hormon, atau penggunaan obat tertentu dapat memicu peningkatan gula darah.

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Diabetes tipe 1 belum dapat dicegah. Namun, risiko diabetes tipe 2 dapat dikurangi dengan menjaga berat badan, aktif bergerak, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi minuman manis, tidak merokok, dan memeriksa gula darah secara berkala.

Jika memiliki faktor risiko, jangan mengonsumsi obat penurun gula darah tanpa pemeriksaan. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan saran sesuai kondisi.

Studi Terkait

Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi faktor genetik, gangguan metabolisme, dan gaya hidup berperan dalam terjadinya diabetes tipe 2. Pemeriksaan rutin membantu menemukan gangguan gula darah lebih awal.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk 100% asli dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu kamu memahami hasil pemeriksaan, faktor risiko, dan langkah penanganan diabetes. Dokter juga dapat menentukan apakah pemeriksaan lanjutan atau obat diperlukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa jika sering haus, sering buang air kecil, mudah lapar, berat badan turun tanpa sebab, mudah lelah, atau mengalami luka yang sulit sembuh. Pertolongan segera diperlukan bila muncul muntah, napas cepat, mengantuk berat, atau penurunan kesadaran.

Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Diabetes.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Diabetes Melitus.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2026. Causes of Diabetes.
PubMed. Diakses pada 2026. Type 2 Diabetes Mellitus.

FAQ

Apakah diabetes selalu disebabkan oleh makanan manis?

Tidak. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 melalui kenaikan berat badan, tetapi faktor genetik, aktivitas fisik, dan kondisi metabolisme juga berperan.

Apakah diabetes dapat menular?

Diabetes bukan penyakit menular. Namun, riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes tipe 2.

Apakah diabetes tipe 2 bisa dicegah?

Risikonya dapat dikurangi dengan menjaga berat badan, rutin beraktivitas fisik, dan mengatur pola makan. Pemeriksaan gula darah juga penting, terutama jika memiliki faktor risiko.

Kapan perlu memeriksa gula darah?

Periksakan gula darah jika memiliki gejala atau faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga, dan tekanan darah tinggi. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan dan frekuensinya.