
Waspada Kanker Usus Penyebab dan Gejala yang Perlu Dikenali
Waspadai kanker usus penyebab utama gangguan pencernaan dan cara efektif mencegahnya lebih dini.

DAFTAR ISI
- Penyebab Kanker Usus
- Cara Mencegah dan Kapan Harus ke Dokter
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Kanker usus, terutama kanker kolorektal, adalah pertumbuhan sel abnormal pada usus besar atau rektum. Penyakit ini dapat bermula dari polip, yaitu benjolan kecil pada lapisan usus yang sebagian dapat berkembang menjadi kanker.
Penyebab kanker usus tidak selalu dapat diketahui secara pasti. Namun, perubahan genetik, usia, riwayat keluarga, penyakit radang usus, serta pola hidup tertentu dapat meningkatkan risikonya.
Pada tahap awal, kanker usus sering tidak menimbulkan gejala. Ketika berkembang, keluhan dapat berupa perubahan kebiasaan buang air besar, darah pada tinja, nyeri perut, penurunan berat badan tanpa sebab, dan mudah lelah akibat anemia.
Mengenali faktor risikonya penting agar pencegahan dan pemeriksaan dapat dilakukan lebih awal. Berikut penjelasan mengenai penyebab kanker usus dan langkah yang dapat membantu menurunkan risikonya.
Penyebab Kanker Usus
Kanker usus terjadi akibat perubahan pada DNA sel di usus sehingga sel tumbuh dan membelah tanpa terkendali. Beberapa faktor yang dapat berperan antara lain:
- Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, meskipun kanker kolorektal juga dapat terjadi pada orang yang lebih muda.
- Riwayat keluarga: Memiliki orang tua atau saudara dengan kanker kolorektal atau polip tertentu dapat meningkatkan risiko.
- Kelainan genetik: Sindrom bawaan seperti familial adenomatous polyposis atau Lynch syndrome dapat meningkatkan kemungkinan kanker usus.
- Penyakit radang usus: Kolitis ulseratif dan penyakit Crohn yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko.
- Pola hidup: Kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, konsumsi alkohol, serta pola makan tinggi daging olahan dapat berkontribusi.
Faktor yang Perlu Diwaspadai
- Jangan mengabaikan darah pada tinja atau perubahan pola buang air besar yang menetap.
- Jika memiliki riwayat keluarga kanker usus, diskusikan jadwal skrining dengan dokter.
Cara Mencegah dan Kapan Harus ke Dokter
Risiko kanker usus dapat ditekan dengan menjaga berat badan, rutin berolahraga, memperbanyak sayur, buah, dan biji-bijian utuh, serta membatasi daging olahan, rokok, dan alkohol. Pemeriksaan skrining sesuai usia dan faktor risiko juga dapat menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker.
Segera konsultasikan keluhan kepada dokter umum di Halodoc jika terdapat darah pada tinja, perubahan buang air besar lebih dari beberapa minggu, nyeri perut berulang, muntah, penurunan berat badan tanpa sebab, atau kelelahan yang tidak biasa. Dokter dapat menentukan pemeriksaan lanjutan yang sesuai.
Studi Terkait
Studi kesehatan menunjukkan bahwa skrining dan pengangkatan polip prakanker dapat membantu menurunkan kejadian serta kematian akibat kanker kolorektal. Faktor genetik dan gaya hidup juga diketahui berperan bersama dalam perkembangan penyakit ini.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu menilai keluhan, menjelaskan faktor risiko, dan menentukan apakah kamu membutuhkan pemeriksaan langsung atau skrining. Konsultasi ini tidak menggantikan pemeriksaan darurat, terutama bila terjadi perdarahan banyak atau nyeri hebat.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Colorectal Cancer.
National Cancer Institute. Diakses pada 2026. Colorectal Cancer Prevention.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Colorectal Cancer Risk Factors.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Kanker.
FAQ
Apakah kanker usus disebabkan oleh makanan?
Tidak ada satu jenis makanan yang secara langsung menjadi penyebab tunggal kanker usus. Namun, pola makan tinggi daging olahan dan rendah serat dapat meningkatkan risiko, terutama jika disertai faktor lain.
Apakah kanker usus dapat menurun dari keluarga?
Ya, riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko, khususnya bila kerabat terkena pada usia muda. Informasikan riwayat tersebut kepada dokter untuk menentukan kebutuhan skrining.
Apakah darah pada tinja selalu berarti kanker usus?
Tidak selalu, karena darah pada tinja juga dapat disebabkan oleh wasir atau masalah lain. Meski begitu, keluhan ini perlu diperiksa, terutama jika berulang atau disertai perubahan pola buang air besar.
Bisakah kanker usus dicegah?
Risikonya dapat dikurangi dengan pola hidup sehat dan skrining sesuai anjuran dokter. Skrining juga dapat menemukan polip atau kanker pada tahap lebih awal.




