Ad Placeholder Image

Waspadai 4 Jenis Makanan Penyebab Diabetes yang Perlu Dihindari

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 September 2026

Waspadai 4 jenis makanan penyebab diabetes yang sering dikonsumsi setiap hari untuk hidup sehat.

Waspadai 4 Jenis Makanan Penyebab Diabetes yang Perlu DihindariWaspadai 4 Jenis Makanan Penyebab Diabetes yang Perlu Dihindari

DAFTAR ISI


Diabetes adalah kondisi ketika kadar gula darah terlalu tinggi. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif atau tidak memproduksinya dalam jumlah yang cukup. Pola makan, berat badan, aktivitas fisik, faktor keturunan, dan usia dapat memengaruhi risikonya.

Istilah “4 jenis makanan penyebab diabetes” perlu dipahami dengan tepat. Makanan tertentu tidak selalu langsung menyebabkan diabetes, tetapi konsumsi berlebihan dan terus-menerus dapat meningkatkan risiko, terutama jika disertai kurang gerak dan kenaikan berat badan.

Jenis makanan yang perlu dibatasi antara lain minuman manis, karbohidrat olahan, makanan ultra-proses tinggi gula, serta daging olahan. Mengurangi makanan tersebut dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mendukung kesehatan jantung.

Jika sudah memiliki diabetes, perubahan pola makan sebaiknya dilakukan bersama pemantauan gula darah dan arahan tenaga kesehatan. Berikut penjelasan jenis makanan yang perlu diwaspadai serta langkah yang bisa dilakukan.

Cara Mengurangi Risiko Diabetes

1. Minuman manis

Minuman bersoda, teh kemasan, kopi dengan gula, minuman energi, dan jus dengan tambahan gula dapat mengandung banyak gula dalam satu porsi. Konsumsinya secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Pilih air putih atau minuman tanpa gula sebagai pilihan sehari-hari.

2. Karbohidrat olahan

Roti putih, mi instan, kue berbahan tepung putih, dan nasi dalam porsi berlebihan lebih cepat dicerna menjadi glukosa. Batasi porsinya dan imbangi dengan sayuran, protein tanpa lemak, serta sumber karbohidrat tinggi serat seperti beras merah atau oat.

3. Makanan tinggi gula tambahan

Permen, biskuit manis, donat, dan dessert umumnya mengandung gula tambahan serta kalori tinggi. Konsumsi berlebihan dapat memicu surplus kalori dan kenaikan berat badan, yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.

4. Daging olahan dan makanan ultra-proses

Sosis, kornet, nugget, dan daging asap sering tinggi garam, lemak jenuh, serta bahan tambahan. Batasi frekuensinya dan utamakan makanan segar seperti ikan, telur, kacang-kacangan, sayur, dan buah utuh.

Selain mengatur makanan, usahakan aktif bergerak setidaknya 150 menit per minggu sesuai kemampuan, tidur cukup, tidak merokok, dan memantau berat badan. Jangan menghentikan obat diabetes tanpa arahan dokter.

Studi Terkait

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi minuman berpemanis dan makanan ultra-proses berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Namun, risiko setiap orang berbeda sehingga hasil pemeriksaan gula darah dan penilaian dokter tetap diperlukan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter umum di Halodoc dapat membantu menilai keluhan, menjelaskan pemeriksaan gula darah, dan menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan lanjutan. Konsultasi ke dokter Halodoc tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja melalui layanan Contact Doctor.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan diri jika sering haus, sering buang air kecil, mudah lapar, berat badan turun tanpa sebab, mudah lelah, atau mengalami luka yang sulit sembuh. Pemeriksaan juga penting bila memiliki riwayat keluarga diabetes, kelebihan berat badan, atau hasil gula darah meningkat.

Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Sugar-Sweetened Beverages and Risk of Type 2 Diabetes.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy Diet.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Diakses pada 2026. Informasi Nilai Gizi dan Gula Tambahan.
WebMD. Diakses pada 2026. Diabetes Diet: Foods to Eat and Avoid.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.

FAQ

Apakah makanan manis pasti menyebabkan diabetes?

Tidak selalu. Diabetes dipengaruhi banyak faktor, tetapi konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori dan risiko kenaikan berat badan.

Apakah penderita diabetes tidak boleh makan nasi?

Penderita diabetes umumnya tetap dapat makan nasi dengan porsi terukur. Pilih porsi sesuai kebutuhan dan padukan dengan sayuran serta protein.

Apakah jus buah aman untuk diabetes?

Jus tanpa gula tetap dapat mengandung gula alami dan lebih rendah serat dibandingkan buah utuh. Sebaiknya pilih buah utuh dan perhatikan porsinya.

Apakah perubahan pola makan bisa menggantikan obat diabetes?

Pola makan sehat membantu mengendalikan diabetes, tetapi tidak selalu menggantikan obat. Gunakan obat sesuai resep dan konsultasikan perubahan terapi kepada dokter.